Rabu, 20 Juli 2016

Kabin Bersih, Pangkal Sehat


Kita sering kali mengabaikan kebersihan kabin kendaraan kita. Berbagai macam barang ada di mobil, mulai dari bantal, koran, majalah, tissue, bahkan samapai camilan seperti keripik dan permen pun ada di dalam mobil.
Tetapi, pernahkah kita sadari, bahwa hal itu bisa saja mengganggu kenyamanan berkendara, bukan hanya penumpang tetapi juga pengemudi. Apalagi jika jok kita sering ketumpahan air ataupun remah-remah makanan. Kabin mobil yang berantakan dan kotor dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan. Karena selain dapat menimbulkan debu, bakteri, dan jamur, ternyata dapat mengundang para semut untuk tinggal dan berkembang biak di dalam mobil kita.
Untuk menghindari hal itu, serta membuat kabin kita tetap nyaman, sehingga perjalanan kita menjadi menyenangkan dan aman. Maka sebaiknya ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dan lakukan. Yang pertama ialah, biasakan untuk tidak makan makanan apapun didalam mobil, karena remah-remah sisa-sisa makanan dapat mengundang datangnya semut bahkan kecoa. Lalu biasakan untuk menurunkan barang-barang yang tidak dibutuhkan dari kabin Anda, supaya kabin anda tidak terasa sesak oleh barang-barang. Ketiga, usahakan untuk membersihkan jok Anda dengan menggunakan vacum cleaner agar debu-debu yang menempel di jok kendaraan Anda menjadi bersih, apabila jok Anda ketumpahan minuman manis, makanan, ataupu yang lainnya, usahakan dibersihkan dengan cara yang benar. Karena apabila hanya sekedar membersihkan, dapat menyebabkan timbulnya jamur dan bakteri yang berpengaruh terhadap kesehatan penghuni kabin. Dan yang terakhir, hindari menaruh permen di dalam kabin, karena apabila lama berada di kabin, permen dapat meleleh karena kepanasan dan menjadi lengket. Sehingga dapat mengundang kehadiran para semut.
Anda tentu merasa nyaman bukan, seandainya kabin kendaraan bersih dan bebas dari gangguan semut, jamur, bahkan kecoa?

Servis Rutin Sanggup Bikin Mesin Hemat BBM


Servis Rutin Sanggup Bikin Mesin Hemat BBM0 out of 50 based on 0 voters.
Berikut ini fakta menarik mengenai cara menghemat konsumsi BBM (bahan bakar minyak). Saat pertama kendaraan diterima 5 tahun lalu konsumsinya sekitar 1:8-10 Km /liter untuk pemakaian dalam kota. Tetapi, dalam lomba irit BBM yang diselenggarakan AvanzaXenia.net akhir pekan 19 Juli 2009 lalu di Jakarta, angkanya tembus sampai ke 1:37,68. Resepnya ternyata sangat sederhana. "Kalau rajin servis rutin ke bengkel resmi, mestinya sudah sangat cukup membuat konsumsi BBM hemat," kata Rismansyah kepada AstraWorld yang turut berpartisipasi di acara itu dengan menggelar Uji Emisi Gratis.
Dengan dasar itu, persiapan pertama yang dilakukan pengurus AvanzaXenia Indonesia Club (AXIC) dan pemilik Avanza tahun 2004 ini adalah mendatangi bengkel resmi Auto 2000 Cikarang. Beberapa pemeriksaan dan perawatan komponen yang terkait efisiensi BBM jadi perhatian khusus. Mulai dari: (1) mengganti oli menggunakan SAE 10W30 yang secara fisik lebih encer; (2) membersihkan ruang bakar dan mengganti busi baru dengan gap 0,8 mm (sesuai buku manual); hingga (4) menggunakan BBM beroktan 92 plus octane booster agar kualitas BBM yang di-supply ke ruang bakar lebih bagus dan sesuai kebutuhan mesin.
Selain masalah pembakaran ia juga berusaha menekan beban berat mobil. Aksesoris yang tidak perlu diturunkan, dan dengan bantuan bengkel ia minta kaki-kaki mobilnya diperiksa. Dilakukanlah spooring dan balancing, pemeriksaan rem untuk mengetahui ada tidaknya hambatan, serta melumasi komponen-komponen bergerak di bagian kaki (cross joint pada kopel, laher differential bagian luar, pully alternator, pully AC, pully power steering, bearing tensiometer). Bahkan menambah angin pada keempat roda hingga tekanannya 45 Psi.
"Intinya hanya dua, yaitu: meningkatkan kinerja mesin dan mengurangi berat beban mobil," katanya. "Sisanya adalah driving attitude," lanjutnya. Dalam hal gaya berkendara, menurutnya, persis seperti yang sudah banyak diterapkan orang. Yaitu, nyetir dan melakukan pergantian persneleng dengan memperhatikan gear ratio. "Dalam kasus lomba tadi, kecepatan jelajah Avanza saya jaga maksimum di 50 km/jam pada rpm 2.200 pada persneling 5, range rpm bermain di antara 1.800 dan 2.800 rpm untuk saat pergantian persneling. Jangan lupa pula lakukan pelepasan kopling secara perlahan hingga terlepas penuh saat kendaraan akan mulai bergerak, lalu tekan gas secara halus untuk menambah kecepatan" katanya.
Di luar servis dan gaya berkendara, tidak ada tambahan lain. "Gak perlu menggunakan produk penghemat BBM yang banyak beredar," sarannya. Satu-satunya tambahan yang ia lakukan adalah meletakkan kipas kecil ukuran 2 inch di saluran masuk udara ke ruang bakar agar kebutuhan udara saat proses pembakaran BBM berlangsung sempurna," katanya. Tetapi, menurutnya, penggunaan kipas ini hanya untuk kepentingan lomba dan bertujuan menurunkan kadar gas CO yang terlepas ke udara.
Efek lingkungan dari penggunaan kipas ini terlihat dari hasil uji emisi AstraWorld. Hasilnya mendekati kendaraan sejenis yang sudah menggunakan teknologi lebih baru (VVTI bersistem closed loop). Print out uji emisi menunjukkan bahwa CO yang terbuang hanya 0,08 % (maks: 3 % ), HC = 73 % (maks: 700 %) dan lambda = 1,5 ( standard 0.98 - 1,02 ). Namun, penggunaan kipas ini tidak ia rekomendasikan untuk berkendara sehari-hari. Karena tenaga hasil pembakaran BBM turun lumayan signifikan yang ditunjukkan dari hasil pengukuran CO2 = 9,6 % saat idle (standard kondisi biasa 14,2- 14.5 % ). O2 = 7.24 % (ideal 1-3 %), AFR =1:21,27 (ideal 1 : 14,7).

Kembalikan Performa Kendaraan Setelah Melakukan Perjalanan Panjang


171
com_content.articl
Kembalikan Performa Kendaraan Setelah Melakukan Perjalanan Panjang0 out of 50 based on 0 voter
Libur panjang telah usai. Perjalanan panjang juga telah dirampungkan. Kini mayoritas kendaraan, apa itu mobil atau motor di perkotaan kembali ke fungsi awalnya. Sebagai kendaraan pribadi jalur dalam kota, dengan rentang perjalanan yang lebih pendek.
Setelah menempuh perjalanan panjang, kendaraan perlu diperhatikan secara seksama agar tetap sehat. Siapa tahu setelah diajak menempuh perjalanan jauh kendaraan kita mengalami sedikit masalah. Atau ada perubahan settingan.
Berikut langkah-langkah yang bisa dijadikan patokan untuk memastikan kesehatan kendaraan setelah menjalankan tugas mengantar libur panjang.
1.Eksterior dan Interior
Bersihkan bagian eksterior dan interior kendaraan dari kotoran-kotoran. Bila terlalu lama menempel, kotoran-kotoran tersebut bisa mengeras dan mengakibatkan cat body (eksterior) kendaraan kusam dan cacat. Pada bagian interior, kotoran yang tidak dibersihkan akan menimbulkan bau tak sedap.
2. Ban
Periksa kondisi kembang ban dan tekanan anginnya. Jangan lupa menormalkan kembali tekanan angin ban (sebelum melakukan perjalanan panjang biasanya pengendara menambah tekanan angin untuk menghindari terjadinya hydroplanning).
3. Air
Periksalah air aki, air radiator, dan air washer wiper dari kemungkinan berkurang. Tambahkan bila jumlahnya di bawah batas minimum.
4. Oli
Periksalah oli-oli pada mesin, persneling, gardan, power steering, rem, kopling. Cek kualitas dan kuantitasnya seperti yang pernah dilakukan saat mempersiapkan perjalanan panjang.
5. Mesin
Periksa tenaga mesin dan suara-suara yang timbul di mesin. Apakah masih normal atau tidak? Anda perlu memberi perhatian lebih serius kalau tenaga mesin terasa berkurang dari biasanya dan banyak muncul suara-suara tidak normal. Bila muncul gejala-gejala ini, sebaiknya bawa kendaraan Anda ke bengkel.
6. Penggerak-penggerak
Periksa kopling, persneling, kopel, gardan, as, bearing roda, termasuk juga roda-roda. Dengarkan baik-baik apakah muncul suara-suara yang tidak normal saat kendaraan bergerak.
7. Lampu-lampu
Periksa semua lampu kendaraan Anda dari kemungkinan putus. Penggunaan lampu yang lebih lama dan frekuensi yang lebih tinggi lebih memperbesar kemungkinan terjadinya kerusakan.
8. Kaki-kaki
Cermati pula bagian yang menahan beban paling berat selama perjalanan. Periksa keausan ban, kaki-kaki dan suspensi. Beban yang diangkut, kondisi jalan, serta jarak tempuh sangat mempengarui settingannya. Periksa baut-baut pengikatnya ada yang kendur atau tidak.
9. Jurus Terakhir
Jika malas dan pingin praktis. Bawa kabur saja kendaraan ke bengkel resmi atau bengkel langganan serta ke tempat pencucian mobil. Mobil minta di tune up ulang, ganti sukucadang yang dirasa sudah mendekati aus atau mendekati masa ketahanannya. Dan jangan lupa untuk melakukankelibrasi ulang kaki-kaki melalui spooring dan balancing.

Kapan Mobil Anda Mutlak Harus Ganti Oli?

Gantilah oli pada jangka waktu sesuai rekomendasi pabrikan 

Teknologi yang dianut mesin sekarang kian canggih dan kompleks. Seperti aplikasi katup variabel atau injeksi bahan bakar langsung. Dengan teknologi tersebut diharapkan mesin menjadi semakin efisien yang berujung pada pengiritan konsumsi BBM dan naiknya performa.

Meski demikian, ada beberapa hal yang tetap sama. Di antaranya adalah sistem pernapasan oli. “Seperti kita ketahui bersama, tekanan tinggi di dalam mesin membuat suhu oli di bak penampungan naik dan menguap,” terang Iwan Abdurahman, Section Head Technical PT Toyota-Astra Motor (TAM).

Uap inilah yang kemudian disalurkan ke ruang bakar melalui intake dan dibakar bersama BBM dan udara. Jika tidak, tekanan dari uap oli akan menghambat gerakan piston dan menurunkan kinerja mesin. “Namun dengan semakin tingginya teknologi oli membuat jumlah oli yang menguap semakin kecil,” lengkap Iwan.

Hal tersebut tidak menjamin kita untuk tidak mengganti oli. Ya, karena oli akan rusak karena kontaminasi zat lain. Salah satu sumber yang tidak terduga adalah melalui ruang bakar di dalam silinder.

Memang di setiap piston terdapat ring atau cincin. Jumlahnya 3, dengan 2 ring atas sebagai ring kompresi dan yang paling bawah sebagai ring oli. Tugas ring kompresi untuk menjaga agar kompresi tidak bocor, sedangkan ring oli untuk menurunkan oli yang melumasi dinding silinder. “Jaraknya dengan dinding silinder antara 0,2 sampai dengan 0,3 mm,” lanjut Iwan.

Pada saat langkah kerja, tekanan akibat ledakan di ruang bakar menekan piston ke bawah. Ruang mesin di bawah piston mendapatkan gaya dorong besar. Inilah yang menyebabkan tekanan di ruang oli meninggi, membuat oli panas, dan selanjutnya menguap. Dalam istilah otomotif dikenal sebagai blow by gas.

“Pada mesin modern kondisi ini disiasati dengan membuat lubang antar silinder. Tekanan yang diterima dipindahkan ke silinder di sebelahnya yang sedang bergerak ke atas,” tegas Iwan lebih lanjut. Bersama dengan meningkatnya teknologi pelumas, langkah ini efektif untuk mengurangi laju penguapan oli.

Oli dan zat kontaminasi bercampur di dalam bak oli

Walau sudah dikawal 3 ring piston, risiko bocornya kompresi saat langkah kerja tetap mungkin terjadi. Kondisi ini diperburuk saat terjadi pembakaran tidak sempurna. Campuran bahan bakar dan udara dapat menyusup di sela antara dinding silinder dan ring piston. Turun ke bawah, untuk selanjutnya bercampur dengan oli.

Prosesnya memang berlangsung lambat dengan volume sangat kecil. “Apalagi saat ini terus dilakukan pengembangan kualitas produk, seperti pada ring piston yang menggunakan bahan fibre-reinforced metal,” urai Iwan. Penggunaan bahan ini diharapkan mampu menekan tingkat kebocoran di ruang bakar.

Tapi saat mengganti oli tetap terlihat soots atau jelaga yang terbentuk akibat bercampurnya oli dengan sisa pembakaran. Dan jangan lupa, jeleknya kualitas BBM memperburuk jelaga yang terbentuk.
  • Sela antara dinding silinder dan ring piston memungkinkan bocoran kompresi merembes ke bawah
  • Dua ring paling atas untuk menjaga kompresi dan ring paling bawah untuk mengarahkan oli
  • Ring piston diciptakan untuk menjaga kompresi dan mengatur gerakan oli di dinding silinder
Itulah mengapa oli harus diganti. Setelah berapa lama? Yang terbaik tentu mengikuti anjuran pabrikan mobil yang kita pakai. Seperti Toyota dan Nissan yang merekomendasikan mengganti oli mesin setiap 10 ribu km atau Hyundai yang mampu bertahan setiap kelipatan 7.500 km.
Bearing memiliki risiko terkikis lebih besar dari komponen lainnya

Kontaminasi Bahan Lainnya
Tidak hanya bocornya bahan bakar yang membuat kita harus mengganti oli. Seperti diketahui, fungsi oli adalah untuk melumasi komponen mesin dan melindunginya dari gesekan.

Ada dua kondisi dimana pelumas bekerja ekstra berat. Yaitu saat mesin baru dinyalakan dan putaran mesin tinggi. Memang, untuk antisipasinya spek oli modern dibuat lebih encer agar dapat cepat menjangkau bagian terjauh dan sulit. Tapi ada momen, walau hanya sesaat, dimana oli tidak mampu melumasi komponen mesin dengan baik.

Di sini risiko ‘benturan’ antar komponen cukup tinggi. Oleh karena itu ada kemungkinan komponen yang terkikis. Seperti pada bearing di camshaft dan crankshaft yang memang diciptakan untuk ‘kalah duluan’ ketimbang poros yang dijaganya. Nah, sisa-sisa kikisan logam itu akan terbawa ke dalam bak oli.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah kebersihan udara yang masuk ke dalam ruang bakar. Jika kotor, akan terbawa serta masuk ke dalam bak oli bersama bocoran kompresi mesin. Jika diperhatikan melalui uji laboratorium akan tampak kandungan silikon di dalamnya.

Bila Mendadak Terjadi Overheat


Mendadak Terjadi Overheat. Terkadang dalam kita berkendara, ada hal-hal yang tidak kita kehendaki terjadi, seperti misalnya overheat. Bagaimana menanganinya kalau tidak ada orang yang bisa diminta bantuan?


Lakukanlah hal-hal berikut :
    1. Hentikan kendaraan, nyalakan lampu darurat, pindahkan transmisi ke posisi "P" (otomatis) atau ke posisi netral (manual) dan tarik tuas rem parkir, matikan AC bila mesin masih hidup.

    1. Bila air pendingin atau uap terlihat keluar dari radiator atau tangki reservoir, matikan mesin, tunggu sampai uap keluar sebelum membuka kap mesin. Bila air tidak mendidih atau keluar uap, biarkan agar mesin tetap hidup.

    1. Jangan mencoba membuka tutup radiator pada saat mesin dan radiator masih panas, karena dapat menimbulkan luka yang serius akibat pancaran air dan uap yang panas dari radiator bertekanan tinggi.

    1. Periksa apakah ada kebocoran air pendingin dari radiator, selang, dan bagian kolong kendaraan. Ingat bahwa air yang keluar dari AC adalah gejala normal setelah pemakaian.

    1. Periksa secara visual apakah drive belt mesin kendor atau putus. Bila ternyata drive beltmesin masih oke dan tidak dijumpai adanya kebocoran air pendingin, maka mesin dapat didinginkan dengan lebih cepat, dengan membiarkannya tetap hidup pada kira-kira 1500 rpm selama beberapa menit dengan sedikit menekan pedal akselerasi. Bila drive belt mesin putus atau air pendingin bocor, matikan mesin dengan segera, dan hubungi bengkel resmi Toyota terdekat.

  1. Periksa tangki reservoir, bila kosong tambahkan air kedalam reservoir sambil membiarkan mesin tetap hidup, tambahkan kira-kira setengah penuh. Setelah temperatur pendingin mesin menjadi normal kembali, cek kembali permukaan air di dalam tangki reservoir. Bila perlu, tambahkan lagi hingga setengah penuh. Berkurangnya air yang serius menunjukkan adanya kebocoran dalam sistem, oleh karena itu segera hubungi bengkel resmi Toyota terdekat. 

Mengungkap Bunyi Misterius Pada Mesin Mobil Anda


Bunyi Misterius Pada Mesin Mobil Anda. Saat Anda menghidupkan mobil pertama kali, setelah tidak dipakai untuk beberapa saat lamanya, atau saat putaran mesin bertambah, terdengar bunyi mencicit.
Kemungkinan besar suara itu berasal dari tali penggerak kipas (fan belt) yang selip karena ketegangannya berkurang. Coba setel kembali dan perhatikan bidang geseknya, kalau permukaannya licin dan mengkilap, berarti fan belt telah kehilangan cengkeraman pada puli. Oleh karena itu, segera ganti dengan fan belt yang baru.


Knocking atau ‘Metallic Rattling’

Istilah umumya untuk bunyi seperti ini adalah ngelitik. Bunyi ini timbul karena proses pembakaran yang tidak sempurna. Umumnya, akibat terlalu rendahnya oktan dari bahan bakar yang dipergunakan atau mesin mengalami overheating. Gejala ngelitik yang berlebihan bisa mengakibatkan rusaknya piston. Bila suara itu timbul sedikit ketika berakselerasi, bisa diabaikan. Meski begitu, sebaiknya mintalah mekanik untuk memeriksa mesin, agar bunyi ngelitik tersebut hilang.


Bunyi Ketukan ‘Berat’

Bila mesin menimbulkan suara ketukan seperti orang sedang memukulkan besi, bisa jadi mesin mobil Anda mengalami kerusakan yang cukup parah. Mungkin metal (rod bearing) atau setang pistonnya rusak. Jangan memaksa untuk menjalankan mobil, karena akan memperparah kerusakannya.


Suara Mendesis

Bisa jadi salah satu slang vacuum terlepas atau bocor. Biasanya diikuti dengan tesendatnya putaran mesin. Mendeteksi suara seperti ini tergolong sulit, sehingga perlu ketelitian. Masukkan kembali selang vacuum yang terlepas, atau ganti baru kalau memang sudah bocor.


Suara Mencicit Saat Mobil di Rem

Meski rem mobil bekerja sempurna dan kanvas rem baru, bisa saja menimbulkan suara ‘mencicit’. Umumnya akibat permukaan geseknya kotor. Cobalah membersihkan atau mengganti kanvas rem yang didesain untuk mengeliminir bunyi.


Suara Gesekan Antar-Logam Saat Mengerem

Itu artinya lapisan atau permukaan gesek kanvas rem terlalu tipis, atau bahkan sudah hilang, sehingga terjadi gesekan antar-logam. Kondisi ini dapat mengakibatkan kemampuan rem jauh berkurang. Maka, segera ganti kanvas rem mobil Anda.


Suara Mendesis ‘Power Steering’

Bunyi ini timbul pada mobil yang dilengkapi power steering, saat kemudi diputar. Akibat kurangnya jumlah minyak power steering atau rusaknya sistem pompa power steering. Umumnya diikuti dengan beratnya putaran pada setir. Tambahkan minyak power steering bila kurang, atau kunjungi bengkel khusus power steering untuk perbaikan.


Bunyi Ketukan Saat Roda Depan Membelok

Gejala ini umum terjadi pada mobil-mobil yang digerakkan oleh roda depan. Penyebabnya, kerusakan pada bola-bola di CV joint, karena pembungkus karetnya pecah, sehingga ‘gemuk’ alias gel pelumas di dalamnya telah habis. Kondisi ini akan bertambah parah bila tidak segera diperbaiki.


Suara Ketukan Saat Memindahkan Gigi ‘Porsneling’

Bunyi ketukan yang timbul dari bawah mobil waktu memindah posisi gigi, menginjak atau mengangkat pedal gas tiba-tiba. Umumnya diakibatkan karena kerusakan pada sistem penerus tenaga, kendurnya cross-joint atau rusaknya gigi gardan.

Selasa, 12 Juli 2016

Kelebihan dan Kekurangan Toyota Agya



Ulasan Spesifikasi dan Harga Toyota Agya - Toyota Agya merupakan salah satu dari sekian banyak city car yang diposisikan sebagai pemain dalam segmen LCGC. Pertama kali dikenalkan di pergelaran otomotif Indonesian Motor Show (IIMS) pada tahun 2012 bersamaan dengan kembarannya, Daihatsu Ayla. Saat itu, Agya menjadi bahan perbincangan yang krusial. Mengingat sebelumnya Toyota telah mengenalkan Toyota Etios Valco yang juga dibanderol dengan harga murah.

Toyota Agya dijual secara resmi di tahun 2013. Dengan berlandaskan mobil ramah lingkungan dengan efisiensi bahan bakar yang sangat tinggi. Terbukti, penjualannya hingga saat ini mampu membukukan rekor yang cukup gemilang. Bahkan turut di ekspor ke Filipina dengan nama Toyota Wigo. Sedangkan untuk pasar Malaysia, dilakukan branding oleh Perodua dan dinamai sebagai Perodua Axia. Di pasar lokal, ia menjadi rival bagi Honda Brio Satya, KIA Morning, Suzuki Karimun Wagon R, Daihatsu Ayla, Datsun Go Panca, Nissan March 1.2, dan juga Mitsubishi Mirage.

Eksterior Toyota Agya
Toyota Agya memiliki eksterior yang hampir sama dengan Toyota Avanza ataupun Daihatsu Xenia. Styling yang digunakan sangat sederhana namun cerdas. Dengan beberapa ornamen krom di beberapa titik. Pada bagian depan, Agya menggunakan grill berukuran besar yang berguna sebagai ruang asupan udara selain dari bagian tengah bumper. Headlampnya terlihat kecil, namun memiliki kinerja yang cukup baik di malam hari.
Eksterior Toyota Agya
Eksterior Depan Toyota Agya
Untuk bagian belakangnya terlihat cukup unik. Dimana masing-masing stoplamp terlihat sangat kecil. Seakan senada dengan headlamp. Pada trim menengah dan atas, dilengkapi dengan reflektor tambahan, warna putih berfungsi sebagai lampu mundur sedangkan yang berwarna merah berfungsi sebagai pemantul cahaya dari mobil lain ketika malam hari. Tak lupa pula, sebuah wiper disediakan untuk menambah visibilitas pengemudi ke belakang ketika malam hari. Sayangya, defogger tidak hadir di semua trim Agya.
Eksterior Toyota Agya
Eksterior Belakang Toyota Agya
Interior Toyota Agya
Masuk ke bagian ruang kabin, terlihat dengan jelas bahwa kualitas interiornya biasa saja. Dengan skema warna abu-abu tua dan silver di tengah dashboard. Satu hal yang dapat dipuji dari interiornya adalah susunan panel dashboard yang cukup rapi dan terlihat modern. Mulai dari kisi-kisi udara pendingin, pengatur audio hingga tombol pengatur AC. Terdapat tiga cupholder di konsol tengah, tapi tidak tersedia di bagian lainnya. 
Interior Toyota Agya
Interior Toyota Agya
Meskipun dimensinya mungil, akan tetapi interior Agya cukup luas dengan menyisakan banyak ruang kaki di bagian depan dan belakang. Untuk kursi penumpang menggunakan kursi tipis guna memaksimalkan ruang yang tersedia. Bagaimana dengan bagasi? Ukurannya lumayan luas, yaitu 260 liter dengan kemampuan memuat minimal 4 koper sekaligus.

Kinerja dan Performa Mesin Toyota Agya
Toyota Agya dibekali dengan mesin 1KR-DE injeksi berkapasitas 1.0 liter (1.000cc) dengan konfigurasi 3 silinder 12 katup DOHC. Tenaga yang dihasilkan berupa 64 HP pada putaran mesin 6.000 RPM dan torsi 86 Nm pada 3.600 RPM. Cukup kecil jika dibandingkan mesin 4 silinder dari Toyota Vios ataupun Toyota Yaris. Mesin ini dikawinkan dengan gearbox manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan.
Foto Mesin Toyota Agya
Foto Mesin Toyota Agya
Beberapa pengetesan dilakukan untuk mengetahui berapa penggunaan bahan bakarnya. Di dalam kota, Agya dapat berjalan hingga 14 km dengan satu liter bahan bakar sedangkan ke luar kota berkisar antara 17 km hingga 19 km. Dengan catatan, mobil melaju maksimal dalam kecepatan 60 km/jam.

Impresi dan Handling Toyota Agya
Dengan banderol murah, pastinya Agya juga menggunakan komponen murah di beberapa bagian termasuk kaki-kaki dan juga suspensi. Berbekal suspensi depan MacPerson Strut di depan dan semi independent torsion axle beam di belakang, bantingannya terasa keras. Ditambah lagi dengan bobotnya yang terlalu ringan, kurang dari satu ton. Sangat tidak nyaman jika Anda sudah terbiasa dengan mobil sedan. Sedangkan handlingnya sendiri terasa cukup hambar, tidak ada kata menarik dari hal pengendalian Agya. Maklum saja, penjualan Agya memang dikhususkan bagi calon konsumen yang baru ingin menggunakan mobil.

Spesifikasi Toyota Agya
  • Mesin : 1KR-DE DOHC 1.0 liter, 3 silinder segaris 12 katup VVTi.
  • Tenaga : 64 HP @6.000 RPM.
  • Torsi : 86 Nm @3.600 RPM. 
  • Bore x Stroke : 71 mm x 84 mm.
  • Rasio kompresi : 10:1.
  • Konsumsi BBM : 8-14 km / L (dalam kota), 17 - 19 km / L (luar kota).
  • Transmisi : manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan.
  • Suspensi : Depan McPherson strut, semi independent torsion axle beam.
  • Rival : Honda Brio Satya, KIA Picanto Morning, Suzuki Karimun Wagon R, Daihatsu Ayla, Datsun Go, Nissan March, dan juga Mitsubishi Mirage.
  • Tahun Penjualan: 2013 - sekarang.

Harga Toyota Agya
Di pasar lokal, untuk unit barunya Agya dijual dari harga 111 juta hingga 135 juta tergantung jenis tipe dan transmisi. Tipe yang tersedia diurutkan dari terendah hingga tertinggi antara lain tipe E, G, dan TRD S. Sedangkan harga bekasnya sekitar 85 hingga 100 jutaan saja. Cukup murah bukan?

Kelebihan Toyota Agya
  • Fitur keamanan lengkap di kelasnya.
  • Desain eksterior sederhana namun cerdas.
  • Susunan panel dashboard menarik.
  • Ruang kabin dan bagasi lumayan luas.
  • Mesin bandel.
  • Adanya pilihan transmisi manual dan matic.
  • Relatif irit (tergantung pengemudi).
  • Harga jual bertahan.

Kelebihan dan Kekurangan Toyota All New Innova 2016


Ulasan Spesifikasi dan Harga All New Kijang Innova - Toyota All New Innova merupakan generasi terbaru dari keluarga Toyota Kijang yang dilaunching secara perdana pada Desember 2015 silam. Trim yang dikenalkan antara lain tipe G (terendah), tipe V (menengah) dan tipe Q (tertinggi). Sebagai generasi terbaru, pemberian nama Innova sejak 2004 sepertinya membuat mobil ini sepertinya tidak lagi mewarisi nama Kijang yang terkenal dapat dijangkau oleh setiap kalangan. Dengan kata lain, tahta Kijang lebih cocok disanding oleh Avanza karena harganya yang terjangkau.
Peredaran Innova di Indonesia sendiri sebagai kasta menengah di antara Avanza dan Fortuner sudah sangat tenar dan digadang-gadang akan menjadi pesaing berat bagi Honda Freed, Mazda Biante, Nissan Serena, dan Kia All New Carens. Pada versi terbaru ini, sasis ladder frame yang digunakan berupa hasil adopsi dari Toyota Hilux, dipadukan dengan dimensi yang lebih bongsor dari Innova gen1. Alhasil berdampak positif pada ruangan kabin. Ketangguhannya pun sangat teruji pada pendahulunya yang sangat cocok di berbagai medan kecuali offroad berkat ground clearancenya yang tinggi. 

Eksterior Toyota Innova 2016 Bensin & Diesel
Versi terbaru Innova ini memiliki perubahan yang sangat signifikan terhadap styling eksterior untuk memberikan tampilan yang lebih modern. Stylingnya sendiri seakan terinspirasi oleh saudaranya Toyota Fortuner 2016 dengan ground clearance tinggi. Desain depan mampu memancarkan penampilan lebih agresif ditambah dengan grill depan berukuran besar yang disisipkan sebuah badge Toyota di tengahnya. Seluruh komponen luar meliputi bumper, lampu depan dan belakang tak luput dari sasaran desain ulang. Sehingga tampak lebih modern dan "kekinian".
Eksterior Toyota Innova 2016

Untuk lampu depan, Innova teranyar ini mengandalkan desain trapesium sipit dengan bonnet yang panjang. Benar-benar berbeda dengan Innova terdahulu. Pada varian G dan V, headlamp menggunakan multireflektor terpisah antara lampu utama, high beam, dan lampu senja. Tipe Q sebagai tipe tertinggi telah mengadopsi headlamp LED proyektor dan DRL. Sedangkan lampu sign / sein dipasang di bumper untuk semua trim, seperti Kijang Super.

Eksterior Belakang Toyota Innova 2016
Beralih ke bagian belakang. Sesuatu hal yang kurang disukai karena pilar D berbentuk runcing dan meninggalkan ruang kosong yang cukup besar di bawahnya. Selain itu, desain kurang kreatif terlihat dari penggunaan stoplamp yang hampir menyerupai Honda HRV. Berdasarkan brosur, Innova teranyar ini memiliki dimensi panjang 4.735 mm, lebar 1.830 mm, tinggi 1795 mm, dan wheelbase 2.750 mm.

Interior Toyota Innova 2016 Bensin & Diesel
Di bagian dalam, MPV kelas menengah dari Toyota ini mengedapankan dashboard dengan kelengkapan fitur yang sangat memadai. Dashboard pada varian menengah menggunakan skema two-tone dengan sisipan aksen perak, untuk tipe Q berupa aksen wood panel minus two-tone, sedangkan tipe terendah hanya mengandalkan skema hitam sehingga kabin tampak gelap. Untuk membuat suasana lebih menarik dan mewah, setiap tipe Innova telah dilengkapi dengan ambient light berwarna biru.
Interior Toyota Innova 2016 Ambient light

Untuk fitur lainnya berupa sistem infotainment telah diupgrade total, dimana telah mengadopsi CD player android 7 inch (tipe G dan V) serta 8 inch (tipe Q) dengan dukungan layar sentuh plus beragam koneksi seperti Bluetooth, i-Pod, HDMI, radio dan Miracast wireless yang berguna untuk menampilkan layar smartphone di LCD. Satu fitur unggulan yang tidak ada pada gen sebelumnya adalah meja di belakang kursi baris pertama yang dapat menahan beban hingga 10 kg.
Interior Kabin Toyota Innova 2016

Tak lupa pula, roda kemudi / setir juga tak luput dari upgrade, kontrol terintegrasi plus perintah suara disediakan untuk semua varian. Sayangnya kualitas material yang digunakan terlihat biasa saja. Khusus untuk tipe Q mendapatkan fitur tambahan seperti layar TFT untuk MID, smart entry dengan push button start dan sistem pendingan dual climate control. 
Setir Toyota Innova 2016 Interior

Poin tambahan yang menjadikan Innova sebagai primadona adalah visibilitas dari sisi pengemudi yang sangat baik. Blindspot nyaris tidak ada. Meskipun bonnetnya panjang, namun pengemudi dapat memprediksi setiap gerakan yang ada di depan. Sepasang spion yang luas memungkinkan driver untuk memantau profil setiap sisinya dengan leluasa. Selebihnya, legroom dan headroom pengemudi bukanlah menjadi masalah sekalipun memiliki postur badan di atas rata-rata.

Kinerja dan Performa Mesin Toyota All New Innova 2016
Pada bagian dapur pacu, Toyota menyediakan pilihan mesin bensin dan diesel. Mesin bensin 1TR-FE DOHC Dual VVT-i berkapasitas 2.0 liter memiliki tenaga 137 HP pada 5.600 RPM dan torsi 183 Nm pada 4.000 RPM. Mesin ini sama dengan yang digunakan oleh Innova sebelumnya hanya saja dengan adanya penambahan Dual VVTi untuk mesin bensin, maka efisiensi bahan bakar dapat ditekan seirit mungkin.
Mesin Bensin Toyota All New Innova 2016
Sementara itu untuk varian mesin diesel, Toyota mengganti mesin 2KD dengan 2GD. Mesin baru hasil riset Toyota ini telah mendapatkan Variable Nozzle Turbo (VNT) yang membuat tenaga 147 HP pada 3.400 RPM dan 342 Nm torsi pada 1.200 - 2.800 RPM untuk transmisi manual. Sedangkan untuk transmisi otomatis memiliki torsi 360 Nm di rentang putaran mesin yang sama. 
Mesin Turbodiesel Toyota All New Innova 2016
Kedua pilihan mesin menggunakan konfigurasi 4 silinder segaris 16 katup yang dikawinkan dengan transmisi manual 5 percepatan serta transmisi otomatis triptonic sequiental 6 percepatan. Senuah penambahan turut hadir ke bagian mesin dimana gaya berkendara dapat diganti antara eco, normal dan power mode.

Performa kedua jenis tipe mesin tergolong bagus. Pada mesin bensin, akselerasi yang dihasilkan dari putaran bawah hingga putaran menengah dapat diraih dengan mudah. Sedangkan pada mesin diesel, akselerasi dibantu oleh turbo mulai dari putaran 1.500 RPM dan torsi melimpah pada putaran menengah. Sayangnya, mesin diesel suaranya sedikit berisik dan hampir menyerupai mesin diesel pada Innova sebelumnya.
Impresi dan Handling Toyota All New Innova 2016
Toyota Innova adalah satu-satunya MPV kelas menengah yang masih mempertahankan sasis ladder frame di kelasnya. Sedangkan para rivalnya telah beralih ke monokok. Sasis jenis ladder frame memang terkenal kurang nyaman jika dibandingkan monokok namun memiliki nilai lebih karena selain tangguh terhadap jalanan yang kurang rata, mobil dapat disandingkan dengan ground clearance yang tinggi. 

Sebagai MPV primadona di tanah air, Innova terbaru ini mampu menawarkan kenyamanan maksimal bagi semua penumpang. Luas kabin baris kedua dan ketiga lebih baik dari Innova lawas. Tak tanggung-tanggung, penumpang belakang juga dapat mengatur AC sesuai keinginan karena setiap trim mendapatkan dual climate control sebagai standar. Kenyamanan semakin bertambah karena tempat penyimpanan botol air turut disediakan pada baris ketiga. 

Pengemudi akan merasakan pengalaman berkendara yang berbeda dari MPV lain pada umumnya. Mesin yang mumpuni tentunya harus diimbangi oleh handling oke. Sayangnya, Innova ini kurang nyaman jika diajak ngebut seorang diri tanpa adanya muatan. Fakta lainnya, body roll sangat terasa dan hampir sama dengan Innova lawas. Selain itu, suspensi depan dari mobil ini terlalu empuk, sehingga pergerakan setir sedikit kurang akurat ketika menghantam jalan bergelombang.

Pada sisi keselamatan, Toyota membenamkan airbag lutut pengemudi depan, ABS dan EBD yang melengkapi semua roda, sensor parkir belakang, sistem antitheft / anti pencurian dan pintu peringatan terbuka. Sayangnya, untuk segi penggeremanToyota masih menggunakan rem tromol / drum untuk bagian belakang yang karakternya hampir menyerupai Innova lawas dengan gigitan rem seadanya. Khusus untuk tipe Q sebagai varian tertinggi telah mendapatkan fitur tambahan untuk keamanan seperti VSC, airbag lutut extra dan curtain, serta Hill Assist Control. 

Spesifikasi Toyota All New Innova 2016
  • Mesin : 2.0 liter bensin dan 2.4 liter 2GD diesel.
  • Tenaga : 137 HP @5.600 rpm (bensin) ;147 BHP @3.400 RPM (diesel). 
  • Torsi : 183 Nm torsi @ 4.000 rpm (bensin) ; 342 Nm @1.200-2.800 RPM (AT = 360 Nm @1.200-2.600 RPM).
  • Bore x Stroke :  92.0 mm x 90.0 mm (diesel) 
  • Rasio kompresi : 15.6:1 (diesel) 
  • Konsumsi BBM : 10-12 km/L (dalam kota) ; 14-17 km/L (luar kota).
  • Suspensi : Depan independent double wishbone, belakang 4-link lateral rod rigid axle.
  • Transmisi : manual 5 percepatan dan matic triptonic sequiental 6 percepatan.
  • Ukuran ban dan velg : tipe G & V : 205/65/R16 ; tipe Q : 215/55/R17
  • Rival : Honda Freed, Mazda Biante, Nissan Serena, dan Kia All New Carens.
  • Penjualan : Desember 2015 - sekarang.

Kelebihan dan Kekurangan Toyota Rush

Kelebihan dan Kekurangan Toyota Rush



Ulasan Spesifikasi dan Harga Toyota Rush - Toyota Rush merupakan SUV Toyota yang mengusung tema adventure berkapasitas lima penumpang dewasa. Produksi Rush dilakukan bersama Daihatsu dengan produknya unggulannya, Terios. Karena, kedua mobil ini adalah hasil kolaborasi dari kedua pabrikan, sama halnya dengan Toyota Avanza dan kembarannya Daihatsu Xenia. Basis yang digunakan diambil dari Toyota RAV4.

Jika menilik sejarah, Toyota Rush ini diposisikan sebagai pengganti Kijang Rangga Wheelbase pendek yang sudah lama berhenti produksi. Sedangkan Toyota Avanza menggantikan Toyota Kijang Kapsul whellbase pendek yang lebih dikenal dengan trim SX, LSX dan SGX. Dalam hal ini terlihat sedikit sedikit rumit, karena Toyota Kijang Innova memang masih berada dalam keluarga seri Kijang. Namun jika menilik spesifikasi yang ditawarkan secara detail, Avanza lah yang lebih cocok dinobatkan sebagai generasi Kijang selanjutnya.

Kembali ke judul. Toyota Rush pertama kali dikenalkan di Indonesia pada tahun 2007 dengan posisi market SUV kelas bawah, tepatnya di bawah Toyota Fortuner. Di kelas teratas diisi oleh Toyota Land Cruiser 200. Di segmennya, Rush menjadi pesaing bagi saudara kembarnya Daihatsu Terios dan juga pesaing yang juga berasal dari Jepang, yaitu Suzuki Grand Vitara. Di awal tahun 2016, pesaingnya bertambah karena logo H tegak mengenalkan andalan terbarunya, Honda BRV.

Eksterior Toyota Rush
Hingga kini, Toyota Rush tercatat memiliki rentetan tahun produksi yang sangat panjang tanpa adanya perubahan besar, kurang lebih 9 tahun sejak ia pertama kali dikenalkan. Entah mengapa, Toyota seakan-akan enggan mendesain ulang mobil ini dengan bentuk yang lebih modern. Padahal saudaranya yang lain, telah mengalami perubahan besar dari berbagai sektor, meskipun ada yang masih mempertahankan mesin yang sama.

Disini, Topgir akan menjelaskan beberapa minor facelift / perubahan Rush dari tahun ke tahun yang dilakukan Toyota untuk menyegarkan tampilan SUV andalannya ini. Semua varian Rush dari edisi pertama telah dilengkapi dengan lampu utama proyektor dan juga lampu kabut. Untuk spion tanduk hadir pada varian tertinggi. 
Berikut adalah foto Rush edisi pertama yang dijual dari tahun 2007 hingga pertengahan tahun 2010 (prefacelift). 
Eksterior Depan Toyota Rush Edisi Pertama
Eksterior Depan Toyota Rush Edisi Pertama
Eksterior Belakang Toyota Rush Edisi Pertama
Eksterior Belakang Toyota Rush Edisi Pertama
Setelah memasuki tahun 2010, Toyota melakukan penyegaran tampilan di bagian luar. Perubahan yang dilakukan terlihat sedikit, meliputi desain grill dan bumper yang direvisi ulang, warna mika lampu belakang dan model velg diganti.
Eksterior Depan Toyota Rush Edisi Kedua
Eksterior Depan Toyota Rush Edisi Kedua
Eksterior Belakang Toyota Rush Edisi Kedua
Eksterior Belakang Toyota Rush Edisi Kedua
Selanjutnya pada tahun tahun 2013, Toyota kembali melakukan minor facelift. Pada versi ini, tipe S sebagai tipe tertinggi dari varian sebelumnya diganti menjadi tipe TRD Sportivo yang lebih  sporty dan dinamis. Perubahan eksterior tampak dari penggunaan bumper yang lebih kekar dengan foglamp menjorok ke dalam. Bagian belakangnya masih sama dengan model facelift sebelumnya.
Eksterior Depan Toyota Rush Edisi Ketiga
Eksterior Depan Toyota Rush Edisi Ketiga
Eksterior Belakang Toyota Rush Edisi Ketiga
Eksterior Belakang Toyota Rush Edisi Ketiga
Untuk terakhir kalinya, Rush mendapatkan facelift di tahun 2015. Semua bagian depan di desain ulang dengan masih mempertahankan bentuk vairan sebelumnya. Bisa dikatakan sebagai mayor facelift meliputi grill, bumper depan dan bonnet. Bumper depan mempercayai cat two tone dengan beberapa serat karbon imitasi. Kesan urban style sangat terlihat, berkat penggunaan lampu led di sekeliling projector dengan stripchrome memanjang di grill depan. Sementara itu dibagian belakang, lampu dibenahi dengan menampilkan kombinasi LED dan lensa smoked. 
Eksterior Depan Toyota Rush Edisi Keempat
Eksterior Depan Toyota Rush Edisi Keempat
Eksterior Belakang Toyota Rush Edisi Keempat
Eksterior Belakang Toyota Rush Edisi Keempat
Interior Toyota Rush 
Memasuki area kabin, Anda akan disambut oleh suasana kabin berwarna cerah yang menyilaukan mata ketika terkena sinar matahari langsung. Semua unsur dan material masih berupa plastik keras seperti Avanza. Selebihnya, ruang kabin dapat mengakomodasi penumpang 5 penumpang dewasa dengan menyisakan ruang bagasi yang lebih dari cukup.

Pada versi awal, interior antara yang bertransmisi matic dan manual sedikit berbeda. Dimana versi matic menggunakan roda kemudi model 4 spoke sedangkan yang bertransmisi manual mengandalkan setir model 3 spoke.
Interior Toyota Rush Edisi Pertama
Interior Toyota Rush Edisi Pertama
Lantas peningkatan yang dilakukan Toyota tidak hanya di bagian luar, tetapi juga merambat ke bagian interior. Beberapa panel diberi ornamen krom untuk mengejar kesan elegan. Konsol tengah dan rem tangan berubah bentuknya. Beberapa fitur interior ditambah, dimana telah turut disisipkan tombol kontrol di setir yang memudahkan pengemudi mengontrol audio ketika mengemudi tanpa kehilangan konsentrasi. Satu lagi, roda setir berganti ke model 3 spoke untuk kedua varian transmisi. Tak lupa pula, sistem audio berubah menjadi 2-DIN yang sebelumnya masih 1-DIN. Hal ini berlaku bagi Rush facelift pertama dan kedua, karena keduanya tidak berbeda jauh.
Interior Toyota Rush Edisi Kedua dan Ketiga
Interior Toyota Rush Edisi Kedua dan Ketiga
Hal yang menarik terdapat di facelift terakhir. Versi ini mengenakan skema interior warna abu-abu gelap, dengan jahitan merah pada sarung jok. Shift knob dan roda kemudi dibungkus kulit. Double blower, dual airbag SRS, dan sepasang rem ABS dijadikan sebagai standar untuk kedua trim. Perubahan signifikan ada pada penambahan kursi belakang dengan konfigurasi menjadi 2-3-2. Baris kedua dapat dilipat 50:50 dengan sliding dan kemampuan berbaring, sedangkan baris ketiga hanya dapat dilipat 50:50 dan tidak bisa direbahkan ke belakang karena terhalang pintu bagasi.
Interior Toyota Rush Edisi Keempat
Interior Toyota Rush Edisi Keempat
Kinerja dan Performa Mesin Toyota Rush
Di bagian dapur pacu, Toyota Rush mempercayai mesin 3SZ-VE DOHC berkapasitas 1.5 liter (1.500cc) yang juga dibenakan pada Avanza 1.5. Didukung oleh teknologi VVTi guna menghemat penggunaan bahan bakar. Tenaga yang dapat diproduksi berupa 109 HP pada putaran mesin 5.500 RPM dengan torsi sebesar 145 Nm pada 4.000 RPM yang disalurkan ke roda belakang. 
Foto Mesin Toyota Rush
Foto Mesin Toyota Rush
Tenaganya yang mampu dihasilkan memang terbilang kecil, namun dengan torsi yang lumayan besar di putaran menengah, Rush sangat nyaman digunakan stop and go di dalam kota yang sering dilanda kemacetan seperti Jakarta. Sebagai tambahan, power dan torsi Rush sedikit lebih besar dari mesin Avanza 1.5 untuk menyesuaikan bobotnya yang lebih berat.

Spesifikasi Toyota Rush 
  • Mesin : 3SZ-VE DOHC 1.5 liter, 4 silinder segaris 16 katup VVTi.
  • Tenaga : 109 HP @5.500 RPM.
  • Torsi : 145 Nm @4.000 RPM. 
  • Bore x Stroke : 72 mm x 91.8 mm.
  • Rasio kompresi : 10:1.
  • Konsumsi BBM : 9-11 km / L (dalam kota), 11 - 14 km / L (luar kota).
  • Transmisi : manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan.
  • Suspensi : Depan McPherson strut dengan coil spring + stabilizer, belakang 4-link dengan coil spring. 
  • Rival : Daihatsu Terios, Suzuki Grand Vitara, dan Honda BRV.
  • Tahun Penjualan: 2007 - 2016.

Harga Toyota Rush 
Lamanya masa produksi Toyota Rush membuat harga bekas Toyota Rush menjadi sangat beragam untuk setiap tahunnya. Sebagai acuan, harga terendah tahun 2007 berada di angka 120 Jutaan sedangkan harga tertinggi sekitar 250 jutaan untuk tahun 2015. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi Anda untuk browsing harganya di situs jual beli otomotif secara langsung.

Kelebihan Toyota Rush 
  • Harga terjangkau.
  • Sangat sporty.
  • Jauh dari kesan mobil rental.
  • Perawatan gampang.
  • Sparepart murah dan dapat disubstitusi dengan Avanza 1.5.
  • Kapasitas bagasi besar.