Tampilkan postingan dengan label Transmisi Manual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Transmisi Manual. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2016

Ini Dia Deskripsi Fitur dan Fasilitas Pada All New Toyota Kijang Innova, Berlimpah dan Fungsional!



AutonetMagz.com – Berdasarkan video baru yang diunggah Toyota dan requestpara pembaca kami, kami akan paparkan mengenai fitur dan pembenahan yang dilakukan Toyota pada salah satu IMV-nya yang berwujud mobil keluarga, yakni All New Kijang Innova. Tidak hanya anda, kami pun sudah lama menunggu mobil ini saat bocorannya pertama kali keluar tahun lalu, karena desas-desus bahwa ubahannya sangat total bukanlah isapan jempol kaki kanan belaka.
Kita urut saja dulu ya mulai dari luarnya. Dari depan, ini adalah pertama kalinya Kijang Innova mendapatkan lampuprojector lens dengan bohlam LED pada tipe tertentu sebagai standar, daripada yang dulu selalu berkutat dengandiamond cut selama 10 tahun. Sayangnya, tipe lampu belakangnya masih mengandalkan bohlam biasa, belum LED seperti Corolla Altis misalnya. Sudah dilengkapi dengan emergency stop signal memang, tapi alangkah baiknya jika lampu belakangnya juga pakai LED.
Soal ukuran pelek, hanya tipe Q yang dapat 17 inci, sementara tipe lain 16 inci dengan model yang berbeda. Seperti Ford Fiesta EcoBoost, ada lampu pada spion bagian bawah yang akan menerangi area sekitar mobil di kala mobil mendeteksi pemiliknya sedang mendekat dan mengantungi kunci. Toyota menyebutnya welcome light. Smart key tersedia khusus untuk tipe Q, dengan immobilizer khusus untuk tipe Q dan V saja.
Ada sebuah lompatan besar dari desain dashboard Innova lama ke Innova baru, di mana Innova baru mengusung desain asimetris. Yang pertama dibanggakan Toyota adalah illumination LED pada atap kabin. Ini bagus, karena kesan premiumnya sangat kental seperti pada Alphard dan Vellfire. Di video tersebut, Toyota bilang kalau panel instrumen dan MID baru yang modelnya mirip Camry hanya untuk tipe V dan Q, jadi mungkin untuk tipe G masih pakai yang lama. Mungkin lho ya.
Jika kami jadi Toyota, kami juga akan menjagokan fungsionalitas kabinnya. Demonstrasi cup holder dekat pengemudi yang diletakkan persis di depan kisi AC sangat strategis, karena jika minuman anda dingin, kesegarannya bisa bertahan sedikit lebih lama karena kena hembusan AC. Tidak hanya di situ saja, namun ada tempat penyimpanan di depan penumpang depan yang sudah lengkap juga dengan pendingin yang bersumber dari AC. Good job, Toyota!
Setirnya Innova kali ini ramai dengan tombol, baik itu untuk fungsi telepon, audio, pengaturan MID dan lain-lain. Tampilan head unit-nya sebenarnya agak mirip Toyota-Toyota yang lain, tapi kami harap respons layar sentuhnya tidak lemot. Ada satu fitur yang cukup menggelitik bagi kami pribadi, yakni air gesture. Jika air gesture-nya mirip dengan seperti yang ada di Yaris, kami sarankan tidak usah dipakai, namun kalau lebih halus, sepertinya layak dihargai, meski rasanya tidak mungkin sepresisi BMW 7 Series G11/G12.
Modal head unit ini bagus, karena sudah punya koneksi MiraCast, HDMI dan DLNA untuk disambungkan dengan gadget terbaru anda. Sudah komplit juga dengan aplikasi Toyota Move, browser internet dan voice command. Jika sudah begini, tinggal menguji kualitas suara dan gambarnya saat memainkan file video saja. Oh ya, tombol start-stop untuk menyalakan dan mematikan mesin hanya ada untuk tipe Q.
AC pada Innova tipe Q dan V sudah mengadopsi mode auto dan layar digital, namun power window auto untuk semua sisi hanya ada pada tipe Q. Pada Innova tipe Q yang ada di video, terlihat bahwa jok tengah bertipe captain seat denganarmrest dan cup holder di bagian bawahnya, tapi bahannya masih fabricbergaris yang polanya mirip kulit zebra. Sedikit disayangkan, karena dengan prediksi harga yang telah bertebaran, kami harap joknya sudah dilapis bahan kulit. Berita baiknya, akses one touch tumble bakal memudahkan akses ke bangku baris ketiga.
Kami suka sentuhan baru di mana Toyota menyuguhkan sebuah meja lipat pada Innova tipe Q untuk dipakai oleh penumpang baris kedua, terlihat mewah dan fungsional. Jok belakang Toyota Innova baru didesain untuk memuat 3 orang, namun tidak seperti Grand New Avanza yang baris keduanya headrest-nya terbelah 2, headrest Innova tidak terbelah, tapi punya tiang headrestdipasang di sebelah kanan.
Jok belakang yang terpisah 50:50 masih punya metode pelipatan yang sama dengan Innova lawas, yakni dilipat menyamping. Saat ingin dilipat, headresttengah baris ketiga harus dilepas dan disimpan di tempat yang telah disediakan, yakni di kiri bawah bagasi. Berikutnya, banyak pembaca kami yang menanyakan,”Apa itu Smart Close Back Door System pada All New Kijang Innova?” Biar kami jelaskan ya.
Itu bukan pintu bagasi elektrik seperti pada Nissan X-Trail, Honda CR-V atau Ford Everest, tapi sejenis vacuum door. Maksudnya adalah, dengan fitur ini, anda tidak perlu membanting pintu bagasi, cukup ditutup dengan posisi agak kendor atau kurang rapat saja. Nah, sistem ini akan merapatkan sendiri pintu bagasi yang belum ditutup rapat tadi, utamanya adalah untuk membuat mobil menjadi lebih terkesan halus, mewah dan elegan. Perlu diketahui, fasilitas ini juga ada di pintu sedan mewah seperti Lexus LS, Mercedes-Maybach S Class, BMW Seri 7 dan Audi A8.
Di sektor keselamatan, tipe Q sudah komplit dengan 7 buah airbag, termasukairbag lutut, samping dan tirai. Teknologidriver’s aid pada mobil ini juga mumpuni. Soal ABS dan EBD harusnya sudah ada untuk mencegah rem terkunci, tapi untuk pertama kalinya Toyota Kijang Innova punya stability control. Ini mengatur supaya mobil tidak hilang kendali – baik itu oversteer atauundersteer – dan tetap bisa dikendalikan oleh pengemudi.
Hill Assist Control juga sangat fungsional, terutama saat dipakai dalam situasi stop n go di tanjakan, karena mencegah mobil nyelonong mundur saat kaki kanan dipindah dari rem ke gas. Kami suka pilihan mode berkendaranya, karena kita bisa memilih Eco saat berkendara santai di kota di mana tenaga besar tidak begitu dibutuhkan dan mesin bisa lebih irit, tapi saat ingin tenaga maksimal untuk menyalip mobil lain di tol atau melibas tanjakan, aktifkan mode power. Di samping 2 mode itu, ada mode normal.
Hadirnya mode manual pada transmisi otomatis 6 percepatannya kurang lebih untuk membantu pengendara saat ia lebih percaya skill-nya sendiri daripada komputer untuk memutuskan gigi berapa yang harus dipakai dalam kondisi tertentu, misalnya saat mau menyalip, mendaki atau menurun. Fitur terakhir yang dimiliki adalah lampufollow me home yang bakal membiarkan lampu menyala untuk beberapa lama setelah mobil dimatikan untuk menerangi jalan pengendaranya.
Melalui video itu, kami merasakan ada sebuah ambisi yang kuat dari Toyota untuk berubah total dari model-model yang selalu konservatif dan ogah mengikuti tren teknologi otomotif baru di segmen tertentu menjadi model-model yang bisa mematok standar baru bagi kendaraan di kelasnya.
Sayang tagline Toyota sudah berubah, bukan “Moving Forward” lagi tapi “Let’s Go Beyond”, padahal Innova ini baru cocok dengan tagline Toyota yang “Moving Forward”, karena memang improvement-nya sangat forward, malah terlalu forward dibandingkan Innova yang dulu. Well done, Toyota, well done.

Selasa, 14 Juni 2016

Inilah penyebab kopling Pada Mobil Terasa Berat

Kali ini kami akan memberikan informasi mengenai penyebab kopling motor terasa berat. Seperti yang anda ketahui bahwa kopling berfungsi untuk meneruskan putaran mesin ke transmisi dan setelah itu di tujukan ke penggerak roda. Agar putaran bisa di teruskan dengan lancar dan baik maka bagian kopling harus bekerja dengan baik dan sempurna, kuat untuk menerima beban dan juga terbebas dari putaran jika di injak untuk pindak ke gigi transmisi. Terkadang beratnya injekan kopling sangat bergantung pada besarnya kendaraan bermotor.
Agar bisa memindahkan proses putaran mesin dengan aman dan tidak slip maka pegas atau per penenkan harus sesuai. Sistem pada kopling tidak mudah rusak jika anda menggunakannya dengan benar. Pengemudi yang baik tidak akan menaroh kakinya di atas pedal kopling selama mobil sedang berjalan, Karena jika kaki anda selalu meletakan kaki di pedal kopling maka akan mempercepat ke ausan pada relase bearing dan juga komponen plat kopling.
penyebab kopling Pada Mobil Terasa Berat
Untuk membongkar bagian tersebut lumayan susah dan membutuhkan biaya yang lumayan besar, maka dari itu kami menyarankan jika anda mengganti plat kopling harus sekaligus memeriksa, apakah komponen cluth cover, release bearing juga perlu di ganti. Namun ada beberapa hal yang mempengaruhi beratnya injekan kopling yakni besarnya beban yang akan di pindahkan sehingga pegas atau per pada plat kopling yang berada di cluth cover di bikin lebih keras agar kopling tidak mengalami slip. Kopling jenis tersebut bisa kita temukan pada mobil truk dan juga mobil bus besar.
Jika pada tekanan pegas kopling di kurangi maka bisa mengakibatkan kopling mengalami slip. Jarak tekan juga akan terlalu besar sehingga anda sebagai pengemudi sering menekan jauh ke dalam. Hal tersebut di karenakan oleh setelan telalu stut dan free play terlalu kecil. Untuk setelan kopling yang benar dan baik ialah di tandai dengan waktu kopling di tekan full hingga rapat ke lantai mobil dan kemudian gigi transmisi di pindahkan atau di masukan.
Setelah itu kopling di angkat dan mobil sudah mulai bergerak sebelum mencapai 50 persen jarak pedal kopling di lepas sepenuhnya. Dengan cara tersebut, di samping tekanan kaki lebih ringan juga plat kopling lebih awet, dan tidak gampang slip. Cluth cover sudah lama sehingga pegas penekan plat kopling sudah mati. Jika semua bagian pada kopling dalam kondisi baik bisa di pastikan tekanan tidak terlalu berat, Pada bagian kopling juga ada release bearing dan pilot bearing yang jika suda rusak bisa menimbulkan atau menyebabkan ketidaknyamanan untuk pengemudi. dan Jika di temukan suara kasar ketika meninjak kopling segeralah anda periksa, jangan membiarkannya terus menerus dan anda mengabaikannya. Pasalnya gejala tersebut mungkin bisa merusak fly whell atau yang di sebut dengan roda gila.

Pindah gigi mobil susah ? Inidia Solusinya –

Pada perpindahan transmisi kendaraan roda empat yakni mobil sering kali kita mengalami kendala yaitu susah memasukkan gigi atau saat mengoper gigi transmisi, bisanya hal tersebut bisa kita temukan di mobil yang menggunakan transmisi manual. Hal tersebut bisa terjadi pada letak atau posisi gigi tertentu atau pada semua perpindahan gigi manual. Lantas bagai manakah solusi yang bisa anda gunakan untuk mengatasi susah pindah gigi pada mobil ? Berikut ini adalah solusinya.
Terkadang kita selalu bertanya apa sih penyebabnya saat kita memindahkan perseneling mobil terasa keras dan susah ? Jika hal tersebut tidak segera kita perbaiki maka akan menyebabkan atau berdampak pada komponen lainnya dan tentunya juga kita tidak nyaman dan capek ketika memindahkan gigi.
pindah gigi mobil susah
Pada umumnya jika anda mengalami susah untuk masuk perseneling pada semua perpindahan gigi yakni di akibatkan rusaknya dekrup yang sudah lama dalam masa pemakaian. Hal lainnya juga yaitu dalam penggunaan merek atau produk yang tidak original sehingga tidak mampu bertahan lama.
Jika hal tersebut terus di paksakan dan tidak segera anda perbaiki, akan merusak komponen gigi sinkronis yang terletak di dalam transmisi. Maka jika sudah merembet kerusakannya di bagian tersebut anda harus mengeluarkan biaya yang lebih bukan. Apabila komponen tersebut mengalami kerusakan, masalah yang sering terjadi ialah susah memasukan gigi pada posisi gigi tertentu ialah gigi suka melompat sendiri atau kembali pada posisi netral. Jika hal tersebut di paksakan dan tidak segera di ganti akan merusak komponen gigi perseneling yang laiin pada bagian transmisi.
Nah, bagi anda yang menggunakan mobil dengan sistem transmisi manual, di sarankan untuk segera memperbaiki jika pada mobil anda mengalami kendala seperti hal di atas. Selain mencegah rusaknya komponen lainnya,kendala tersebut akan membuat perjalanan anda tidak nyaman dan akan merasakan capek saat berkendara.

Selasa, 08 Maret 2016

Mendiagnosa Kopling yang Selip

Kopling selip biasanya terjadi jika sebuah mobil sudah digunakan selama tujuh tahun. Berikut ini tersaji tahapan-tahapan mendiagnosa kopling yang selip.

Pernahkah gigi transmisi manual mobil Anda seperti sulit untuk berpindah? dan berbunyi saat memindahkan gigi? Padahal, pedal kopling sudah diinjak dengan baik. Perpindahan tuas perseneleng ke gigi 2 rasanya hanya seperti menggunakan gigi1, misalnya. Jika demikian, mungkin kopling mobil Anda mengalami selip.
Kopling selip biasanya terjadi jika sebuah mobil sudah digunakan selama tujuh tahun (dengan penggunaan sesering mungkin). Perpindahan gigi yang tidak mendapat respon, dan timbul bunyi saat memindahkan gigi hanyalah dua contoh dari sekian gejala yang ada. Masih banyak gejala-gejala lain yang dapat menunjukkan bahwa kopling sebuah mobil sedang mengalami selip.

Berikut ini tersaji tahapan-tahapan mendiagnosa kopling yang selip.
Sadari, apakah Anda cukup sering memindahkan transmisi ke gigi rendah saat melalui jalur yang menanjak. Jika Anda kurang menyadari hal itu, coba diagnosa kopling selip ini pada jalan-jalan menanjak yang cukup sepi. Sebisa mungkin pemilihan jalur menanjak yang sepi dilakukan agar Anda tidak menimbulkan kemacetan bagi pengendara lain.
Sadari, apakah mesin berbunyi agak tidak lazim saat Anda melakukan akselerasi atau saat memulai start. Bunyi tidak lazim ini menyerupai bunyi benda yang sedang berputar cukup keras.
Sadari, apakah pedal kopling mulai mengendur (los), terutama ketika pedal kopling sudah tidak bisa lagi disetel atau disesuaikan ulang.
Sadari, apakah pedal mulai mengeras atau mengencang dan butuh tenaga lebih untuk menginjaknya.
Apabila memungkinkan, setel ulang pedal kopling tersebut. Lakukan prosedur itu jika Anda sudah merasakan kekendurkan pijakan sejauh 1,5 inci. Jika dilihat dari segi finansial ataupun keekonomisan waktu, penyetelan ulang pedal kopling lebih murah dan lebih cepat pengerjaannya. Namun, penggunaan kopling baru jelas lebih terjamin dan membuat Anda tidak perlu khawatir.
Cobalah prosedur diagnosa berikut ini: Aktifkan rem tangan, nyalakan mesin, dan pijak pedal kopling dan atur transmisi ke gigi 4. Secara perlahan, cobalah lepas pijakan pedal kopling (pedal gas tetap dipijak). Jika dengan cara ini tidak terdapat respon atau mobil tidak bergerak sama sekali, itu berarti pedal kopling sudah harus diganti.
Sekian tahapan di atas selayaknya Anda coba. Sebagai catatan, jangan lupa untuk mengecek rem tangan. Pastikan perangkat penghenti laju itu dapat berfungsi dengan sempurna. Hal tersebut perlu diperhatikan mengingat pedal kopling yang selip terkadang dapat membuat mobil mundur (saat menanjak) atau maju dengan sendirinya. Dalam kondisi seperti ini, tentu rem tangan sangatlah berguna. Selamat mencoba.