Tampilkan postingan dengan label Berita Toyota. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Toyota. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Desember 2017

All New Rush 2018

Toyota All New Rush 2018

All New Toyota Rush 2018 resmi diluncurkan pada Kamis (23/11/2017) kemarin dengan dua tipe yaitu G dan TRD Sportivo yang menawarkan desain eksterior dan interior serba baru

Salah satu keunggulan Rush generasi kedua ini terletak pada mesinnya yang sudah menggunakan Dual VVT-i (2NR) berkapasitas 1500 CC. Sementara Rush generasi sebelumnya, menggunakan mesin VVT-i  berkapasitas 1.495 CC. Mesin Dual VVT-i 2NR ini juga sudah digunakan oleh Sienta dan Veloz.
Mesin ini mampu menghasilkan tenaga yang cukup untuk kendaraan tujuh penumpang serta efisiensi bahan bakar yang diklaim lebih baik 10 persen dari model sebelumnya.
Agar pengemudi dan penumpang semakin merasa nyaman, sistem suspensi menerapkan pengaturan yang lebih baik dengan tambahan stabilizer di bagian belakang. Tingkat kebisingan juga menjadi jauh berkurang dibandingkan model sebelumnya.
Selain mesin, perbedaan All New Rush dari generasi sebelumnya juga terletak pada interiornya. Interior All New Rush didesain dengan konsep “True 7 Seater SUV” yang dilengkapi dengan 7 seatbelt tiga titik dan 7 head rest.
Dengan jarak bangku baris ke dua dengan bangku baris ketiga sebesar 700 mm, penumpang baris ketiga jauh lebih nyaman dibandingkan model sebelumnya. Dan ini masih menyisakan ruang yang luas untuk tempat bagasi. Panjang bagasi All New Rush mencapai 450 mm atau lebih panjang 150 mm dibandingkan sebelumnya.
“Interior All New Rush memang di desain untuk menunjang kebutuhan penggemar SUV yang berkarakter dinamis. Mereka tidak hanya butuh sensasi sporty, tapi juga ruang interior yang luas, termasuk untuk bagasi,” kata Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto,
Khusus untuk tipe TRD Sportivo, bagian panel depan dilapisi dengan material yang lembut agar terlihat semakin eksklusif. Interior dilengkapi dengan desain dashboardyang memancarkan nuansa ketangguhan All New Rush sebagai kendaraan SUV. Dengan posisi duduk All New Rush yang tinggi (comanding type) layaknya SUV, memberikan jarak pandang yang lebih luas dan jauh.
Interior juga dilengkapi overhead console box untuk tempat kaca mata dan juga map lamps. Secara keseluruhan, mobil ini mempunyai 13 cup holder yang dapat digunakan untuk menyimpan botol minuman.
Sementara, untuk dimensi, sedikit berbeda dengan generasi sebelumnya yang berdimensi 4.420 x 1.745 x 1.740 mm. Lebar All New Rush 2018 1.685 mm dengan tinggi 1.705 mm dan jarak antar roda (wheel base) 2.685 mm sama dengan sebelumnya.


All New Rush memiliki dimensi yang lebih lapang karena lebih panjang 230 mm dibandingkan model sebelumnya, menjadi 4.435 mm dengan menempatkan ban serep di bagian bawah lantai belakang.
All New Rush hadir dalam dalam 6 warna yaitu white, silver mica metallic, black mica, red mica metallic, bronze mica metallic, dan bordeaux mica.
Fitur keamanan dan keselamatan semua tipe All New Rush pun ditingkatkan dengan menggunakan Anti-lock Braking System (ABS) untuk mengurangi risiko tabrakan, Hill Start Assist Control (HSA) agar lebih percaya diri saat melewati jalan mendaki, Vehicle Stability Control (VSC) untuk menjaga kestabilan saat menikung. Mobil ini juga dilengkapi 6 airbags.




Untuk harga, Toyota akan mengumumkan harga resmi pada 2018 dengan perkiraan akan lebih murah atau lebih mahal sebesar Rp3 juta rupiah jika dibandingkan harga jual Rush saat ini antara Rp239,9 juta untuk tipe bawah hingga Rp267,8 untuk tipe tertinggi.

Untuk Informasi lebih lanjut
Andy Toyota Probolinggo
085230454682
WA 081217493783

Senin, 09 Januari 2017

Avanza Transmover Sudah Terpesan Ratusan Unit



Toyota Transmover alias Avanza murah sudah resmi meluncur sejak November 2016. Memasuki awal 2017, PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) mengaku sudah menjual ratusan unit.
Mobil berbasis tujuh penumpang ini memang menyasar pada perusahaan transportasi swasta, seperti taksi. Fransiscus Soerjopranoto, Executive GM Marketing TAM, mengatakan bahwa hingga saat ini, pemesanan Transmover semakin berkembang sejak diluncurkan.
"Totalnya di seluruh Indonesia sudah ada 300 sampai 400 unit. Semuanya yang pesan perusahaan taksi dari berbagai brand," ucap Soerjopranoto kepada KompasOtomotif, Kamis (5/1/2017).

Menurut Soerjopranoto, banyak perusahaan taksi yang sudah mengapresiasi Transmover. Mereka menganggap Avanza versi murah ini bisa menjadi solusi untuk bidang usaha bisnisnya.



Peruntukannya memang buat bisnis usaha berbadan taksi. Dengan harga yang lebih terjangkau hal ini tentu sangat menolong mereka (perusahaan taksi)," ujar Soerjopranoto.

Seperti di ketahui, TAM memasarkan Transmover dengan kisaran harga mulai dari Rp 143,55 juta sampai Rp 150 jutaan. Dengan harga yang lebih murah dibandingkan Avanza entry level, Transmover hanya tersedia dalam pilihan mesin 1.300 cc saja

Kampus Toyota Indonesia Mulai Lahirkan Teknisi Andal


Demi meningkatkan daya saing, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sebagai salah satu basis produksi di wilayah regional Asia Pasifik, harus berbuat sesuatu. Tujuan utamanya, agar bisa memanfaatkan kesempatan dan mengindari ancaman dari bergulirnya era perdagangan bebas.

Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur TMMIN, mengatakan, berbagai macam perjanjian ekonomi dengan satu negara atau lebih membuat persaingan semakin ketat. Tanpa persiapan, justru bisa membuat industri otomotif di Indonesia kalah bersaing.

"Jadi ibaratnya kalau lomba lari ada sepuluh peserta, kita harus bisa finis minimal kedua atau ketiga. Jangan malah jadi yang terakhir," ucap Warih di Sunter, Jakarta Utara, Kamis (15/1/2016).

Memasuki 2016, pihak TMMIN mengaku akan lebih fokus dalam memperkuat struktur industri dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Urusan struktur industri berkait dengan rencana peningkatan konten lokal, terutama dari perushaan pemasok dalam negeri, di level tier dua dan tiga.

Sedangkan urusan SDM, kampus Akademi Toyota Indonesia (Toyota Indonesia Academy/TIA) segera melahirkan angkatan pertamanya, setingkat bangku kuliah Diploma 1 jurusan Akademi Manufaktur Otomotif. Kampus ini bakal melahirkan SDM siap pakai dengan kompetensi yang mampu bersaing secara global.

Selain itu, TMMIN juga berencana membangun satu fasilitas pusat pelatihan tambahan, sehingga nantinya berjumlah tiga fasilitas. Untuk menciptakan kampus TIA, TMMIN mengaku telah mengeluarkan dana tidak kurang dari Rp 70 miliar, ketika proyek ini mukai bergulir sejak Oktober 2015 lalu.

Bukti kualitas SDM Toyota dari Indonesia, dibuktikan lewat ajang World Skill Contest, di Sao Paulo Brazil, Agustus 2015. Karyawan TMMIN berhasil meraih medali perak untuk bidang Plastic Die Engineering dan perunggu untuk bidang Prototype Modeling. 

Senin, 29 Agustus 2016

Tips Memilih Mobil MPV Pilihan Keluarga And


Apakah Anda termasuk pasangan muda yang sedang mencari kendaraan pribadi untuk menunjang aktifitas sehari-hari? Bila iya, maka ulasan berikut ini akan sangat bermanfaat untuk memberikan wawasan dan informasi lebih jauh tentang mobil keluarga.

Memilih Mobil MPV memang bukanlah perkara yang mudah, saat ini sudah banyak sekali produk-produk yang ditawarkan produsen otomotif di Indonesia. Namun, hanya mobil MPV dari Toyota lah yang bisa memberikan Anda kepuasan dan kenyamanan.

Perlu diingat jika ingin membeli mobil MPV, sebaiknya memperhatikan fitur keselamatan yang ada di dalamnya. Hal ini karena Anda harus menjaga keselamatan pasangan dan buah hati selama perjalanan baik jarak dekat ataupun jauh. Untuk itu, Anda harus memilih mobil dengan fitur keselamatan yang mumpuni agar terlindung dari guncangan saat terjadi kecelakaan.

Pilihlah kendaraan seperti Toyota Sienta yang sudah dilengkapi dengan Dual SRS Airbag dan Knee Airbag, Anti-Lock Brake System dengan Electronic Brake-force Distribution, Vehicle Stability Control, ISOFIX demi kenyamanan buah hati Anda, Hill-Start Assist Control, Front and rear Disc Brake. Dengan fitur secanggih dan selengkap ini, sudah pasti Anda akan mendapatkan jaminan keselamatan maskimal dari Toyota Sienta.

Bila masih belum puas, Anda bisa mendatangi dealer resmi Toyota terdekat untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap lagi mengenai Toyota Sienta ini. jangan lupa lakukan test drive untuk menjajal kemampuan terbaru All New Toyota Sienta ini.

Minggu, 28 Agustus 2016

Wuih, Baru 2 Minggu Toyota Calya Sudah Dipesan Lebih Dari 8.400 Unit


Jakarta - Baru 2 minggu sejak diluncurkan (2/8), Toyota Calya sudah dipesan lebih dari 8.400 unit. Pencapaian ini tentu menjadi kontribusi signifikan bagi PT Toyota Astra Motor (TAM).
Adapun selama pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, Toyota Calya berhasil membukukan angka penjualan sebanyak 2.225 unit.
Secara total penjualan ritel Toyota Indonesia Januari-Juli 2016 mencatat kinerja positif, yakni sebesar 209.001 unit atau tumbuh 1,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Capaian ini membuat Toyota tercatat sebagaibrand dengan pertumbuhan penjualan tertinggi sepanjang 2016 di pasar otomotif nasional.
Secara nasional, penjualan mobil di pasar ritel dalam 7 bulan pertama tahun ini tercatat sebanyak 588.784 unit atau sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada 2015 lalu sebesar 594.778 unit.
“Secara kumulatif, total penjualan Toyota sepanjang 7 bulan pertama tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu, sehingga market shareToyota naik dari 31,5 persen menjadi 35,5 persen,” papar Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota Astra Motor.
Di segmen mobil penumpang, pertumbuhan penjualan Toyota tercatat lebih tinggi mencapai 12,5 persen yaitu dari 179.039 unit pada Januari—Juli 2015 menjadi 201.378 unit pada Januari—Juli 2016, yang ditopang oleh pertumbuhan di hampir semua segmen.
Berikut ini rincian masing-masing model sepanjang Januari-Juli 2016;
  • Toyota Fortuner membukukan pertumbuhan tertinggi yaitu dari 7.539 unit menjadi 15.256 unit, sehingga pangsa pasarnya melonjak dari 27,7 persen menjadi 44 persen.
  • Toyota Rush mempertahankan kinerja penjualan dengan rata-rata penjualan 2,100 unit per bulan selama periode 7 bulan 2016.
  • Toyota Sienta sudah mencatatkan SPK lebih dari 5.000 unit.
  • Toyota All New Calya sudah mencatatkan SPK lebih dari 8.400 unit dalam 2 pekan sejak diperkenalkan pada 2 Agustus 2016
  • Toyota Avanza tetap mengukuhkan posisinya sebagai kontributor utama penjualan Toyota, yaitu tercatat sebanyak 82.499 unit atau tumbuh 6,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
  • Toyota Kijang Innova sudah terjual 35.587 unit. Angka ini mengalami pertumbuhan pesat sebesar 30,7 persen dibanding tahun lalu. 

Senin, 04 April 2016

Teknologi Hybrid

Filosofi & Pengembangan

Perbaikan terus menerus untuk masa depan yang lebih baik

Moving Forward adalah masa depan kita. Kita percaya bahwa tidak ada yang sempurna, hanya ada yang lebih baik.
Moving Forward tidak hanya sekedar membuat mobil. Lebih dari itu, bagaimana meningkatkan kualitas hidup dan memberikan kontribusi kepada masyarakat kita. Hasil dari pengembangan ini adalah Toyota Hybrid System. 

Sebuah teknologi revolusioner yang akan menyelaraskan kedua dunia.Di satu sisi, Toyota Hybrid System difokuskan untuk mengurangi polusi dan menjaga sumber daya yang berharga, disaat yang bersamaan mampu memberikan sebuah pengalaman yang mengasyikkan dalam berkendara. 
Intinya, Toyota Hybrid System didesain untuk mengarahkan kita menuju masa depan. Pada saat kita menghadapi masa depan, hanya ada satu arah kemana kita akan bergerak... Forward


Pengembangan Teknologi Toyota Hybrid

Dengan keterbatasan sumber daya alam, Hybrid System didesain untuk pengurangan konsumsi bahan bakar serta emisi rendah gas buang yang ramah lingkungan.

Eco-friendly, tidaklah cukup. Performa, sebagai syarat utama dari mobil, tidak mungkin dilupakan. Inilah pengembangan Toyota Hybrid System. Meskipun fokus pada efisiensi konsumsi bahan bakar dan emisi yang lebih ramah lingkungan, tetapi tenaga dan penampilan tetap menjadi prioritas. Hasilnya adalah sebuah mobil yang nyaman dikemudikan dan menyenangkan untuk dimiliki.


Pencapaian Toyota Prius

Prius adalah produksi mobil hybrid pertama yang diproduksi secara massal dan diperdagangkan di Jepang pada tahun 1997.
Selanjutnya, setelah sukses di Jepang, Prius juga mencapai kesuksesan pada peluncurannya di Amerika, seperti di Jepang. Pada Juli 2006, Penjualan Prius mencapai lebih dari 520.000 unit. Penjualan secara global dari mobil hybrid meroket dari 25.000 mobil pada tahun 2000 menjadi 300.000 mobil di tahun 20005, sebuah kenaikan yang mencengangkan, sekitar 1200%, jumlah Toyota dan Lexus lebih dari 80% dari seluruh penjualan mobil hybrid.
  • 2003
    25 Produk terbaik di tahun 2003, ‘On the Road’ Category, Fortune Magazine (U.S.)
    'Best of What's New' Grand Award in the Car category, Popular Science Magazine (U.S.)
    Award untuk konservasi Energi di tahun 2003, Energy Conservation Center (Japan)
     
  • 2005
    European Car of the Year, Collective Automobile Magazines (Europe)
    Best Fuel Economy, International Engine of Year Awards 2005 (U.K.)
    Best 1.4-1.8 Litre Engine, International Engine of Year Awards 2005 (U.K.)
     
  • 2004
    International Engine of the Year 2004, International Engine of Year Awards 2004 (U.K.)
    Best New Engine, International Engine of Year Awards 2004 (U.K.)
    Best Fuel Economy, International Engine of Year Awards 2004 (U.K.)
     
  • 2006
    Bahan bakar Ekonomis terbaik, International Engine of Year Awards 2006 (U.K.)
    Bahan bakar 1.4-1.8 liter terbaik, International Engine of Year Awards 2006 (U.K.)
     

Teknologi Hybrid

 

Pemanfaatan yang terbaik dari kedua dunia

Sistem Hybrid menggabungkan kelengkapan terkuat dua jenis sumber daya - motor listrik dan mesin pembakaran internal. Untuk mengerti lebih jauh bagaimana teknologi Hybrid memanfaatkan kedua dunia tersebut, kita bandingkan bagaimana sebuah mobil konvensional dan mobil listrik bekerja.

Mobil Konvensional

Mobil konvensional mengandalkan sumber tenaganya dari bahan bakar, seperti bensin, solar, atau gas untuk bergerak. Pemanfaatan mesin pembakaran internal, tenaga dari hasil pembakaran bahan bakar dimanfaatkan dan diubah menjadi gerakan, yang mampu menggerakkan mobil. Walaupun secara umum menunjukkan kinerja yang baik dengan harga yang murah, mobil konvensional mengeluarkan emisi gas buang yang tinggi dan menciptakan polusi yang banyak dan terus menghabiskan sumber daya alam.

Keunggulan Hybrid

Efisiensi konsumsi bahan bakar yang tinggi, ramah lingkungan karena emisi gas buang yang rendah, ketenangan yang baik, dan performa yang luar biasa serta kepuasan mengemudi adalah beberapa keuntungan dari Toyota Hybrid System. Sistem ini digunakan pada Toyota Prius, dan memberikannya keuntungan besar.

Sistem Hybrid

Secara garis besar ada tiga tipe dari Sistem Hybrid. Yang pertama adalah Series Hybrid System, kedua Parallel Hybrid System, dan ketiga Series Parallel Hybrid System.

Test Drive Virtual on Prius

Toyota Prius memanfaatkan semua keuntungan dari sebuah sistem yang terdepan, yaitu Toyota Hybrid System.

Toyota Hybrid System mampu menampilkan keunggulan dari tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar yang tinggi, emisi gas buang rendah, kenyamanan berkendara yang luar biasa, dan kepuasan berkendara. 

Kemampuan dalam menampilkan kehandalan performa dan akselerasi, Prius sangat mengagumkan, dimana konsumsi bahan bakar yang efisien mampu digabungkan dengan tenaga yang handal. Cobalah untuk test drive Prius dan rasakan perbedaan Toyota.

Memulai dengan kecepatan rendah

Efisiensi konsumsi bahan bakar yang tinggi, ramah lingkungan karena emisi gas buang yang rendah, ketenangan yang baik, dan performa yang luar biasa serta kepuasan mengemudi adalah beberapa keuntungan dari Toyota Hybrid System. Sistem ini digunakan pada Toyota Prius, dan memberikannya keuntungan besar.

Mengemudi Normal

Toyota Hybrid System mengoperasikan pembakaran di mesin untuk meraih efisiensi tenaga yang optimal. Tenaga yang dihasilkan oleh pembakaran di mesin digunakan untuk menggerakkan roda secara langsung, dan tergantung dari kondisi berkendara, sebagian dari tenaga di distribusikan ke generator atau pembangkit listrik. 
Tenaga yang dihasilkan oleh generator atau pembangkit listrik ini kemudian digunakan untuk motor listrik dalam membantu kerja pembakaran di mesin. Dengan memberdayakan keduanya, tenaga dapat dihasilkan secara maksimal. 
Dengan Toyota Hybrid System yang mengoperasikan pembakaran di mesin pada saat puncak performa, tenaga yang berlebih diubah menjadi energi listrik oleh generator atau pembangkit listrik sebagai energi cadangan di aki.

Mengemudi dengan kecepatan tinggi

Ketika akselerasi atau percepatan mendadak dibutuhkan, seperti pada saat mendaki lereng, tenaga cadangan dari aki disuplai ke motor listrik untuk membantu tenaga mobil. Dengan pengaturan dan pemanfaatan optimal tenaga hasil pembakaran di mesin dan motor listrik, Toyota Hybrid System mampu menghasilkan tenaga yang memungkinkan Prius mencapai tingkat efisiensi yang tinggi.

Perlambatan dan Pengereman

Pada saat pengereman atau mengurangi laju kendaraannya, Toyota Hybrid System menggunakan tenaga kinetik dari ban untuk mengisi ulang aki melalui motor listrik yang sekarang berfungsi sebagai generator atau pembangkit listrik kembali. Sebagai contoh, energi yang secara normal hilang sebagai gesekan panas diubah menjadi tenaga listrik dan digunakan sebagai energi cadangan di aki .

Saat Berhenti

Pembakaran di mesin, motor elektrik dan generator atau pembangkit listrik secara otomatis tidak bekerja pada saat mobil berhenti, oleh karena itu tidak akan ada tenaga yang terbuang pada saat posisi berhenti tersebut. 
Dengan semuanya ini, Toyota Hybrid System tidak hanya mengabungkan sebuah motor listrik dan pembakaran di mesin, namun mampu membuat kolaborasi dari kekuatan masing-masing dan mengaplikasikan sistem kontrol tingkat tinggi untuk menghasilkan akselerasi atau percepatan dan stabilitas berkemudi. 
Toyota Hybrid System tidak hanya bereaksi kepada pengemudi dengan menyediakan tenaga yang tepat, tapi juga memonitor dan menganalisa kondisi berkendara setiap waktu, menyediakan tenaga yang optimum untuk mendapatkan rasa berkendara yang aman dan nyaman dan tidak pernah dirasakan sebelum atau sesudahnya.

Tingkatkan Keamanan Berkendara Dengan Mengenali Grip Ban Mobil


Apakah Anda pernah merasa kebingungan ketika ingin membeli sebuah ban untuk mobil kesayangan?

Hal tersebut sangat mungkin terjadi ketika Anda belum mengerti aspek apa saja yang harus dipenuhi saat ingin membeli ban mobil baru. Jika tidak paham, maka Anda akan terpaku untuk membeli ban mobil dari merek terkenal saja tanpa mengetahui kualitas dan aspek apa saja yang harus dipenuhi ban tersebut. Refil Hidayat, seorang Marketing Manager for Passenger Car Segment di Indonesia menjelaskan jika syarat utama untuk memilih ban mobil harus dilihat dari grip ban tersebut. "Ban itu merupakan salah satu fitur keselamatan, jadi kita tidak boleh asal pilih ban untuk kendaraan. Hal pertama saat kita ingin memilih ban itu dilihat dari grip. Sebab walaupun ban tersebut merupakan ban dengan merk eropa, tapi harus disesuaikan dengan kondisi jalan di Indonesia," ujarnya. Ia pun menegaskan jika konsumen harus memikirkan soal keamanan berkendara dengan ban yang terpilih ketika ingin membeli ban baru untuk kendaraan kesayangan mereka.

Grip ban inilah yang bisa menentukan keamanan dari ban tersebut. Bila ingin memilih ban mobil yang sesuai dengan kondisi geografis di Indonesia, Refil pun mengungkapkan "Karena Indonesia merupakan negara tropis, sebaiknya konsumen memilih ban dengan grip yang memiliki jarak pengereman yang baik. Kemudian kualitas ban juga harus memiliki kemampuan maksimal baik dijalan yang kering ataupun basah," papar Refil. Jika aspek-aspek tersebut sudah ada pada sebuah ban, barulah Anda melihat aspek terakhir sebelum membelinya yakni aspek keawetan. Namun, yang terpenting adalah memilih ban mobil dengan aspek keamanan tertinggi. Misalnya saja ukuran yang sesuai dengan bobot atau kapasitas mobil.

Riset Ini Mampu Buktikan Pentingnya Penggunaan Sabuk Pengaman Bagi Pengendara Toyota


Semakin tahun, semakin banyak pengguna kendaraan bermotor di jalan raya.

Hal ini juga semakin meningkatkan tingkat kecelakaan di jalan raya, terutama di kota-kota besar di seluruh dunia. Fenomena ini tidak bisa diremehkan begitu saja, apalagi masih banyak infrastruktur yang belum memadai di berbagai jalan raya di Indonesia.

Hal inilah yang kemudian membuat banyak pihak menaruh rasa simpati terhadap tingkat kecelakan yang semakin meninggi. Pihak berwajib juga selalu berusaha untuk menyerukan pentingknya mengutamakan keselamatan dan juga selalu menjaga perangkat safety yang tersedia selama perjalanan. Salah satu fitur keselamatan yang wajib ada di dalam kendaraan roda empat adalah sabuk pengaman. Safety belt atau sabuk pengaman ini menjadi fitur keselamatan yang sangat penting dan wajib digunakan setiap saat, entah untuk menempuh perjalanan panjang atau pendek. Fungsinya yang utama adalah untuk mengamankan si pengemudi dan juga penumpang dari segala macam bahaya benturan saat terjadi kecelakaan.

Manfaat dan juga pentingnya penggunaan Safety Belt ini sudah diserukan banyak sekali pihak. Mulai dari kepolisian, produsen kendaraan hingga komunitas yang sangat mengutamakan safety driving di Indonesia. Bahkan, setiap tahunnya diadakah riset untuk mengembangkan dan meningkatkan saftey belt sebagai alat pengaman. Hal ini pun sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalau, pentingnya penggunaan safety belt diperlihatkan di dalam sebuah video jadul berjudul “Dynamics of a Crash”. Cuplikan dari efek benturan yang bisa terjadi dan bagaimana sabuk pengaman bisa menyelamatkan Anda ini telah dirilis oleh sebuah perusahaan insuransi di tahun 1970an. Sudah terbukti bukan bahwa sabut pengaman menjadi fitur keamanan yang paling diandalkan bahkan dari puluhan tahun lalu?

Minggu, 03 April 2016

Tahun Depan, Mobil-mobil Toyota dan Lexus Dapat Fitur Baru

Terkait rencana penggunaanautomatic emergency braking (AEB) atau rem darurat otomatis sebagai fitur standar, yang bakal diterapkan pada semua mobil di 2022, perusahaan mobil  Toyota mengumumkan, Toyota dan Lexus akan mulai menerapkannya di akhir 2017.
"Kami bangga untuk membantu memimpin industri otomotif dalam standardisasi sistem ini, dan membawa pengereman otomatis pada pelanggan kami lebih cepat," ungkap Chief Executive Officer (CEO) Toyota Amerika Utara Jim Lentz, seperti dilansir Autonews, Rabu 23 Maret 2016.
Toyota saat ini memang telah memiliki fitur keselamatan AEB, yang pada mobil Toyota disebut dengan Toyota Safety Sense dan Lexus Safety System Plus pada merek Lexus.
Dengan adanya fitur standar keamanan ini, mobil dapat melakukan pengereman lebih awal, sehingga mampu mencegah atau mengurangi tabrakan. Selain itu, fitur ini juga dapat mendeteksi pejalan kaki.
Rencananya, pada akhir 2017 nanti, 25 dari 30 model mobil Toyota dan Lexus akan langsung dilengkapi fitur AEB sebagai fitur standar.
Lembaga asuransi di Amerika Serikat mengklaim, adanya AEB dapat mengurangi tingkat kecelakaan sebanyak 40 persen.

Mobil Teririt di Dunia Diluncurkan di Indonesia

Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan compact car hybrid, Prius C di perhelatan Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2012. Mobil yang di Jepang memiliki nama Aqua itu dijual Rp400 jutaan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Prius C sudah bisa dipesan di IIMS. Tapi bersifat spot order dan harganya berkisar Rp400 jutaan," kata General Manager Technical Service Division Toyota Astra Motor, Dadi Hendriadi di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Senin 24 September 2012.

Mobil ini dibekali mesin 1.5-liter yang di desain yang eco-fun sehingga mampu memberikan kenikmatan dan keramahan berkendara. Untuk eksterior, Prius C ini dilengkapi dengantrapezoidal design grill, 4 halogen projector, fog lamp, hybrid mark, wireless door lock smart entrydan 15 inci disc wheel.
Mobil yang menyasar anak muda ini mengutamakan gaya berkendara yang ramah lingkungan. Prius C makin stylish dengan tambahan electric outer rear view mirrio, turn signal lamp, short pole antenna, small rear spoiler with hight mount stop lamp, model logo Prius C,Hybrid Synergy Drive (HSD) mark, rear combo lamp tail, serta rear view with luggage door open.
Interiornya juga semakin canggih dengan full color TFT multi information display, USB dan Aux connector, ECO mode button EV mode button, synthetic leather sear material, day night inside rear view miror, CD player, bluetooth, enamspeaker dan AC control panel.
Prius C dibekali mesin bensin 1NZ-FXE dengan kapasitas ruang bakar 1.496 cc dengan tenaga 74 PS pada 4.800 rpm dan torsi 111 Nm. Mesin bensin itu dikawinkan dengan motor listrik yang memiliki tenaga hingga 45 kW (61PS) dan torsi 169 Nm (125. lb-ft). Jadi jika kedua mesin digabungkan bisa memproduksi 100 PS (73kW atau 98HP).

Prius C memiliki panjang 3,9 meter, lebih pendek dibandingkan dengan Prius yang mencapai 4,48 meter. Sedangkan efisiensi bahan bakar yang sangat luar biasa, yaitu 35 km/liter. Jauh lebih irit dari Honda Fit Hybrid,yang hanya 30 km/liter. Mobil ini diklaim paling irit di dunia.

Pengujian menunjukkan kombinasi tenaga mesin dan motor listrik bisa menghasilkan akselerasi halus dari diam ke 100 km/jam dalam waktu 10,7 detik. Sementara akselerasi di putaran menengah 40–70 km dicapai dalam 3,6 detik.

Mobil ini hadir dengan pilihan sembilan warna, diantaranya Silver Metallic, Super Red 5, Citrus Orange M.M, Lime White Pearl CS, Super White II, Black MC, Gray ME, Aqua M.M dan Blue M.E."Hadirnya Prius C membuat mobil hybrid Toyota lebih beragam setelah sebelumnya ada Prius Camry hybrid. Prius C ini cocok untuk kalangan muda," kata Dadi.

Selasa, 29 Maret 2016

Toyota resmikan pabrik mesin ketiga di Indonesia

Ini merupakan pabrik perakitan mesin ketiga Toyota Indonesia, melengkapi Engine Plant 1 dan 2 yang terletak di Jakarta Utara
Ini merupakan pabrik perakitan mesin ketiga Toyota Indonesia, melengkapi Engine Plant 1 dan 2 yang terletak di Jakarta Utara
© Dokumen Toyota Indonesia
Guna mendukung pertumbuhan industri otomotif di Indonesia, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) secara resmi membuka pabrik khusus produksi mesin (engine plant) di Karawang, Jawa Barat, Indonesia, Senin (7/3/2016).
Dengan dibukanya pabrik khusus produksi mesin ini, TMMIN telah memiliki total jumlah 5 pabrik di Indonesia --tiga pabrik mesin dan dua pabrik perakitan kendaraan.
Fasilitas baru ini diharapkan mampu membuat Indonesia menjadi basis produksi sentral kendaraan Toyota, serta meningkatkan kuantitas ekspor.
"Toyota sudah berada di Indonesia selama 45 tahun, kami tidak mungkin bisa bertahan selama itu tanpa dukungan supplierdealer,dan tentunya pemerintah. Indonesia menjadi basis penting, tidak hanya untuk kegiatan ekspor kendaraan, namun juga mesin dan komponen lainnya. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas dukungan selama ini," ujar Koei Saga, Senior Managing Officer Toyota Motor Corporation.
Mesin mobil Toyota Kijang Innova dipamerkan dalam acara pemancangan tiang pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik mesin PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat, Selasa, 25 Februari 2014.
Mesin mobil Toyota Kijang Innova dipamerkan dalam acara pemancangan tiang pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik mesin PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat, Selasa, 25 Februari 2014.
© Imam Sukamto /Tempo
Pabrik produksi mesin ini menjadi yang ketiga setelah Engine Plant 1 dan 2 yang berada di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Engine Plant 1 dan 2 selama ini memproduksi mesin untuk Toyota Kijang Innova dan Toyota Fortuner, serta mesin etanol untuk kebutuhan ekspor.
Total investasi TMMIN untuk pabrik ketiga yang memiliki luas lahan 150 hektar ini, dikabarkan Liputan6, mencapai Rp2,3 triliun.
Presiden Direktur TMMIN, Masahiro Nonami, mengatakan pabrik ini memiliki kapasitas produksi 216.000 ribu unit mesin dalam setahun dengan komposisi material lokal sebesar 80 persen. Menurut Antara Sumbar, 50 persen hingga 60 persen produk mesin yang dihasilkan akan diekspor ke lima negara di dunia, sementara sisanya akan memenuhi kebutuhan produk kendaraan roda empat di dalam negeri.
Total investasi TMMIN untuk pabrik ketiga yang memiliki luas lahan 150 hektar ini, dikabarkan mencapai Rp2,3 triliun
Total investasi TMMIN untuk pabrik ketiga yang memiliki luas lahan 150 hektar ini, dikabarkan mencapai Rp2,3 triliun
© Dokumen Toyota Indonesia
Rencananya, pabrik ini akan menjadi basis produksi mesin dengan kode NR khususnya tipe R-NR. Mesin tipe ini merupakan mesin bensin 1.300cc dan 1.500cc, yang bisa menggunakan bahan bakar ethanol.
"Pabrik ini memproduksi mesin bensin alumunium R-NR yang merupakan bagian dari jajaran mesin baru TMC (Toyota Motor Corporation) dan akan diekspor ke negara-negara di Asia," jelas Nonami. "Pabrik, mesin, dan kegiatan ekspor baru ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus memberikan kontribusi, khususnya terhadap perkembangan industri automotif Indonesia dan ekonomi Indonesia pada umumnya,"
Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Saleh Husin berharap pabrik baru ini bisa memantapkan peran industri otomotif Indonesia.
"Harapan saya, semoga dengan diresmikannya pabrik ketiga milik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia ini akan semakin meningkatkan dan menetapkan peran produk industri otomotif Indonesia dalam mengisi pasar domestik maupun global, terutama di kawasan Asia," kata Saleh.