Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Februari 2019

MANFAATKAN FITUR ECO INDICATOR KALAU MAU BERKENDARA IRIT




Walau sudah cukup lama dihadirkan, namun banyak pemilik Toyota Avanza dan Veloz yang sampai saat ini belum mengerti cara kerja dari fitur eco indicator
Seperti diketahui, eco indicator dihadirkan sebagai pemandu gaya berkendara agar tetap hemat bahan bakar. Eco indicator terletak di dalam tatanan speedometer agar lebih mudah dipantau pengendara.
Sesuai fungsinya, fitur ini akan menyala dengan warna hijau yang bertujuan untuk memberikan informasi apakah cara pengendara Anda sudah efisien atau belum.
“Fungsi dari fitur ini sebagai barometer pengendaraan yang ekonomis, jadi pengendara bisa berpatokan dari melihat indikator tersebut,” ujar Suparman, Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso.
“Apakah sudah berkendara efisien atau belum. Lampu indikator tersebut akan menyala ketika kecepatan di atas 20 kilometer per jam (kpj),” urainya.
Suparman menjelaskan cara kerja eco indicator akan sangat berpengaruh pada gaya mengemudi seseorang, terutama ketika menekan pedal gas.
Jadi bila pengemudi terlalu agresif menekan pedal gas atau sering melakukan kick down, otomatis lampu eco indicator akan padam.
Auto2000.co.id – Walau sudah cukup lama dihadirkan, namun banyak pemilik Toyota Avanza dan Veloz yang sampai saat ini belum mengerti cara kerja dari fitur eco indicator.
Seperti diketahui, eco indicator dihadirkan sebagai pemandu gaya berkendara agar tetap hemat bahan bakar. Eco indicator terletak di dalam tatanan speedometer agar lebih mudah dipantau pengendara.
Sesuai fungsinya, fitur ini akan menyala dengan warna hijau yang bertujuan untuk memberikan informasi apakah cara pengendara Anda sudah efisien atau belum.
“Fungsi dari fitur ini sebagai barometer pengendaraan yang ekonomis, jadi pengendara bisa berpatokan dari melihat indikator tersebut,” ujar Suparman, Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso.
“Apakah sudah berkendara efisien atau belum. Lampu indikator tersebut akan menyala ketika kecepatan di atas 20 kilometer per jam (kpj),” urainya.
Suparman menjelaskan cara kerja eco indicator akan sangat berpengaruh pada gaya mengemudi seseorang, terutama ketika menekan pedal gas.
Jadi bila pengemudi terlalu agresif menekan pedal gas atau sering melakukan kick down, otomatis lampu eco indicator akan padam.
Untuk menerapkan gaya berkendara yang efisien, Suparman menyarankan pengendara untuk ramah dalam menekan pedal gas, terutama saat baru akan melakukan akselerasi awal.
Tidak perlu menekan pedal gas terlalu dalam sehingga mobil bisa menyentak. Dan yang pasti, mesin jadi boros bensin.
“Cara kita menjaga tekanan pedal gas itu sangat berpengaruh, apalagi saat dihadapi situasi stop and go. Usahakan injak pedal gas dengan halus atau smooth,” terang Suparman.
“Begitu juga saat akan melakukan penggantian gigi karena eco indicator pada New Avanza dan New Veloz itu tersedia pada transmisi manual dan otomatis,” ucap Suparman.

Jumat, 12 Oktober 2018

Promo Toyota Jawa Timur Akhir Tahun 2018

Selamat malam
Selamat berisitirahat
Selamat berakhir pekan
Berikut beberapa Tips
Yang dapat Anda Lakukan agar Hidup
Anda lebih Bahagia
Semoga bermanfaat

Info Promo Toyota Akhir Tahun
Agya Calya DP 24 jt
Angs 100 rb/hari
Avanza DP 22 jt
Angs 144 rb/hari
Masih bisa nego2 tipis

Info diskon Produk Toyota lainnya
Andy
085230454682

Minggu, 07 Januari 2018

5 Jenis Oli Mobil – Fungsi dan Perawatannya

5 Jenis Oli Mobil – Fungsi dan Perawatannya


Jenis-Jenis Oli Mobil  yang paling sering dikenal pemilik mobil umumnya hanya 2 saja. Oli merupakan komponen pendukung yang sangat dibutuhkan oleh sebuah kendaraan termasuk mobil. Oli merupakan pelumas penting bagi mesin mobil yang berfungsi dapat mencegah kerusakan yang diakibatkan oleh gesekan antara komponen-komponen  berbahan logam yang terdapat pada mobil. Bagi anda pemilik mobil tentu sangat memahami pentingnya oli bagi mobil.

Terdapat beberapa jenis oli mobil yang memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang oli mobil, berikut beberapa penjelasan yang dapat membantu anda memahami tentang oli mobil.

Mengenali fungsi oli

Banyak yang menganggap bahwa fungsi oli pada mobil hanya sebagai pelumas mesin. Namun ternyata oli memiliki kegunaan lainnya yang tak kalah penting antara lain sebagai pendingin mesin, melindungi mesin dari resiko berkarat, serta pembersih dan penutup celah pada dinding mesin. Sebagai pelumas, oli akan membuat gesekan komponen-komponen dalam mesin mobil anda bergerak halus sehingga dapat membuat mesin dapat bekerja pada suhu yang ideal. Kegunaan oli lainnya yaitu dapat memindahkan panas mesin yang mencapai suhu 1000-1600 derajat celsius menuju mesin lainnya yang lebih dingin
Kandungan aditif yang terdapat pada oli akan membuat lapisan film pada dinding silinder yang berfungsi melindungi mesin ketika dinyalakan dan sekaligus menghindari dari resiko berkarat meskipun mobil tidak digunakan dalam waktu yang lama. Selain itu, kandungan aditif nya dapat melarutkan sisa hasil pembakaran agar dapat terbuang pada saat anda melakukan pergantian oli. Terdapat tiga jenis oli yang dapat digunakan pada mobil anda, berikut beberapa penjelasan beserta fungsi masing-masing oli:
1. Oli Mesin
Jenis oli mobil yang pertama adalah oli mesin. Oli mesin merupakan jenis pelumas yang digunakan untuk melumasi bagian mesin mobil. Fungsi utamanya sendiri adalah dapat mengurangi gesekan antara komponen-komponen pada mesin mobil, membersihkan serpihan logam yang diakibatkan gesekan antara satu komponen dengan komponen lainnya. Selain itu, fungsi oli mesin sendiri dapat mendinginkan suhu mesin mobil anda.
Bahan dasar oli mesin terdiri dari oli mineral, semi sintetik dan full sintetik. Lalu seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengganti oli mesin pada mobil? Anda dapat menggantinya sesuai dengan bagaimana mobil digunakan. Apabila anda sering menggunakannya pada jalanan yang macet atau ekstrim, lebih baik bila mengganti oli mesin pada jarak 5000km.
Bila mobil hanya digunakan pada jalan-jalan yang ringan dan datar, oli mesin anda dapat bertahan hingga pada 10 ribu kilometer.

2. Oli Transmisi
Merupakan jenis oli yang digunakan pada sistem transmisi. Kegunaan dari oli transmisi sendiri dapat mempermudah pergantian pada gigi mobil dan merawat komponen-komponen transmisi agar terhindar dari resiko aus. Sama halnya dengan oli mesin, oli trasnmisi dibutuhkan pergantian berkala namun dengan waktu yang sedikit lebih panjang. Oli trasnmisi dapat digunakan pada mobil manual maupun mobil matic, hanya saja terdapat sedikit kegunaan yang berbeda.
Pada mesin transmisi mobil manual, oli hanya berfungsi sebagai pelumas yang bertugas melancarkan kerja komponen pada mesin saja. Sedangkan pada mesin transmisi mobil matic, oli tidak hanya bekerja sebagai pelumas melainkan dapat menghantarkan mekanisme perpindahan gigi secara otomatis. Baca juga: perawatan mobil matic

Untuk masalah harga, oli transmisi berkisar antara Rp. 50.000- Rp. 80.000 untuk mobil manual sedangkan Rp. 100.000- Rp. 200.000  untuk oli transmisi mobil matic. Proses pergantian oli transmisi dapat anda lakukan pada bengkel-bengkel mobil terdekat. Beberapa mobil tidak menyediakan tangkai oli yang digunakan untuk memeriksa dan mengisi transmisi. Jenis mesin transmisi seperti ini dinamakan tamper-roof atau jenis mesin yang terlindungi dari bahaya perubahan yang dilakukan oleh perusahaan manufaktur. Sehingga yang dapat menggantinya hanyalah produsen mobil tersebut ketika jadwal servis mobil anda.


3. Oli Gardan
Oli gardan berfungsi pelumas yang  menghubungkan transmisi ke gardan agar kinerja mesin lancar. Apabila anda mendengar bunyi dengung pada mobil anda, hal ini dapat menandakan bahwa oli gardan mulai berkurang dan menjadi lebih encer. Letak oli gardan berada di bagian bawah mobil. Sama seperti oli lainnya yang membutuhkan pergantian, oli gardan biasanya membutuhkan pergantian pada 10-20 ribu kilometer atau sekitar 2-3 kali pergantian oli mesin.

Untuk masalah harga , oli gardan hanya berkisar antara Rp. 50.000 – Rp 100.000 tergantung dari jenis merk nya. Yang harus anda perhatikan dalam pemilihan oli gardan adalah kekentalan oli gardan  harus sesuai dengan yang disarankan pabrikan mobil.

4. Oli Rem
Oli rem atau yang lebih dikenal dengan minyak rem memiliki fungsi yang cukup penting dalam sistem pengereman karena akan mempengaruhi fungsi pengereman pada mobil anda. Apabila suplai oli mobil anda lancar maka akan membuat tenaga hidrolik yang diaktifkan oleh silinder master menjadi lebih baik. Tenaga hidrolik ini digunakan untuk menghentikan putaran keempat roda dari tromol atau untuk menjepit cakram

Dalam pemilihan oli rem pastikan untuk memilih jenis minyak rem yang tidak memiliki sifat yang berubah drastis dalam suhu tinggi dan dapat melindungi komponen rem mobil dari bahaya berkarat. Untuk masalah pergantian oli rem, pemilik kendaraan disarankan untuk mengganti minyak rem mobil anda kurang lebih dua sampai tiga tahun.
Yang perlu anda perhatikan ketika melakukan pergantian minyak rem adalah, pada saat kadar oli rem lebih rendah dari garis “min” atau “add” hal ini menandakan bahwa anda harus menambahkan oli rem baru. Apabila terdapat masalah minyak rem yang sangat berkurang bahkan habis ini dapat dikarenakan oleh masalah sistem rem secara keseluruhan seperti bantalan rem yang sudah habis terpakai.

Poin penting lainnya adalah warna oli rem. Warna oli rem yang masih baik adalah yang berwarna kuning muda jernih. Apabila warna oli rem anda cokelat atau hitam hal ini berarti oli rem anda telah tercampur kotoran. Tidak cukup apabila anda hanya menambahkan oli rem baru. Anda harus membuang oli rem yang lama dengan oli rem yang baru. Selain itu, bila oli rem mobil anda masih dalam kadar yang cukup dan masih memiliki warna yang bagus anda tidak perlu melakukan pergantian atau penambahan kecuali bila mobil anda telah dijadwal untuk pemeriksaan rutin.
Untuk pemilihan oli rem pastikan yang sesuai dengan kendaraan anda, pada umumnya kendaraan biasanya memakai oli rem standar berbahan dasar glikol yaitu DOT 3 atau DOt 4. Namun untuk beberapa mobil tertentu memakai DOT 5 yang berbahan dasar silikon. Anda tidak boleh mencampur oli mesin anda dengan jenis yang berbeda. Pastikan untuk memilih oli mesin yang tepat sesuai dengan kendaraan anda.

5. Oli Power Steering
Mobil yang diproduksi sekitar tahun 90-an masih menggunakan power steering konvensional. Power steering merupakan sistem kemudi kendaraan yang menggunakan tenaga hidrolik untuk meringankan setir kendaraan mobil anda. Sistem power steering terdiri atas beberapa bagian seperti rack dan pinion serta tabung yang berisi oli diatas pompa.
Fungsi dari oli power steering ini sebagai pompa hidraulik yang dapat meringankan pengguna kendaraan untuk mengendalikan setir mobil. Jika kadar oli power steering tidak cukup, hal ini dapat membuat setir lebih berat dan pompa atau rack dan pinion dapat menjadi rusak
Untuk penambahan oli power steering lakukan seperlunya sesuai dengan keadaan mobil anda. Warna oli yang normal dan baik adalah bening dan berwarna oranye atau sedikit merah muda. Apabila oli power steering anda berwarna cokelat atau hitam hal ini dapat menandakan oli anda telah terkontaminasi dengan karet-karet dari selang atau seal dan ring. Segera bawa mobil anda ke bengkel terdekat untuk melakukan pemeriksaan apakah terdapat kerusakan power steering atau tidak.
Pastikan agar tidak salah menuangkan oli yang bukan pada tempatnya. Pilihlah oli yang berkualitas agar dapat merawat komponen-komponen dalam mobil anda. Jika anda masih belum memahaminya anda dapat membawa mobil anda ke bengkel terdekat dan melakukan pemeriksaan rutin. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan membantu anda.

Kamis, 27 Oktober 2016

Hati-Hati, Ternyata Kondisi Ban Mobil Bisa Sebabkan BBM Boros

Memiliki kendaraan roda empat memang memiliki kesan yang mendalam bagi si pemiliknya, selain karena tingginya tingkat kenyamanan di jalan ketika berkendara, memiliki mobil juga mampu menunjukkan status seseorang serta menambah tingginya rasa percaya diri bagi pemiliknya.

Jika anda memiliki kendaraan dengan konsumsi bahan bakar yang sangat boros seperti keran air ini tentu saja membuat kita menjadi kurang nyaman, dan kebiasaan orang indonesia dalam membeli kendaraan selain melihat dari segi merk dan kualitas, juga melihat dari sisi hematnya konsumsi bahan bakar mobil yang dibelinya.
Ternyata, kondisi ban dari kendaraan Anda bisa menjadi salah satu penyebab mobil mengkonsumsi lebih banyak bahan bakar. Kondisi ban mobil seperti kekurangan tekanan angin, membuat permukaan ban jadi melebar sehingga friksi antara ban dan jalanan jadi semakin tinggi. Hal inilah yang kemudian menyebabkan kinerja mesin jadi lebih berat.

Sedangkan kondisi lainnya seperti permukaan ban botak, bisa juga menjadi salah satu penyebab bahan bakar kendaraan menjadi boros. Akibat tidak adanya traksi permukaan ban yang maksimal sehingga membuat kinerja mesin juga bekerja lebih berat.

"Kondisi ban yang kekurangan tekanan angin dan botak secara teknis bisa menyebabkan konsumsi bahan bakar jadi lebih boros." jelas, Taufik mekanik salah satu bengkel di Bekasi, Jawa Barat.
Ia menerangkan, banyak pemilik kendaraan baik sepeda motor maupun mobil yang masih kurang peduli terhadap kondisi tersebut. Meskipun ada dampak lain dari risiko keselamatan bagi pengendara maupun pengemudi kendaraan.

Namun perlu diperhatikan juga, untuk tekanan angin yang berlebih akan berdampak kerugian dimana traksi ban hanya terjadi di bagian tengahnya saja, sehingga membuat kembangan ban habis tidak merata.

Selain itu tekanan angin yang tinggi, bisa juga menyebabkan terjadinya pemuaian yang tidak stabil saat suhu panas. Kondisi ini bisa sebabkan ban meledak. Selain keselarasan ban mobil, kinerja bearing roda juga mempengaruhi laju pergerakan roda mobil dan membuat konsumsi bahan bakar ini lebih boros.

"Baiknya gunakan tekanan angin sesuai ketentuan yang sudah diberikan pabrikan." pungkas Taufik.

Selain ban mobil, Yang paling kentara disini adalah perubahan velg dari yang standard berbahan aluminium diganti dengan velg berbahan besi, berdiameter besar dan tentu saja beratnya akan semakin bertambah. Dan untuk bisa menggerakkannya dibutuhkan tenaga yang tinggi pula dan imbasnya adalah konsumsi bahan bakar menjadi boros. Termasuk juga bila kalian tetap mempertahankan ban yang sudah aus untuk tetap dipakai.
Salah satu penyebab kenapa mobil menjadi boros bahan bakar lainnya adalah bisa dilihat dari kondisi busi yang sudah tidak bagus, busi yang kondisinya sudah tidak bagus biasanya percikan bunga api yang dihasilkan tidak terpusat pada satu titik melainkan menyebar sehingga kondisi ini mempengaruhi kesempurnaan dari proses pembakaran.
Dan sebenarnya banyak sekali faktor lain kenapa konsumsi bahan bakar menjadi boros seperti mobil jarang servis, mengubah setelah karburator ( jika mesin masih menggunakan karburator ), dan lain sebagainya.

Inilah Alasan-Alasan Mengapa AC Mobil Anda Tidak Dingin Lagi

Air Conditioner atau lebih sering disingkat AC, tentu punya peranan utama yang sangat penting dalam mobil. 


Ya, bayangkan saja kalau mobil anda AC-nya dalam kondisi rusak, dan anda sedang terjebak macet disiang hari. tentu hal itu bagaikan mimpi buruk yang tidak anda inginkan sama sekali.
Air conditioner yang ditempatkan dalam mobil Anda ditujukan agar bisa memberikan udara sejuk ketika cuaca di luar mobil sangat panas. Namun bila sampai AC di dalam mobil kurang terasa dingin atau bahkan tidak lagi panas, tentunya ada masalah tertentu yang harus segera diatasi.

Nah, berikut ini beberapa faktor yang harus Anda perhatikan bila AC mobil terasa kurang dingin atau tidak lagi dingin. Faktor yang pertama adalah karena freon kurang atau habis. Bila tidak ada kebocoran maka freon itu tidak akan pernah berkurang atau bahkan habis. Perhatikan apakah terjadi kebocoran atau tidak.

Faktor yang kedua adalah karena kondensor dan radiator kotor. Masalah bisa diatasi dengan membersihkan bagian ini. kemudian, AC tidak lagi dingin mungkin juga disebabkan karena motor fan lemah, mati atau bahkan meleleh. Selain itu, Overheating pada mesin juga berpengaruh terhadap AC karena tingginya temperatur mesin.

Faktor lainnya adalah karena agnetic clutch yang mati atau terbakar dan rusak. Magnetic clutch jika mati menyebabkan armature assembly tidak terhubung dengan puli kompressor ac yang berputar dengan mesin. Selain itu tekanan freon yang overheat bisa juga membuat AC kurang dingin. Hal ini karena tekanan pada system AC berlebihan akan menyebabkan Condensor jadi over heat sehingga membuat Kompresor jadi kepanasan secara otomatis kinerja ac akan menurun. Bisa juga karena faktor kelebihan oli kompressor, bahkan faktor kompressor yang aus atau jebol juga harus diperhatikan.

Bila ada masalah pada thermistor atau termostart maka AC mobil sudah pasti tidak akan lagi dingin. Thermistor cooler merupakan peraba suhu di dalam rumah evaporator yang berfungsi untuk membaca perubahan temperatur kemudian di teruskan ke amplifier untuk mengatur waktu cut off dari kompressor.
Perhatikan pula faktor dimana evaporator menjadi kotor. Dan faktor terakhir adalah karena saluran air box evap tersumbat. Bila saluran buang air kondensasi tersumbat maka box evap akan penuh dengan air, berembun dan air akan menetes di bawah dashboard membasahi karpet mobil. Dengan air kondensasi memenuhi rumah evap mengakibatkan aliran udara dari blower terhambat.
Namun tidak hanya pengaruh dari dimensi-dimensi mobilnya saja, faktor eksternal pun juga dapat mempengaruhi keadaan interior mobil, misalnya saja di dalam mobil yang berkapasitas 7 orang anda memasukkannya dengan 9 orang, terlebih yang mengisi mobil tersebut adalah orang dewasa, jadi hal tersebut akan mengurangi kemampuan kerja AC. Tak hanya itu, cuaca panas yang ekstrim juga dapat menyebabkan kemampuan kerja AC yang membuatnya berkerja tidak maksimal.

Bila Anda menemukan salah satu faktor diatas terjadi pada AC mobil Toyota kesayangan Anda, maka AC akan menjadi tidak dingin atau kurang dingin. Jadi anda bisa dengan mudah mendeteksi dan dengan sesegera mungkin memperbaikinya demi meminimalisir kerusakan yang lebih lagi.

Ketahui Fungsi Lampu ‘Hazard’ Yang Sesungguhnya

Ketidaktahuan akan fungsi dan makna dari berbagai komponen mobil Anda bisa jadi sangat berbahaya. 

Salah satunya adalah penyalahgunaan lampu hazard pada mobil Toyota.

Hal ini pun coba diluruskan oleh Divisi Humas Mabes Polri, yang merilis informasi tentang penggunaan lampu darurat ini. 

Termasuk aturan perundang-undangan, fungsi, dan waktu yang tepat untuk mengaktifkannya.

Dikatakan dalam media sosial Facebook, Hazard Lamp(lampu darurat) atau biasa disebut lampu hazard adalah lampu yang hidup bersamaan ketika tombol (bergambar segitiga merah) ditekan. 

Fungsi utamanya adalah penanda keadaan darurat yang dialami oleh pengemudi.

Hal tersebut tertulis dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, Pasal 121 ayat 1 yang menyatakan, ”Setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan".

Maksud ”isyarat lain” adalah lampu darurat dan senter. Lalu kata ”keadaan darurat” diartikan sebagai kendaraan dalam keadaan mogok, mengalami kecelakaan lalu lintas, atau sedang mengganti ban.

Nah, yang ditekankan oleh Polri dan untuk menjadi perhatian pengemudi, terdapat kebiasaan yang menyalahgunakan fungsi lampu hazard. Di antaranya sebagai berikut:

Pertama, menggunakan saat hujan. Ini hanya akan membingungkan pengemudi di belakang karena saat lampu hazard dinyalakan, lampu sein tidak berfungsi. Pengemudi cukup berhati-hati saja saat hujan atau dengan menghidupkan lampu utama.

kemudian, saat memberi tanda lurus di persimpangan. Ini tidak perlu, karena dengan tanpa menghidupkan lampu sein berarti sudah menandakan akan bergerak lurus.

Ketika berada di lorong gelap. Misalnya masuk terowongan, hazard tidak perlu dinyalakan karena tidak ada efeknya. Yang ada hanya membingungkan kendaraan di belakang.

Cukup menyalakan lampu senja atau lampu utama, karena lampu merah di belakang mobil sudah menyala yang artinya memberi tanda bahwa ada mobil di depan.

Jika dalam kondisi berkabut. Cukup menyalakan lampu kabut (fog lamp) yang berwarna kuning atau lampu utama.

”Dengan mengetahui hal-hal yang disebutkan di atas, diharapkan para pengguna jalan dapat lebih cerdas dalam mengemudi. Tidak mengikuti kebiasaan yang lumrah namun salah,” begitu pesan yang ditulis Humas Mabes Polr

Selasa, 25 Oktober 2016

Empat Penyebab Mesin Overheat





Overheat mesin sepertinya sudah bukan hal baru yang asing di telinga para pengemudi mobil. Beberapa bahkan telah mengalami kejadian dimana mobil bermasalah dan ternyata dikarenakan mesin overheat hingga timbul asap mengepul dari kap mesin dan mobil pun mogok. Bagi pemilik mobil lawas, ada empat penyebab mesin mobil sampai overheat. Berikut ini adalah penyebab mesin overheat serta penanganannya.

Penyebab yang sangat umum dan paling gampang ditemukan adalah radiator. Kebanyakan, mesin mobil overheat disebabkan cairan pada radiator hampir habis. Anda harus melakukan pengecekan cairan radiator secara rutin. Mengecek cairan radiator tidak membutuhkan waktu lama. Anda hanya perlu melihat volume airnya, jika tidak sesuai dengan standar maka segera tambahkan cairan sebelum mesin mobil dinyalakan.

Jika air radiator cepat habis, maka ada yang salah dengan komponen radiator mobil. Biasanya ada bagian yang bocor karena adanya karat yang rontok lalu membuat lubang di dalamnya. Selain masalah kebocoran, Anda juga harus memeriksa apakah radiator kotor atau tidak. Kotoran yang menyumbat sirkulasi air juga bisa memicu volume cairan radiator cepat habis. Periksalah selang-selang radiator, pastikan tak ada kotoran yang menyumbat sehingga tidak menimbulkan masalah pada mobil.

Bagian lain yang bisa menyebabkan mesin overheat adalah thermostat yang rusak. Fungsi thermostat adalah menstabilkan arus air yang berputar jika thermostat tidak bisa bekerja dengan baik, maka suhu mesin tidak stabil. Alhasil, mesin mengalami overheat.

Selain radiator dan thermostat, ada satu lagi bagian vital yang berhubungan dengan cairan yakni water pump. Seperti namanya, fungsi komponen ini adalah memompa air ke mesin untuk proses pendinginan. Biasanya, water pump akan rusak jika sudah terlalu laam digunakan.

Oleh karena itu, periksalah secara rutin untuk menghindari water pump berkarat hingga tak dapat bekerja dengan maksimal karena hal itu dapat memicu suhu mesin meninggi dan terjadilah overheat dalam cairan radiator . air tanah / air biasa / air sumur tidak kita sadari ternyata didalamnya banyak terkandung logam atau mineral , dalam waktu yang terus menerus akan menyebabkan ' kerak ' pada elemen radiator. Sebaiknya ada mencari air yang bebas logam , lebih baik dengan air hasil sulingan AC atau air dalam kemasan dan cairan coolant radiator. Namun jika sudah bertahun tahun menggunakan air biasa lalu anda ganti dengan cairan coolant bisa jadi malah merontokkan kerak dalam radiator sehingga bisa menyumbat. 

Jika anda menggunakan non coolant maka maksimal sebulan sekali harus di ganti , kemungkinan kurang dari 1 bulan , air sudah berubah warna menjadi keruh. jika menggunakan coolant , pastikan anda memilih yang berkualitas dan perawatan secara berkala. Lalu kualitas oli cepat berkurang, oli yang tidak berkualitas dipastikan tidak akan tahan panas, karena tidak tahan panas ,secara otomatis oli akan menguap dan berkurang dengan cepat , mesin yang kekurangan oli menyebabkan kinerja mesin lebih kasar karena gesekan pada mesin , dan geekan yang terus menerus dapat membuat suhu mesin anda cepat dan lebih panas dari biasannya / normalnya. Dan jika oli yang anda pakai untuk mobil cepat berkurang , dan kali ini bukan karena oli jelek , pastikan mesin anda tidak bocor, dan tidak berasap putih.

Hindari Trik-trik Ini Ketika Mencuci Mobil





Salah satu cara merawat mobil agar terlihat lebih indah dan terjaga keawetan catnya adalah dengan mencuci mobil. 
Beberapa orang lebih memilih untuk mencuci mobilnya sendiri daripada membawanya ke salon mobil.
Namun, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ada beberapa trik yang kerap dilupakan atau bahkan tidak diketahui oleh para pemilik mobil. Biasanya, pemilik justru akan menemukan baret atau goresan pada bodi mobil.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk mendapatkan hasil yang maksimal setelah mencuci mobil di rumah. Hal pertama yang harus dicatat adalah arah ketika mencuci mobil, cucilah mobil dari atas ke bawah.
Tujuan mencuci mobil dari atas ke bawah adalah agar semua kotoran ikut terbawa air dan tidak tetap melekat di bodi yang nantinya bisa menyebabkan baret ketika dilap. Kotoran mobil yang paling banyak ada di bagian bawah, oleh karena itu siram mobil dari atas ke bawah hingga debu-debu ikut turun.

Jadi, ketika Anda mencuci mobil dengan cara berputar justru bisa membuat debu dan kotoran kembali terangkat keatas. Pasir atau kerikil yang ada di bagian bawah bisa terangkat keatas dan menimbulkan baret dimana-mana.
Tempat mencuci mobil juga harus diperhatikan, hindari mencuci mobil di bawah terik matahari langsung. Alasannya adalah terik matahari bisa membuat busa sampo mengering sebelum sempat dibilas sehingga membuat cat mobil kusam atau warnanya memudar di tempat - tempat tertentu.

Setelah mencuci, mengeringkan mobil pun tidak bisa sembarangan. Jika ingin cepat selesai, Anda bisa mengerahkan dua tangan. Gunakan lap microfiber khusus pengeringan di satu tangan, dan microfiber atau cotton di tangan lain. Dengan begitu, proses pengeringan mobil bisa lebih cepat dan tidak menimbulkan kusam di cat mobil bagian-bagian tertentu.

kesalahan yang sering terjadi saat mencuci mobil yaitu dengan menggunakan satu ember air saja. hal ini cukup jelas bahwa mencuci dengan satu ember akan membuat air bercampur dengan kotoran sehingga nantinya akan  merusak cat mobil anda
yang perlu anda lakukan  yaitu gunakan 2 ember air bersih, dan satu ember bisa anda gunakan untuk menaruh cairan sabun dan satunnya lagi untuk membilas spon atau lap untuk mencuci, jika mengunakan 2 ember mobil anda akan terhindar dari resiko terkena kotoran yang bercampur dengan air sabun yang berada di ember pertama

yang perlu di perhatikan lagi yaitu mencuci mobil dengan menggunakan sabun lain guna menghemat pengeluaran. nah jika anda termasuk dalam kategori ini maka berhentilah dari kebiasaan menggunakan sabun lain, dan setidaknnya anda beralih menggunakan sabun khusus mobil. jika anda menggunakan sabun khusus, cairan yang terkandung di dalam sabun colek cukup berakibat fatal untuk cat mobil, sehingga sangat beresiko untuk body mobil anda.

cara mencuci mobil yang baik akan membuat tampilan terjaga. mobil yang bersih akan terlihat nyaman dan menarik, anda juga bisa melakukan pencucian mobil minimal seminggu sekali, dan jangan sampai anda menumpuk kotoran pada mobil anda, hal tersebut bisa mengakibatkan kotoran menempel dan sulit untuk di bersihkan, jika bagian luar terkena bahan kimia maka segeralah untuk membersihkan. penggunaan bahan kimia yang salah akan membuat cat pudar. bahkan dapat mengakibatkan body mobil anda pecah pecah.jika seperti itu pastinnya anda akan mengeluarkan biaya lebih untuk perbaikan mobil anda. Demikian terimakasih

Pantangan Cuci Mobil Pakai Spons





Pemilik mobil memiliki cara berbeda-beda dalam menangani mobil kesayangan mereka. 

Teknik mencuci mobil juga cukup bervariasi. Sayangnya, ada beberapa cara mencuci mobil yang sebenarnya tidak direkomendasikan untuk dilakukan karena justru membuat hasilnya tidak maksimal.

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah mencuci mobil menggunakan spons. Bentuknya yang mudah digenggam serta lembut membuat banyak orang menganggap spons sangat cocok digunakan untuk mencuci mobil.

Pada kenyataannya, spons justru dapat menimbulkan baret pada bodi mobil. Hal ini disebabkan karena spons memiliki struktur yang banyak celahnya sehingga pasir atau kotoran lain dengan mudah mengendap.

Butiran-butiran keras yang ada di dasar spons pun pasti akan ikut menrayapi bodi mobil ketika spons digunakan menggosok permukaan tersebut. saat terkena sinar matahari, baret akan kelihatan.

Alternatif yang bisa digunakan untuk mencuci mobil adalag lap sarung tangan microfiber atau wash mitt microfiber. Alat ini tidak memiliki permukaan datar dan berlubang seperti halnya spons. Sehingga bisa dipastikan tidak ada pasir atau butiran keras yang mengendap pada lap.

Ditambah lagi, lap yang menyerupai sarung tangan ini lebih mudah dan nyaman digunakan. Cara mencuci mobil menggunakan lap ini memiliki langkah-langkah yang sama dengan saat mencuci mobil seperti biasanya.

jika spons yang dibasahi air sabun diperas, akan keluar buih dari lubang-lubang halus pada permukaan spons. Ternyata pori-pori itulah yang membuat spons tidak cocok dipakai sebagai alat untuk mencuci mobil.

Apabila busa tersebut jatuh ke tanah atau lantai garasi Anda, jangan langsung dilanjutkan penggunaannya. Bilas dahulu spons dengan air sampai bersih. Saat terjatuh, partikel kotoran seperti debu dan pasir halus akan terserap oleh pori-pori spons tersebut. sehingga saat menyapu bodi kendaraan dengan sabun akan membuat cat tergores.

Sebaiknya gunakan spons yang berbeda untuk membersihkan bagian atas dan bawah mobil Anda. Sisi bawah umumnya merupakan bagian mobil yang paling kotor akibat debu rem dan cipratan air kotor yang menempel di sekitarnya .
Apabila menggunakan spons yang sama di bagian atas , dapat mengakibatkan kaca berminyak dan mengganggu pandangan di saat hujan.

Mulai sekarang , sebaiknya beralihlah dari menggunakan spons ke kain micro fiber. Karena strukturnya yang sangat rapat , butiran pasir dan kotoran padat tidak akan mengendap pada kain tersebut namun tetap dapat menghasilkan buih sabun. Pemakaiannya pun lebih mudah ketimbang spons karena saat ini sudah banyak beredar kain micro fiber yang berbentuk menyerupai sarung tangan .

Jika sudah menggunakan kain micro fiber, perhatikan jenis sabun untuk mencuci mobil atau motor Anda. Lebih baik menggunakan sabun cair dan menghindari menggunakan sabun jenis detergen .
Yang perlu diingat adalah untuk tidak menggunakan deterjen karena berpotensi merusak cat mobil. Teknik menghindarkan bodi mobil dari goresan dan baret adalah dengan menyemprotkan air terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar debu, pasir, serta kotoran lainnya turun dan rontok sehingga saat mobil dicuci tidak akan menggores bagian mobil yang lain.

Setelah mengetahui teknik serta bahan apa yang baik digunakan untuk menjaga keindahan cat mobil, Anda sekarang lebih aman dalam mencuci mobil sendiri di rumah.

Cara Deteksi Kerusakan Mobil Matic


Mobil matic kerap kali disebut mobil yang lebih ringkih daripada mobil manual. Padahal, sebenarnya mobil matic justru lebih tangguh dan kuat karena banyak mobil matic yang usianya lebih dari 10 tahun, tapi masih andal di jalan.
Adanya anggapan mobil matic lebih ringkih adalah karena beberapa orang memilih membeli mobil matic bekas. Perawatan yang tidak teratur dari pemilik sebelumnya, atau penjualnya, membuat mobil tidak enak saat digunakan hingga timbul masalah kerusakan pada komponen-komponen mobil.
Perawatan berkala secara rutin dapat membuat mobil matic awet dan berumur panjang. Selain perawatan, cara lain agar mobil matic tetap awet adalah dari cara mengemudi.
Sebenarnya, mendeteksi kerusakan awal pada mobil matic bisa dilakukan sendiri, tanpa harus pergi ke bengkel. Ketika memasukkan gigi, atau saat menginjak pedal gas dalam-dalam, rasakan hentakan atau getaran saat mobil berjalan.
Jika terasa getaran atau hentakan selama mobil berjalan, namun perpindahan tuas masih mulus, mobil bisa lanjut berjalan. Berbeda jika mulai timbul entakan kasar, sebaiknya mobil dimasukkan bengkel agar dapat diperiksa lebih lanjut.
Cara mendeteksi kerusakan selanjutnya adalah merasakan perpindahan gigi otomatis di tiap perpindahan percepatan. Untuk jenis AT akan terasa mengayun saat transmisi normal, sedangkan untuk jenis CVT akan terasa mulus.
Biasanya, saat terdapat kerusakan pada mobil, perpindahan transmisi akan terganggu atau muncul bunyi aneh dari dalam transmisi.
Biasanya tarikan mobil terasa berat , anda akan merasakannya saat di perjalanan , yaitu menghentak hentak saat di perjalanan , kerusakan ini memang sangat umum yang ada di mobil matic ,jenis transmisi berjenis elektrik , cobalah untuk menyambungkan engine scanner dengan soket OBD , dan anda bisa melihat kerusakan langsung di monitor scanner , umumnya adalah solenoid pressure atau bisa di bilang TCM speed sensor.
Bila masih matic manual atau konvensional , hal yang menyebabkan kerusakan paling umum adalah oli yang bocor atau oli yang sudah aus dan kotor sehingga akhirnya membuat tekanan oli tak mampu mengangkat perpindahan gigi pada RPM yang sesuai , dan sudah dipastikan getar mobil akan berpindah pada putaran mesin tinggi , lalu mobil akan terasa menyentak.
Mobil tiba tiba tidak bisa mundur ? bagaimana bila mobil tidak bisa bergerak ke arah belakang atau tidak bisa mundur , sudah pasti ini sangat menyulitkan bagi pengendara mobil, dan mobil pun juga susah untuk di parkir. gejala tidak bisa bergerak mundur ini sudah cukup sering terjadi dan terindikasi bila komponen mekanikal atau eletrik pada sistem transmisi.
Anda juga bisa mendeteksi kerusakaan ini, biasanya untuk transmisi matik elektrik.cobalah untuk melepaskan beberapa sensor supaya menciptakan kondisi error pada sistem elektriknya. dan bila mobil bisa berjalan mundur , berarti kerusakannya terjadi pada perangkat elektroniknya dan juga kabel selenoid yang putus dan  kehilangan stroom. bila terjadi pada model matik konvensional dimungkinkan kerusakan pada mekanikal transmisi umumnya terjadi pada rasio gigi mundurnya.
Cara terakhir adalah dengan melakukankick down saat mobil melaju. Kick downyaitu menginjak pedal gas dalam-dalam dengan cepat ketika mobil digunakan. Jika mobil masih responsive, maka tak ada kerusakan pada mobil.
Jika mobil sudah tidak responsive, bisa dipastikan transmisi mobil mengalami kerusakan. Segera bawa mobil ke bengkel untuk menghindari timbulnya masalah lain.