Tampilkan postingan dengan label Sistem AC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem AC. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Oktober 2016

Inilah Alasan-Alasan Mengapa AC Mobil Anda Tidak Dingin Lagi

Air Conditioner atau lebih sering disingkat AC, tentu punya peranan utama yang sangat penting dalam mobil. 


Ya, bayangkan saja kalau mobil anda AC-nya dalam kondisi rusak, dan anda sedang terjebak macet disiang hari. tentu hal itu bagaikan mimpi buruk yang tidak anda inginkan sama sekali.
Air conditioner yang ditempatkan dalam mobil Anda ditujukan agar bisa memberikan udara sejuk ketika cuaca di luar mobil sangat panas. Namun bila sampai AC di dalam mobil kurang terasa dingin atau bahkan tidak lagi panas, tentunya ada masalah tertentu yang harus segera diatasi.

Nah, berikut ini beberapa faktor yang harus Anda perhatikan bila AC mobil terasa kurang dingin atau tidak lagi dingin. Faktor yang pertama adalah karena freon kurang atau habis. Bila tidak ada kebocoran maka freon itu tidak akan pernah berkurang atau bahkan habis. Perhatikan apakah terjadi kebocoran atau tidak.

Faktor yang kedua adalah karena kondensor dan radiator kotor. Masalah bisa diatasi dengan membersihkan bagian ini. kemudian, AC tidak lagi dingin mungkin juga disebabkan karena motor fan lemah, mati atau bahkan meleleh. Selain itu, Overheating pada mesin juga berpengaruh terhadap AC karena tingginya temperatur mesin.

Faktor lainnya adalah karena agnetic clutch yang mati atau terbakar dan rusak. Magnetic clutch jika mati menyebabkan armature assembly tidak terhubung dengan puli kompressor ac yang berputar dengan mesin. Selain itu tekanan freon yang overheat bisa juga membuat AC kurang dingin. Hal ini karena tekanan pada system AC berlebihan akan menyebabkan Condensor jadi over heat sehingga membuat Kompresor jadi kepanasan secara otomatis kinerja ac akan menurun. Bisa juga karena faktor kelebihan oli kompressor, bahkan faktor kompressor yang aus atau jebol juga harus diperhatikan.

Bila ada masalah pada thermistor atau termostart maka AC mobil sudah pasti tidak akan lagi dingin. Thermistor cooler merupakan peraba suhu di dalam rumah evaporator yang berfungsi untuk membaca perubahan temperatur kemudian di teruskan ke amplifier untuk mengatur waktu cut off dari kompressor.
Perhatikan pula faktor dimana evaporator menjadi kotor. Dan faktor terakhir adalah karena saluran air box evap tersumbat. Bila saluran buang air kondensasi tersumbat maka box evap akan penuh dengan air, berembun dan air akan menetes di bawah dashboard membasahi karpet mobil. Dengan air kondensasi memenuhi rumah evap mengakibatkan aliran udara dari blower terhambat.
Namun tidak hanya pengaruh dari dimensi-dimensi mobilnya saja, faktor eksternal pun juga dapat mempengaruhi keadaan interior mobil, misalnya saja di dalam mobil yang berkapasitas 7 orang anda memasukkannya dengan 9 orang, terlebih yang mengisi mobil tersebut adalah orang dewasa, jadi hal tersebut akan mengurangi kemampuan kerja AC. Tak hanya itu, cuaca panas yang ekstrim juga dapat menyebabkan kemampuan kerja AC yang membuatnya berkerja tidak maksimal.

Bila Anda menemukan salah satu faktor diatas terjadi pada AC mobil Toyota kesayangan Anda, maka AC akan menjadi tidak dingin atau kurang dingin. Jadi anda bisa dengan mudah mendeteksi dan dengan sesegera mungkin memperbaikinya demi meminimalisir kerusakan yang lebih lagi.

Selasa, 08 Maret 2016

Periksa Magnetic Clutch, Siapa Tahu Penyebab AC Tidak Dingin

Magnetic clutch bisa jadi salah satu faktor penyebab air conditioner (AC) tiba-tiba terasa tak dingin.

Terdapat banyak penyebab air conditioner (AC) tiba-tiba terasa tak dingin. Bisa jadi penyebabnya datang dari magnetic clutch kendaraan Anda.
Magnetic clutch sendiri merupakan komponen yang menghubungkan putaran mesin dengan kompresor AC. Peranti ini terhubung oleh tali kipas yang memutarnya hingga menghasilkan arus listrik. Aliran listrik tersebut akan menarik pusat magnetic clutch menempel ke kompresor AC.
Terdapat beberapa gejala akibat kerusakan magnetic clutch, antara lain AC tidak dingin meski blower tetap hidup, putaran mesin naik ketika AC mulai memanas, hingga bunyi logam yang bergesekan.
Untuk memastikannya Anda bisa memeriksa komponen ini dengan memberikan arus listrik langsung dari aki. Apabila pusat magnetic clutch tidak tertarik ketika diberi arus, bisa dipastikan terjadi masalah.
Cara lain yaitu menggunakan test pen. Periksa arus yang mengalir menuju magnetic clutch ketika AC menyala. Apabila terdapat daya, namun magnetic clutch tak bekerja, ada baiknya segera periksakan kendaraan Anda ke bengkel.

Kamis, 18 Februari 2016

Penyebab AC kurang dingin

ac mobilAC atau air conditioning adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mensirkulasikan udara, mengatur suhu dan kelembaban udara sesuai dengan yang kita inginkan. Secara umum AC mempunyai dua fungsi yaitu memanaskan udara (disebut heater) dan fungsi untuk mendinginkan udara (disebut cooler). AC pada saat ini merupakan kebutuhan pokok untuk menemani perjalanan, sehingga didalam kabin Anda bisa merasa nyaman dan tidak gerah.
Tetapi seiring dengan waktu berjalan terkadang kita AC menjadi kurang dingin meskipun suhu sudah diset pada temperatur maksimal cool. Adapun penyebab AC menjadi kurang dingin antara lain yaitu :
1. Jumlah freon berkurang
Freon adalah istilah dari cairan atau gas yang diisikan pada sistem AC. Pada sistem AC terdapat berbagai siklus yang menyebabkan cairan freon ini mengalami perubahan wujud dan temperatur. Freon ini akan selalu bersirkulasi selama AC dihidupkan. Apabila jumlah freon yang bersirkulasi dalam sistem berkurang, maka kemampuan untuk mendinginkan udara juga berkurang, sehingga yang dirasakan adalah hembusan udara AC menjadi tidak dingin.
2. Filter AC kotor / tersumbat
Untuk kendaraan sekarang, sebagian besar sistem AC sudah dilengkapi dengan filter AC. Filter ini terbuat dari bahan semacam kertas, yang dibuat bergelombang untuk memperluas permukaan. Adapun fungsi dari filter AC ini adalah untuk menyaring debu di ruang kabin, sehingga udara yang keluar dari lubang AC di dashboard ( register AC ) menjadi bersih. Apabila kondisi filter ini kotor maka akan menghalangi udara yang dialirkan ke register, sehingga alirannya menjadi kecil dan tidak mampu mendinginkan area sekitar.
3. Evaporator kotor / defroster
Evaporator berfungsi untuk menyerap panas di dalam kabin, dengan cara mensirkulasi udara kabin melewati evaporator, sehingga udara yang keluar dari evaporator menjadi dingin. Apabila evaporator sudah kotor, maka penyerapan panas menjadi berkurang, karena terhalang oleh kotoran tersebut. Yang kita rasakan adalah suhu AC menjadi kurang dingin.
4. Kipas kondensor tidak bekerja maksimal / mati
Kipas kondensor berfungsi untuk membuang panas pada kondensor. Dengan cara ini refrigerant didalam sistem AC mengalami perubahan dari bentuk gas panas menjadi cairan hangat. Apabila putaran kipas kondensor lambat atau sudah tidak maksimal, maka freon tidak sepenuhnya menjadi cair sehingga efek pendinginan AC menjadi berkurang.
5. Sirkulasi freon tidak lancar
Pada saat AC dihidupkan, maka freon akan selalu bersirkulasi didalam sistem karena kerja dari kompresor AC. Seiring waktu pemakaian freon tersebut menjadi kotor dan jenuh. Kotoran ini dalam periode waktu tertentu akan berkumpul di dryer dan menganggu sirkulasi AC. Apabila aliran freon tidak lancar maka efek pendinginan AC akan berkurang.
6. Beban pendinginan lebih besar
Pernahkan Anda mengalami AC terasa tidak dingin pada saat isi penumpangnya banyak? Meskipun dalam kasus ini temperatur sudah diset max cool? Akan tetapi ketika dipakai sendiri dengan suhu tersebut sudah terasa dingin. Hal ini adalah normal, karena beban yang didinginkan lebih besar. Untuk mencapai suhu yang diseting membutuhkan waktu yang lebih lama. Efek yang terasa adalah AC menjadi kurang dingin.
7. Kompresor tidak bekerja
Kompresor berfungsi untuk mensirkulasikan freon di dalam sistem AC. Apabila terjadi kerusakan pada kompresor ini, maka aliran freon menjadi tidak lancar atau tidak bersirkulasi sama sekali. Jika hal ini terjadi maka AC menjadi tidak dingin. Adapun kerusakan yang mungkin terjadi pada kompresor antara lain tekanan lemah, bocor, atau tidak mau berputar sama sekali.
Demikian tadi beberapa hal penyebab AC kurang dingin. Untuk memastikan bahwa AC kendaraan Anda dalam kondisi baik silahkan dicek ke bengkel AC terpercaya di area terdekat. Semoga artikel ini bermanfaat!

8 masalah AC mobil dan penyebabnya

masalah ACSistem AC (air conditioner) merupakan salah satu fitur yang wajib tersedia di mobil saat ini. Dengan sistem AC, udara diatur suhunya, dibersihkan, dihilangkan kelembabannya dan disirkulasikan ke seluruh area kabin mobil. Dengan cara ini pengemudi dapat merasa nyaman saat mengendarai mobil meskipun temperatur di luar mobil sedang panas. Pada saat hujan turun, penggunaan AC akan mencegah terjadinya kabut menempel pada kaca yang dapat mengganggu visibilitas pengemudi. Akan tetapi, seiring dengan pemakaian, beberapa masalah di sistem AC muncul.
Berikut ini adalah beberapa masalah pada sistem AC yang sering dirasakan dan penyebabnya :
1. AC kurang dingin
Meski selektor temperatur AC sudah diputar pada maximal cool, akan tetapi pengemudi / penumpang masih terasa gerah / berkeringat. Hal ini dapat disebabkan beberapa hal, seperti jumlah cairan di sistem AC (freon) berkurang, pendinginan kondesor AC kurang maksimal, atau beban pendinginan yang melebihi dari kapasitas AC, semisal penumpang penuh, dan adanya kebocoran udara dari karet karet pintu dan kaca.
2. Mesin mati-mati saat AC dihidupkan
Saat switch AC dihidupkan, kompresor AC bekerja dan menambah beban pada mesin. Untuk mencegah agar putaran mesin tidak turun dan menjadi mati pada saat pedal gas tidak diinjak, maka dilengkapi dengan mekanisme idle up AC untuk menaikkan putaran mesin menjadi 850 -900 rpm. Jika ditemukan kondisi putaran mesin langsung turun saat switch AC dihidupkan, dapat dipastikan ada masalah pada sistem idle up AC.
3. Lantai menjadi basah beberapa saat setelah AC dihidupkan
Saat AC bekerja, kelembaban udara kabin akan diserap oleh evaporator dengan cara diembunkan. Kumpulan embun ini akan ditampung dibagian bawah evaporator dan dikeluarkan melalui saluran pembuangan /selang karet ke luar mobil. Hal ini dapat dilihat, ketika AC sedang hidup dan mobil sedang terparkir, ada tetesan air di lantai. Pada saat terjadi kebocoran pada saluran pembuangan semisal terlepas / tersumbat, cairan tidak dapat dikeluarkan dari dalam mobil, tetapi menetes di bagian karpet bawah dashboard. Yang terjadi adalah karpet lantai menjadi basah.
4. Hembusan udara kurang kencang
Saat AC bekerja, udara disirkulasikan oleh motor blower. Beberapa jenis kendaraan dilengkapi dengan filter AC untuk menyaring partikel debu, sehingga udara kabin menjadi lebih bersih. Terdapat pengaturan kecepatan motor blower oleh sebuah resistor blower. Jika selector blower sudah diposisikan hi, akan tetapi hembusan udara kurang kencang, dapat disebabkan oleh beberapa hal. Semisal filter AC kotor / tersumbat, motor blower lemah, atau ada masalah pada resistor blower.
5. AC tidak dingin sama sekali
Gejala ini hampir sama dengan gejala no 1 diatas, akan tetapi disini udara yang berhembus tidak dingin sama sekali. Jika Anda menemukan masalah seperti ini, penyebabnya bisa dari kerusakan pada kompresor AC, tali kipas kendor, cairan freon habis karena adanya kebocoran pada sistem AC, atau masalah kelistrikan di sistem AC.
6. Muncul kabut dari register AC
Munculnya kabut putih dari saluran keluar AC di dashboard (register AC) adalah fenomena normal. Kejadian ini mungkin tidak setiap saat terjadi, bahkan untuk jenis mobil yang sama. Fenomena ini terjadi saat terdapat kelembaban udara sangat tinggi didalam kabin dan berbenturan dengan udara dingin yang keluar dari register AC. Kelembaban udara yang tinggi di kabin akan dengan cepat berubah menjadi kabut putih. Kejadian ini mirip saat sedang membuka freezer/ kulkas, dimana ada benturan antara udara luar dan suhu dingin di dalam freezer, yang menimbulkan kabut putih. Ketika kelebaban udara kabin tidak terlalu tinggi, biasanya fenomena ini akan hilang dengan sendirinya.
7. Suara blower berisik
Motor blower dilengkapi dengan sirip-sirip di sekelilingnya. Saat motor blower berputar , sirip-sirip ini mensirkulasikan udara ke seluruh area kabin mobil melewati saluran register AC. Jika saat blower AC bekerja dan timbul suara berisik, dapat disebabkan karena masalah pada motor blower, atau ada bagian sirip yang patah.
8. AC bau saat pertama kali dihidupkan
Ketika switch AC dihidupkan, udara disirkulasikan melewati evaporator untuk didinginkan. Suhu evaporator adalah sekitar 2-4 derajat. Karena suhu evaporator sangat rendah dan cenderung lembab, maka partikel debu yang tidak tersaring akan menempel, dan menyebabkan kotor. Kondisi ini memungkinkan tumbuhnya jamur. Saat pertama kali AC dihidupkan, udara melewati evaporator tersebut, sehingga tercium bau tidak enak dari udara yang dihembuskan melalui register AC.
Beberapa hal diatas adalah masalah yang sering timbul dalam sistem AC mobil. Jika terasa ada hal yang tidak normal dalam sistem AC, segera bawa mobil ke dealer terdekat atau bengkel spesialis AC kepercayaan Anda untuk dilakukan perbaikan. Pastikan sistem AC mobil berfungsi dengan normal agar setiap perjalanan Anda menjadi nyaman dan menyenangkan. Semoga bermanfaat!