Tampilkan postingan dengan label C-HR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label C-HR. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Januari 2017

Toyota C-HR Versi TRD Terlihat Galak!



Setelah versi standar resmi dijual di Jepang, Toyota C-HR juga tersedia untuk versi TRD dan Modellista (upgrade/modifikasi). Jadi bagi konsumen yang ingin tampilan C-HR lebih gagah dan sangar, dan menarik perhatian, bisa mempertimbangkan tipe ini.


Toyota Racing Development telah merancang dua sentuhan yang berbeda untuk C-HR. Di mana keduanya menawarkan sentuhan unik dan bersama-sama membuat dua tampilan yang khas.
Konsep pertama, memiliki aroma Aggressive Style, memberikan model tampilan sangat menantang dengan bumper depan baru, bergabung dengan lampu LED daytime running light. Selain itu, unsur ini juga dilengkapi new rear diffuserside skirt yang diperpanjang dan lip spoiler di tailgate.

Pilihan kedua, dengan mengusung Extreme Style, memiliki tambahan wheel arch berwana hitam, penghalang lumpur berwarna merah, front end lebih halus dan satu set velg 16-inch sebagai standar, warna hitam atau silver.
Modifikasi yang tersedia pada model TRD adalah sarung jok sporty, kontrol gerak pada sistem suspensi (motion control beam), sistem pemantauan tekanan ban, start/stop button ignition dan pelindung pegangan pintu.
Adapun ubahan yang dibuat untuk C-HR Modellista, tersedia paket The Elegant Ice Style memiliki beberapa sentuhan aksen krom, bumper depan dan belakang, serta side skirt custom, dengan pilihan pelek 17 inci atau 19 inci.

Toyota Indonesia Siap Produksi C-HR



Jakarta, KompasOtomotif – Setelah meluncur di Eropa dan Jepang, Toyota C-HR ternyata juga sudah dinanti-nanti oleh konsumen Toyota di Indonesia. Sinyal positif pasar dalam negeri ini seperti yang sudah disampaikan oleh pihak Toyota Astra Motor (TAM).
Menanggapi hal tersebut, Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyampaikan, jika memang permintaan di dalam negeri bagus, pihaknya sudah siap untuk memproduksinya.

“Kemungkinan ada, apalagi ketika permintaannya tinggi di dalam negeri, karena yang paling pertama ditanya adalah konsumennya terlebih dahulu. Namun memang secara perlahan atau step by step,” ujar Warih di Jakarta, Selasa (20/12/2016).
Warih menambahkan, dengan kemampuan produksi yang dimilik saat ini, TMMIN yakin semua bisa dilakukan di fasilitasnya, termasuk menghasilkan produk dengan platform Toyota New Global Architecture (TNGA), seperti C-HR.
“Bisa semuanya bisalah, plant dua TMMIN saat ini masih tersisa 70 persen, masih sangat besar. Dari 150 hektar baru digunakan sekitar 20 hektar, jadi masih tersisa 130 hektar lagi masih kosong,” tutur Warih.
Toyota C-HR merupakan kendaraan kedua Toyota yang dikembangkan dengan platform TNGA. Meski berbagi platform yang sama dengan Prius generasi keempat, C-HR memiliki warna sendiri yang berbeda dan orisinal.
Di pasar Jepang, C-HR dijual dengan dua pilihan jenis penggerak, yakni sistem empat roda (4WD) dan dua roda (2WD). Harganya dibanderol mulai dari 2,5 juta yen atau Rp 288 juta sampai paling mahal 2,9 juta yen atau Rp 334 juta.

Selasa, 15 Maret 2016

Toyota C-HR Siap Terkam Nissan Juke dan Honda BRV

GENEVA - Toyota C-HR versi produksi akhirnya resmi dikenalkan oleh Toyota di Geneva Motor Show 2016. Butuh waktu dua tahun bagi Toyota untuk yakin Toyota C-HR pantas diproduksi massal sejak konsep mobilnya mejeng di Paris Motor Show 2014.
Kehadiran crossver itu di Geneva Motor Show yang tengah berlangsung sebagai tanda keseriusan Toyota untuk menjegal lawan-lawannya seperti Honda HR-V, Ford EcoSport.
Eksterior Toyota C-HR menerapkan LED Daytime Running Lights. Bentuk lampu depan cukup unik dengan konsep menyipit. DNA sporty tertanam kuat pada bagian luar crossover ini, mulai dari bumper, roda, hingga body samping.
Toyota menjelaskan mobil ini merupakan hasil kerjasama dunia dari tiga benua dan dikembangkan oleh PCD (Project Chief Designer) Kazuhiko Isawa di kantor pusat. Sementara desain eksterior dibuat oleh Calty, studio desain di California.
Toyota C-HR-Belakang
Menariknya, Toyota menyediakan varian 1.8-liter dengan motor listrik (hybrid drive) demi meningkatkan pengalaman berkendara sempurna di perkotaan maupun luar kota tanpa menghilangkan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) di segmen crossover.
Toyota C-HR juga akan tersedia dalam mesin baru kapasitas 1.2-liter turbo tenaga 115 hp (dimiliki Toyota Auris). Mesin ini menyediakan transmisi manual 6-speed atau CVT (Continuously Variable automatic Transmission system). Di samping itu akan tersedia mesin kapasitas 2.0-liter dengan transmisi CVT untuk sejumlah negara.
Dilengkapi berbagai fitur standar keselamatan terdepan di kelasnya seperti Pre-Collision system, Lane Departure Alert, Road Sign Assist, Automatic Highbeam, serta Pedestrian Detection dan Adaptive Cruise Control.
Crossover ini dikembangkan berdasarkan fleksibilitas Toyota new global architecture (TNGA) dengan tiga inti pengembangan utama meliputi desain, powertrain dan dinamika. Mobil ini akan diproduksi dalam waktu dekat di pabrik Toyota Motor Manufacturing Turkey (TMMT) di Sakarya, Turki.

Selasa, 19 Januari 2016

TOYOTA C-HR RIVAL TERKUAT HONDA HR-V



Toyota C-HR Rival Terkuat Honda HR-V. Ya, meski masih berupa mobil konsep, Toyota C-HR digadang-gadang sebagai rival terkuat Honda HR-V. Hal ini disebutkan oleh Hiroki Koba, Deputy Chief Engineer Toyota Motor Corporation yang terlibat dalam pengembangan Compact SUV ini. "Toyota C-HR dan Honda HR-V ada di segmen yang sama dengan desain sebuah crossover 4 pintu," ujar Hiro, sapaannya.

Saat ini Toyota C-HR masih berupa produk prototipe konsep, namun Hiro dan timnya sudah mempersiapkan versi prototipe produksi massalnya. Ia merencanakan untuk world premiere di Geneva Motor Show, Maret 2016 mendatang. Umumnya versi produksi massal akan sedikit berbeda dari prototipenya, terutama di detail komponen bodi. Dimensinya kemungkinan tak akan berubah.

Hiro menyebut Toyota masih belum menentukan mesin, transmisi dan sistem penggerak yang dipakai. Namun jika menyasar segmen Compact SUV seperti Honda HR-V, kemungkinan besar akan ada versi mesin bensin 1.500 cc.

Kami prediksi pesaing Honda HR-V dan Nissan Juke ini baru akan dijual paling cepat di 2017.