Tampilkan postingan dengan label All New Avanza. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All New Avanza. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Januari 2017

Konfirmasi Kehadiran Avanza Paling Murah dari Toyota



Jakarta, KompasOtomotif – Gosip datangnya Avanza spek taksi yang diberi nama Transmover dibenarkan PT Toyota Astra Motor (TAM). Informasi model yang disinyalir bakal menjadi mobil khusus untuk taksi itu sebelumnya bocor dari pendaftaran tipe Kementerian Perindustrian, belum lama ini.
Vice President Director TAM Henry Tanoto mengakui bahwa adanya kebutuhan dari perusahaan taksi untuk model MPV, dan pihaknya merespons dengan produk yang sesuai kebutuhan. Soal waktu peluncuran dan detail informasi, Henry masih menutupnya.
”Jadi kapannya, segera kami informasikan. Soal harga, juga nanti saja. Memang produk ini masuk dalam perencanaan kami dan sedang disiapkan,” kata Henry, di Jakarta, (22/10/2016).
Khusus TaksiHenry menegaskan bahwa Transmover adalah low MPV yang hanya ditujukan untuk perusahaan taksi. Soal kemungkinan dipakai sebagai taksi online, justru Henry tidak bisa memastikannya.
”Kalau taksi online kan bukan lembaganya taksi. Jadi tidak bisa kami pastikan. Transmover untuk perusahaan taksi, berpelat kuning,” kata Henry.
Dia juga menegaskan bahwa posisinya akan sama seperti Vios dan Limo. Vios sama seperti Avanza yang dijual untuk umum, sementara Transmover tak ubahnya Limo yang hanya untuk dibeli perusahaan taksi. ”Enggak dijual umum, Transmover hanya untuk taksinya saja,” tegas Henry.
Artinya, para pengincar yang akan memanfaatkannya sebagai taksi online bakal kesulitan untuk mendapatkan Transmover.

Senin, 21 Maret 2016

Toyota Avanza 2016 Punya Indikator Keselamatan VSC, Tapi...

Ada yang lebih mengejutkan lagi. Toyota rupanya sudah menyediakan teknologi Vehicle Stability Control (VSC) yang merupakan teknologi keselamatan aktif untuk membantu menjamin keselamatan mobil dan berguna bagi pengemudi dalam mencegah terjadinya kecelakaan.
Indikator VSC muncul di atas MID pada meter cluster Toyota Avanza dan Veloz 2016. Di sebelah indikator VSC, juga menyimpan teknologi Traction Control System (TRC) namun belum aktif.

Iwan Abdurrahman, selaku Technical Service Division PT Toyota-Astra Motor (TAM), menjelaskan indikator VSC dan TRC memang sudah tersedia pada Toyota Avanza dan Veloz 2016, tapi kedua fitur penopang tersebut belum aktif untuk pasar Indonesia, tapi mungkin aktif untuk pasar ekspor.
"Toyota Avanza adalah mobil global. Jadi memang model meter cluster-nya di semua negara sama. Indonesia mendapat Toyota Avanza baru dengan model meter cluster yang tersemat indikator VSC dan TRC, tapi belum aktif. Tinggal apakah fitur ini aktif atau tidak cukup melihat kebutuhan pasar. Di beberapa negara mungkin fitur ini sudah aktif," kata Iwan.
Iwan menjelaskan kejadian indikator VSC dan TRC ini sama persis pada generasi pertama Avanza. Saat terlahir sebagai low MPV 7-penumpang di Indonesia, saat itu mobil sudah tersedia slot indikator lampu menyala di meter cluster jika pintu dalam keadaan terbuka.
Tapi pada awal kemunculan, indikator ini belum aktif. Beberapa tahun kemudian indikator lampu menyala jika pintu terbuka baru aktif sepenuhnya.
Lantas kapan teknologi keselamatan VSC dan TRC mulai aktif untuk Avanza dan Veloz yang dipasarkan di Indonesia. "Untuk hal tersebut saya belum tahu. Tapi yang terpenting adalah Toyota selalu meningkatkan fitur keamanan pada setiap kendaraan yang dijual, di Indonesia bahkan global," tutup Iwan.

Senin, 29 Februari 2016

MPV Toyota Tak Tergoyahkan

Toyota mengklaim bahwa model ini menghadirkan sebuah LMPV yang lebih sporti dan elegan.

MPV dengan julukan "mobil sejuta umat" itu mencatatkan penjualan sebanyak 11.686 unit. Posisi kedua dihuni Toyota Kijang Innova dengan pencapaian 4.162 unit.

Segmen MPV mengalami pertumbuhan penjualan 22,3 persen dari 1.007 unit pada Maret 2015 menjadi 1.232 unit pada April 2015. Begitu pula dengan kelas SUV yang naik 14,5 persen dari 3.474 unit menjadi 3.978 unit di periode yang sama.

Kendaraan niaga Toyota juga menunjukan tren positif dengan kenaikan 7,5 persen, yaitu dari 1.909 unit pada Maret 2015 menjadi 2.053 unit pada April 2015.

Vice President Director PT Toyota Astra Motor, Suparno Djasmin mengatakan, bahwa melemahnya pasar tidak menghentikan upaya TAM dalam meningkatkan The Best Total Ownership Experience kepada para pelanggan. Kehadiran produk baru Toyota, merupakan upaya kepada pelanggan agar mereka tetap merasakan peningkatan nilai tambah dari waktu ke waktu.

"Selain melakukan penyegaran dan penambahan product line-up, kami juga terus melakukan Kaizen (continous improvement) terhadap layanan purna jual yang senantiasa menjadi salah satu fokus utama kami." kata Suparno dalam keterangan resminya.

Senin, 15 Februari 2016

Spion Avanza Anti Silau TAMBAH FITUR DAY/NIGHT REAR VIEW MIRROR PADA TOYOTA AVANZA 1.5 S 2010

Spion Avanza Anti Silau

TAMBAH FITUR DAY/NIGHT REAR VIEW MIRROR PADA TOYOTA AVANZA 1.5 S 2010


Sebenarnya desain awal avanza/xenia sudah cukup mumpuni dan lengkap baik dari safety hingga security. Namun dengan alasan bisnis atau untuk menekan harga, maka beberapa fitur ditiadakan sesuai kebijakan prinsipal tiap negara.

Salah satu dari sekian fitur yang dikurangi dari sebuah Avanza yaitu Day/Night mode atau anti glare atau anti silau pada spion dalam/tengah. Fitur ini berguna untuk menambah kenyamanan khususnya saat berkendara dimalam hari dengan mengurangi pantulan cahaya dari spion yang menuju kemata.


Terdapat tuas dibagian bawah dari rumah spion untuk memilih mode. Biasanya posisi normal/day tuas didorong kebelakang (kearah kaca) dimana menghasilkan pantulan normal pada cermin, sedangkan posisi night bekerja bila tuas ditarik kedepan (kearah wajah) dimana menghasilkan pantulan yang lebih sedikit sehingga terasa lebih gelap.

Untuk teknisnya bisa dicari melalui google... hehehe...
Intinya saya membutuhkan fitur ini karena cukup sering berkendara di tol malam hari akibat orang-orang yang kurang bijak menggunakan lampu jauh (high beam). Substitusi menggunakan part dari mobil lain pun saya coba lakukan. Berikut langkah singkatnya :

PERTAMA : Cari spion yang dudukannya sama atau mirip dengan spion bawaan. Banyak mobil yang bentuk spionnya sama/mirip walau beda merek dan tipe, paling warna yang berbeda. Kebetulan untuk Avanza lawas tidak ada yang sama kecuali All New Avanza yang mirip dengan kepunyaan Toyota Rush namun tanpa fitur dimaksud. Yang saya dapat kemungkinan punya keluarga Honda (soalnya ga nanya :D ) seharga 130 rb di duta mas fatmawati.




KEDUA : Mencangkokkan spion tadi pada dudukan bawaan Avanza yaitu pada rumah lampu kabin bagian depan, tentunya dengan melepas terlebih dahulu dari mobilnya (gampang lah ga usah dijelasin hehe..). Pada spion baru ini memiliki baut yang sama dengan bawaan mobil, hanya beda di titik dudukan yang mencegah tangkai bergeser. Sehingga diperlukan sedikit modifikasi dengan membuat coakan pada rumah lampu, hasilnya seperti berikut


dan hasilnya setelah terpasang pada rumah lampu kabin, seperti berikut



KETIGA : Setelah yakin telah terpasang dengan baik, langkah berikutnya merakit kembali kedalam mobil dengan cara kebalikan dari pembongkaran (pasti bisa lah). Pastikan kabel lampu dan baut terpasang dengan baik, kemudian duduk manis di kursi pengemudi dan atur posisi spion sehingga dapat melihat dengan baik ke kaca belakang (tuas dalam posisi normal). Kemudian coba tuas ditarik kearah wajah, maka seketika pandangan ke belakang menjadi samar. Bila kabin terang atau tes saat siang hari, maka yg terlihat pada cermin adalah plafon dengan samar-samar bayangan kaca belakang. Namun saat malam dan kabin gelap, maka cahaya dari lampu kendaraan dibelakang kita akan lebih redup.



Catatan : sebaiknya menambahkan pengganjal karet antara batang kaca spion dengan kaca depan (winshield) agar spion tak mudah bergetar. (gambar menyusul)

Selasa, 02 Februari 2016

Grand New Avanza Lakoni Tes Tabrakan Dari ASEAN NCAP


Pengembangan factor keamanan dan keselamatan yang dilakukan Toyota tidak main-main. Sebelum Toyota merilis Grand New Avanza, Toyota telah lebih dulu mengirim Avanza untuk melakukan tes tabrakan.

Kazuhiko Yamashita, Deputy Chief Engineer ZB Product Planning Group Toyota Motor Corporation, mengatakan tes tabrakan tersebut dijalani bersama The New Car Assessment Program for Southeast Asian Countries (ASEAN NCAP).
“Hasilnya, berdasarkan tes tabrak ASEAN NCAP, Grand New Avanzamendapat empat bintang, tapi bias dikatakan plus karena ada fitur perlindungan di bagian kaki,” terang pria Jepang yang terlibat dalam desain mobil tersebut pada acara perkenalan Grand New Avanza dan Grand New Veloz.
Yamashita mengatakan, Toyota sebenarnya berharap mobil baru ini akan mendapat lima bintang dari tes tabrak ASEAN NCAP. Namun, mendapat lima bintang dari ASEAN NCAP memang sangat sulit dan memerlukan pembaharuan lebih banyak.
Tetapi, Avanza baru ini bias dikatakan mendapat empat bintang plus dalam tes tabrak di ASEAN NCAP.
Fitur-fitur pada Avanza generasi baru ini dirasa sudah meningkatkan keamanan serta keselamatan bagi pengendara dan penumpang. Adanya fitur Anti-Lock Braking System atau rem ABS berdampak signifikan dalam tingkat keamanan Grand New Avanza dan Veloz.
Yamashita pun yakin kelengkapan fitur pada model baru Avanza ini bias meningkatkan kenyamanan. Di dalam kabin Avanza saja terdapat seat belt 3 titik, headrest untuk penumpang, serta jok yang makin mudah diatur.
Mobil ini juga memanjakan pengemudi dan penumpang dengan jok yang lebih tebal dan empuk. Secara keseluruhan, desain interior Avanza generasi baru juga dibuat lebih manis namun tetap elegan.
Untuk bagian eksterior, bagian kap mesin dibuat lebih tinggi 50 milimeter untuk pedestrian sehingga membuat Avanza lebih aman.

Minggu, 15 November 2015

Avanza VS Suzuki Ertiga Pilih Mana

Avanza VS Suzuki Ertiga Pilih Mana


Peluncuran mobil baru Suzuki Ertiga memang menyedot perhatian tersendiri di dalam negeri. Gemuknya pasar MPV (Multi Purpose Vehicle) membuat Ertiga diprediksi akan sukses mengekor prestasi APV yang mampu mengerek nama Suzuki di Tanah Air.

Namun bicara pasar MPV, tentu tak bisa melupakan duet indah Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Beberapa merek coba menggoyang pamor duo kembar MPV tersebut, seperti Nissan dengan Grand Livina dan Suzuki sendiri dengan APV. Tapi tetap saja keduanya masih harus bertepuk sebelah tangan dengan Avanza dan Xenia.


Lantas bagaimana potensi Suzuki Ertiga menghadapi Avanza dan Xenia? Sejumlah teknologi baru pun coba dijejalkan dengan tetap mempertimbangkan harga jual yang bisa masuk ke kantong masyarakat Indonesia.

Komparasi
Berikut sedikit komparasi antara Suzuki Ertiga vs Avanza-Xenia bagi Anda yang tengah berminat membeli mobil keluarga dengan harga dibawah Rp.200 juta.


Dimensi
Suzuki Ertiga punya bodi berukuran 4.265 mm x 1.695 mm x 1.685 mm, sementara Avanza-Xenia 4.140 mm x 1.660 mm x 1.695 mm. Artinya Suzuki Ertiga lebih panjang dari Avanza-Xenia tapi tingginya lebih rendah dari Avanza-Xenia.

Guna menciptakan kabin yang lapang, Suzuki membentuk Ertiga dengan jarak sumbu roda 2.740 mm atau lebih panjang dari wheelbase Avanza-Xenia yang cuma 2.655 mm. Ertiga sebenarnya diambil dari basis platform Suzuki Swift, hanya saja wheelbase Swift 2.380 mm.

Maruti Suzuki menyebut Ertiga sebagai compact MPV. Ini karena ukurannya yang kompak tapi tetap mampu menampung 7 penumpang di dalamnya dengan mekanisme jok 3 baris. Yang unik, nama Ertiga menggunakan bahasa Indonesia. Ertiga terdiri atas dua kata, yakni "Er" (huruf: R) yang berarti row atau baris dan "tiga" yang berarti angka 3. Jadi Ertiga merupakan mobil 3 baris. Tentunya tiga baris disini mengacu pada baris tempat duduk di dalam kabin.


Mesin
Dari generasi ke generasi mungkin tidak banyak perubahan yang dilakukan Toyota serta Daihatsu terhadap Avanza dan Xenia. Guna menandingi jeroan duo MPV terlaris itu yang sudah cukup terbukti kemampuan dan daya tahannya, Suzuki turut mempersenjatai Ertiga dengan mesin K14 1.4-liter berteknologi Variable-Valve Timing (VVT). Pihak pabrikan mengklaim, Ertiga memiliki tenaga hingga 96 hp pada 6.000 rpm, dengan torsi puncak 127 Nm di 4.000 rpm.

Sementara itu All New Avanza, varian tipe 1.3 G manual bermodal mesin 1.3-liter DOHC VVT-i berdaya 92 PS pada 6.000 rpm dengan torsi maksimal 116,7 Nm di 4.400 rpm. All New Xenia pun serupa, tipe X dan R bertransmisi manual menyimpan tenaga 92 PS di 6.000 rpm dengan torsi maksimum 116,7 Nm pada 4.400 rpm dari mesin K3-V3 DOHC VVT-i 1.298cc 4 silinder.


Fitur
Bicara fitur unggulan, Avanza-Xenia cukup lengkap. Mulai dari Multi Information Display (MID), tilt steering, audio switch steering, head unit CD/MP3 player, AC double blower, electric power windows, electric outer mirror, sliding seat untuk jok baris kedua, hingga parking sensor.

Jadi, yang mana pilihan Anda?

Mengapa Avanza Bisa Lebih Laku dari Xenia

Mengapa Avanza Bisa Lebih Laku dari Xenia


Tidak ada yang menyangkal, Avanza Xenia merupakan duet maut yang fenomenal, yang sejak peluncurannya sampai sekarang sudah terjual lebih dari 1 juta unit. Tapi kenapa Avanza selalu lebih laku dari Xenia?

Coba kita lihat catatan penjualan kedua merek ini. Secara total di pasar domestik tanah air, Avanza dan Xenia sudah terjual lebih dari 1 juta unit tersebut, komposisinya 600 ribu diantaranya adalah Avanza, sedangkan Xenia dikisaran 300 ribuan.

Dari segi penjatahan produksi pun, meskipun yang memproduksi kedua mobil ini adalah Astra Daihatsu Motor, namun secara total produksi perbulan yang mencapai 20 ribu unit, Xenia hanya kejatahan 6.500 unit saja, sisanya dihabiskan Avanza.

Berarti memang komposisinya satu banding dua, sebagaimana dikatakan CEO PT AI-DSO, Soeparno Djasmin. "Memang pengaturan kesepakatan tentang regulasi kolaborasi dua produk ini seperti itu. Xenia Avanza itu sekitar 1 banding 2," ujarnya.

Jadi, lanjut pria yang akrab disapa Abong ini, fenomena Avanza lebih laku dibandingkan Xenia bukan karena permasalahan strategi marketing ataupun kemampuan menjual dua perusahaan yang berbeda.

"Lebih kepada pengaturan komposisi, jadi bukan karena kemampuan menjual kita yang kurang," bela Abong.

Itu kenapa, Avanza biar bagaimanapun, akan selalu lebih laku daripada Xenia, karena dari segi penjatahan produksi pun, mobil bermerek Toyota ini lebih banyak hampir dua kali lipat dari Xenia.

Perbandingan Avanza, Ertiga, Dan Evalia

Perbandingan Avanza, Ertiga, Dan Evalia




Delapan tahun melanggang sendirian, "Duet Maut" Toyota Avanza - Daihatsu Xenia bakal mendapat sekaligus dua penantang baru di 2012 ini. Penantang pertama akan hadir dari kubu Suzuki dengan Ertiga yang akan hadir pada April mendatang. Sedangkan untuk rival yang kedua berasal dari Indomobil Group. PT Nissan Motor Indonesia (NMI) sudah bersiap meluncurkan Nissan Evalia. Kabarnya, paling lambat Evalia hadir pada Indonesia international Motor Show 2012.

Dari sisi desain, Avanza-Xenia generasi kedua sudah dapat dilihat langsung di showroom dan dijalan raya. Dibanding generasi pertama yang lahir 2004, penampilan eksterior Avanza-Xenia baru benar-benar terlihat segar.

Tak hanya bagian depan, desain windscreen dengan aero dinamika yang menunjang. Bila sebelumnya drag coefficient hanya 0,36, kini semakin baik dengan angka 0,32.

Modal Evalia adalah desain eksterior yang sangat menarik. Desain lampu dan grill dengan garis tajam meski untuk buritan, tidak sedikit orang yang kurang menyukai lantaran model boxynya.

Sementara Suzuki Ertiga juga memiliki paket yang sangat menggoda konsumen disegmen gemuk ini. Modal pertama adalah wajah yang tampan dengan penerapan sasis dari Suzuki Swift terbaru.

MPV ini dibekali headlamp lebar dengan elemen diamond cut kecil untuk memberikan efek pencahayaan yang lebih baik bagi pengemudi dan sein di spion.

Diluar negri, Nissan Evalia peminum bensin dibekali mesin berkapasitas 1.600 cc (HR16DE). Namun, untuk Indonesia mobil ini akan memakai dapur pacu berkode HR15DE yang sudah lama dipasang di Grand Livina dan akan mempunyai tenaga 109 dk/6.000 rpm dan torsi puncak 148 Nm/4.400 rpm.

Kalau Suzuki Ertiga mengandalkan mesin baru yang diberi kode K14B. Jantung mesin berformat 4 silinder 16 valve berkapasitas 1.373 cc ini menghasilkan tenaga 95 dk/6.000 rpm dan torsi 130 Nm/4.000 rpm. Rasio kompresinya 10:1 dengan bore x stroke sebesar 73 x 82 mm.

Sedangkan avanza dipersenjatai mesin 1.495 cc (3SZ-VE) dan 1.298 cc (K3-VE). Sementara Xenia selain mesin 1.298 cc (K3-VE), juga tersedia kapasitas 989 cc (EJ-VE). Untuk mesin 1.500 cc, tenaga yang dihasilkan 104 dk/6.000 rpm, dan torsi puncak 136 Nm/4.400 rpm. Sementara mesin 1.300 cc mampu menghasilkan tenaga 92 dk/6.000 rpm, dan torsi 116 Nm/4.000 rpm.

Harga
Suzuki Ertigadengan 3 varian, GA harganya Rp 143 juta, GL Rp 153 juta, dan GX Rp 165 juta. Toyota Avanza dengan 7 varian dengan 2 pilihan mesin. Harga jualnya mulai Rp 144 juta sampai Rp 180,2 juta. Sedangkan Nissan Evalia ada 3 varian dengan 1 pilihan mesin, harganya sekitar Rp 150-180 juta.

Perbandingan Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia

Perbandingan Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia

Dibawah ini akan mengemas tentang perbandingan dan persaingan positif antara Mobil Avanza, Xenia, Ertiga Dan Evalia. Dimana mobil-mobil tersebut jelas memiliki kehandalan dan keunggulan yang berbeda. Mari lihat dibawah.

Sudah delapan tahun melenggang sendirian, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia bakal mendapat penantang pada 2012 ini. Tidak cumamendapat satu lawan baru, tapi sekaligus dua. Penantang pertama akan hadir dari kubu Suzuki dengan Ertiga yang hadir bulan April kemarin. Rival kedua masih berasal dari Indomobil Group. PT Nissan Motor Indonesia (NMI) dengan Nissan Evalia, Keduanya diproyeksikan sebagai backbone oleh masing-masing produsen. Sebuah lini produk yang bisa menyumbang sales volume besar agar bisa menggembungkan pundipundi uang pembuatnya. Konsumen pun bakal senang karena pilihan mobilnya semakin luas. mari kita liat komparasi virtual ketiga mobil tersebut. Kita bandingkan data spesifikasi masing-masing kendaraan untuk melihat kelebihan dan kekurangannya.
Nanti Anda akan melihat kekuatan sekaligus kelemahan masing-masing mobil berdasarkan analisis di atas kertas. Sekaligus menyaksikan kemiripan-kemiripan di antara mereka.

Suzuki Ertiga
DESAIN Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Dari sisi desain, Avanza-Xenia generasi kedua sudah dapat dilihat langsung di showroom dan di jalan raya. Dibanding generasi pertama yang lahir 2004, penampilan eksterior Avanza-Xenia baru benar-benar terlihat segar. Tak hanya bagian depan, desain windscreen dengan aerodinamika yang menunjang. Bila sebelumnya drag coefficient hanya 0,36, kini semakin baik dengan angka 0,32.

Khusus Veloz desainnya terlihat agresif, dinamis, dan kental dengan nuansa kencang. Lubang udara besar pada bumper dengan bentuk trapezoidal terlihat sangat kokoh. Desain gril Veloz pun berbeda. Adanya lis memanjang yang dilabur warna krom serta logo Toyota di tengahnya terlihat mewah. 

Modal Evalia adalah desain eksterior yang menarik. Penampilan dan wajahnya mirip sekali dengan sang kakak, Nissan Serena. Cuma Evalia terlihat lebih sporty akibat desain lampu dan gril dengan garis tajam. Meski untuk buritan, tidak sedikit orang yang kurang menyukainya lantaran model boxy-nya.

Sementara Suzuki Ertiga juga memiliki paket yang sangat menggoda konsumen di segmen gemuk ini. Modal per-tama adalah wajah yang tampan dengan penerapan sasis dari Suzuki Swift terbaru.

Tampangnya sepintas mengingatkan pada gacoan Suzuki lainnya, Splash. Suzuki tampaknya sukses menggabungkan elemen sporty, dinamis tanpa mengorbankan aspek elegan pada Ertiga. 

MPV ini dibekali headlamp lebar dengan elemen diamond cut kecil untuk memberikan efek pencahayaan yang lebih baik bagi pengemudi dan sein di spion. 

DIMENSI Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Dari ketiganya, Nissan Evalia punya postur paling besar dibanding Suzuki Ertiga dan Toyota Avanza-Daihatsu Xenia. Panjang total Evalia adalah 4.400 mm, lebih panjang 135 mm dari Ertiga, dan 260 mm dari Avanza-Xenia.

Begitu juga dengan tingginya. Evalia mencatat angka 1.860 mm. Lebih jangkung 175 mm dari Ertiga dan 165 mm dari Avanza-Xenia. Untuk lebar Evalia sama dengan Ertiga, yaitu 1.695 mm. Sementara lebar Avanza-Xenia hanya 1.660 mm.

Bagaimana dengan Ertiga versus Avanza-Xenia? Ertiga lebih panjang 125 mm dan lebih lebar 25 mm dari ‘duet maut’. Ertiga cuma kalah jangkung 10 mm saja dari kedua mobil itu.

Untuk wheelbase yang paling panjang adalah Ertiga dengan angka 2.740 mm. Evalia ada di belakangnya karena kalah 20 mm saja. Avanza-Xenia kalah dari keduanya, dengan wheelbase 2.655 mm alias lebih pendek 85 mm dari Ertiga dan 65 mm dari Evalia.

Wheelbase Ertiga yang panjang berefek pada legroom baris kedua dan ketiga

INTERIOR Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Berdasar data-data dimensi kendaraan yang telah dijelaskan lebih dahulu, kita akan analisis seberapa lapang kabin Evalia, Ertiga, dan Avanza-Xenia.

Sebagai yang paling besar, Evalia memiliki kabin paling lapang. Apalagi interiornya didukung oleh lantai kabin yang rata akibat pemakaian per daun (leaf spring) di roda belakang. Rumusan ini akan bisa membuat Evalia menyuguhkan ruang kepala dan kaki paling luas. 

Kondisi kabin yang lapang ini membuat PT NMI berani menyodorkan varian dengan jok baris kedua model captain seat layaknya MPV mewah. Menyediakan jok baris kedua dengan lorong di tengah ini belum bisa dilakukan oleh Ertiga maupun Avanza-Xenia.

Dengan bodi dan wheelbase yang lebih panjang dari Avanza-Xenia, Ertiga akan memiliki legroom baris kedua yang sedikit lebih luas. Headroom Ertiga tak bakal berbeda jauh dari Avanza-Xenia karena perbedaan tinggi mobil hanya 10 mm.

Dimensi Evalia yang besar menghasilkan kabin luas dengan lantai yang rata

Interior Avanza-Xenia baru lebih lapang dari generasi sebelumnya

Avanza punya pilihan mesin 1.300 cc dan 1.500 cc, sementara Xenia 1.000 cc dan 1.300 cc

MESIN, TRANSMISI, POWER-TO-WEIGHT RATIO
Di luar negeri Nissan Evalia peminum bensin dibekali mesin berkapasitas 1.600 cc (HR16DE). Namun, untuk Indonesia mobil ini akan memakai dapur pacu berkode HR15DE yang sudah lama dipasang di Grand Livina maupun Livina. Artinya Evalia diprediksi akan mempunyai tenaga 109 dk/6.000 rpm dan torsi puncak 148 Nm/4.400 rpm.

Kalau Suzuki Ertiga mengandalkan mesin baru yang diberi kode K14B. Jantung besin berformat 4 silinder 16 valve berkapasitas 1.373 cc ini menghasilkan tenaga 95 dk/6.000 rpm dan torsi 130 Nm/4.000 rpm. Rasio kompresinya 10:1 dengan bore x stroke sebesar 73 x 82 mm.

Jika dua penantangnya hanya dipasarkan dengan satu pilihan mesin, Avanza-Xenia punya mesin lebih banyak. Avanza dipersenjatai mesin 1.495 cc (3SZ-VE) dan 1.298 cc (K3-VE). Sementara Xenia selain mesin 1.298 cc (K3-VE), juga tersedia kapasitas 989 cc (EJ-VE). Untuk mesin 1.500 cc, tenaga yang dihasilkan 104 dk/6.000 rpm, dan torsi puncak 136 Nm/4.400 rpm. Sementara mesin 1.300 cc mampu menghasilkan tenaga 92 dk/6.000 rpm, dan torsi 116 Nm/4.000 rpm.
Mesin baru milik Ertiga diambil dari keluarga K Series Suzuki
Evalia menggunakan mesin yang sama dengan keluarga Livina

TRANSMISI Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Transmisi Toyota Avanza-Daihatsu Xenia ada dua pilihan, yaitu manual 5-speed dan otomatis 4-speed. Resep serupa juga akan digunakan Nissan Evalia. Khusus Suzuki Ertiga hanya tersedia transmisi manual 5-speed saja.

POWER-TO-WEIGHT RATIO Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Bobot kosong Toyota Avanza-Daihatsu Xenia sekitar 1.065 kg (1.3 M/T). Kalau Ertiga bobot bersihnya sekitar 1.160 kg (GA), 1.175 kg (GL) dan 1.180 kg (GX). Sementara Evalia sekitar 1.333 kg.

Berdasar data ini kita bisa menghitung power-to-weight ratio (PWR) masing-masing kendaraan. PWR digunakan untuk mengukur performa aktual mesin dengan cara membagi tenaga mesin dengan bobot kendaraan.

Di Evalia setiap 1 dk tenaga yang dihasilkan mesin membawa beban sebesar 12,2 kg. Ertiga berada di antara 12,2 kg/dk hingga 12,4 kg/dk. Sedangkan PWR Avanza-Xenia 1.3 11,5 kg/dk.

Tapi komposisi ini belum menjamin performa mobil secara menyeluruh. Faktor perbandingan gigi transmisi, penggerak, dan aerodinamika akan mempengaruhi hasil akhirnya.


SUSPENSI, Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Suspensi depan ketiga mobil ini punya sistem serupa, yaitu McPherson strut. Namun, untuk roda belakang konstruksinya berbeda-beda.

Toyota Avanza-Daihatsu Xenia mengandalkan 4-link with lateral rod and coil spring lantaran mengadopsi penggerak roda belakang. Sementara Suzuki Ertiga memakai torsion beam with coilspring. Beda lagi dengan Nissan Evalia yang mengandalkan per daun (leaf spring).

Mana yang lebih empuk tidak bisa dilihat dari jenis sistem yang digunakan. Performa suspensinya baru bisa dirasakan dengan mengendarainya. Soalnya kelembutan bantingan suspensi dipengaruhi banyak hal seperti ukuran ban yang digunakan, geometri, sokbreker, dan spring rate. Bahkan ketebalan busa jok pun turut memberi andil terhadap kenyamanan berkendara.

VARIAN Toyota avanza, Daihatsu xenia, Suzuki ertiga, Nisan evalia

Suzuki Ertiga ditawarkan dalam 3 varian, yaitu GA, GL dan GX. Untuk tipe GA harganya Rp 143 juta, GL dilepas Rp 153 juta dan GX Rp 165 juta. Semuanya ini merupakan harga inden on-the road wilayah DKI Jakarta yang berlaku untuk pemesanan hingga 21 April 2012.

Toyota Avanza punya 7 varian dengan 2 pilihan mesin dan transmisi. Harga jualnya mulai Rp 144 juta sampai Rp 180,2 juta. Daihatsu Xenia punya lebih banyak lagi varian. Ada sekitar 18 varian yang ditawarkan ke pasar. Harganya terpentang Rp 126,6-179,3 juta.

Belum ada konfirmasi resmi untuk detail Nissan Evalia. Namun, dari penelusuran kami, kelihatannya ada 3 varian: yaitu basic, middle dan high. Hanya ada satu pilihan mesin, dengan transmisi manual dan otomatis. Belum ada konfirmasi harga jual, prediksinya sekitar Rp 150-180 juta.


Kesimpulan
Tentu semua produk ini memiliki beragam kelebihan dan kekurangan. Tinggal konsumen memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhannya.

Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia merupakan produk yang telah di jual saat ini. Tapi mereka kini memiliki daftar inden yang tidak sedikit. Beragamnya pilihan pada dapur pacu dan varian yang dimiliki menjadi poin penting pada konsumen Indonesia. Apalagi generasi kedua ini telah dikembangkan untuk memuaskan pasar Indonesia.

Sedangkan Suzuki Ertiga menjadi alternatif lain. Meski belum diluncurkan, konsumen sudah mendapat harga pasti dan dapat memantau waktu pengiriman via website. Daya tariknya terletak pada model, fitur keamanan dan pengerak roda depan. Dimensinya masih lebih besar dari Avanza maupun Xenia, meski kelemahannya terdapat pada tidak tersedianya pilihan transmisi matik.

Nissan Evalia menawarkan kabin lapang dengan pintu geser. Dapur pacu serupa dengan Grand Livina akan mendapat sedikit sentuhan baru agar mampu mereduksi kerugian akibat desain bodi yang kurang aerodinamis. Penerapan per daun menjadi solusi cerdas untuk memperoleh kestabilan optimal dari desain boxy yang mengambil basis dari platform Grand Livina.

Pertolongan pertama Jika Mobil anda terkena banjir

Pertolongan pertama Jika Mobil anda terkena banjir



Pertolongan pertama Jika Mobil anda terkena banjir :
1. Segera lepaskan kabel Negatif Aki, hal ini bertujuan untuk menghindari hubungan arus pendek (korsleting) dari arus listrik yg dapat merusak komponen elektronik di dalamnya.
2. Jika memungkinkan untuk memindahkannya, lakukan dengan cara mendorong, jangan coba coba untuk menyalakanmesin karena dapat menyebabkan adanya korslleting dan air banjir akan terhisap masuk ke dalam mesin.
3. Segera non aktifkan rem parkir lalu gunakan batu atau masukkan persnelling ke gigi 1(manual) atau posisi P (matic) untuk menghindari kanvas rem melekat, terutama pada mobil yang masih menggunakan rem tromol .
4. Cek semua oli atau pun minyak, baik itu mesin, transmisi, dan lainnya karena kemungkinan oli atau minyak tersebut sudah tercampur air, jadi sebaiknya kuras semua oli atau minyak tersebut dengan yang baru.
5. Jika kendaraan anda masih memungkinkan untuk dikendarai, silahkan segera dibawa ke dealer resmi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut karena kendaraan yang sudah menggunakan ECU sangat sensitif dan kemungkinan mengalami kerusakan akibat telah terendam banjir.
Kondisi kendaraan yang telah terendam banjir pastinya akan mengalami kerusakan, tapi dengan tips di atas, kondisi mobil bissa lebih baik dan setidaknya terhindar dari kerusakan secara Total sehingga tidak mengalami kerugian yang sangat banya

Avanza Meraih Penghargaan 8 Rekor MURI

Avanza Meraih Penghargaan 8 Rekor MURI


Saya umumkan hari ini (Rabu 15 Mei 2013) bahwa Toyota Avanza berhasil meraih rekor MURI untuk penjualan tercepat dalam kurun sembilan tahun yang mencapai 1,1 juta unit," urai Ketua Umum Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana di acara peluncuran New Toyota Avanza Airbag di Jakarta, Rabu 15 Mei 2013.

Berikut delapan rekor MURI yang berhasil diraih Toyota Avanza:

1. Pencapaian 1 juta tercepat untuk semua kategori jenis mobil (2004 hingga Maret 2013).

2. Penjualan tertinggi selama tujuh tahun berturut-turut (2006 hingga 2012) untuk semua kategori jenis mobil. Pada tahun 2006 Avanza berhasil terjual 52.260 unit, 2007 terjual 62.010 unit, 2008 terjual 85.535, 2009 terjual 100.065, 2010 terjual 141.799 unit, 2011 terjual 162.367 unit dan 2012 lalu mencapai 192.146 unit.

3. Pertumbuhan penjualan tertinggi untuk semua kategori jenis mobil. Pertumbuhan dari 2004 ke 2012 mencapai 337 persen.

4. Kendaraan mini MPV dengan nilai jual kembali tertinggi. Depresiasi rata-rata per tahun Toyota Avanza tahun 2008 hingga 2012 adalah 5,3 persen.

5. Peraih penghargaan the best mini MPV selama lima tahun berturut-turut.

6. Jumlah anggota komunitas mobil terbanyak. AXIC dengan 2.113 member (Avanza only)

7. Pilihan terbanyak melalui sosial media terhadap merek kendaraan. Total likes fanpage Avanzanation di Facebook per 22 April 2013 mencapai 214.712 likes

8. Melukis dengan menggunakan ban mobil di atas media seluas 15 x 20 meter. Pelukisan selama lima jam di Candi Prambanan pada 5 Mei 2013 itu dilakukan oleh pelukis Yogyakarta dengan menggunakan ban mobil yang berasal dari tiga mobil Toyota Avanza.

Dengan prestasi itu maka tak heran dan berlebihan jika Avanza kerap dijuluki sebagai "mobil sejuta umat". Sejak pertama kali diluncurkan hingga April 2013, penjualan Toyota Avanza telah mencapai 1.133.203 unit, baik di pasar Domestik (963.373 unit) dan mancanegara (169.830 unit).

Avanza makin memantapkan posisinya sebagai mobil paling laris di Indonesia, setelah mencatatkan rekor penjualan 1,1 juta unit selama sembilan tahun beredar di jalanan.

Capaian itu makin lengkap dengan pemberian rekor MURI terhadap mobil yang memiliki kembaran (Xenia). Menariknya, tak hanya satu rekor, tapi delapan rekor sakaligus.

Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Indonesia pada umumnya dan pada pelanggan setia Avanza, berkat dukungan dan kepercayaan yang diberikan selama ini, Avanza sukses meraih pencapaian seperti saat ini,” bangga Presiden Direktur TAM Johnny Darmawan disela peluncuran New Avanza versi Airbag pada Rabu (15/5)

Avanza Raih 4 Bintang dalam Uji Tabrak ASEAN

Avanza Raih 4 Bintang dalam Uji Tabrak ASEAN


Toyota All New Avanza telah mengikuti uji tabrak (crash test) ASEAN  New Car Assessment Programme (ASEAN NCAP). MPV Paling laris di Tanah Air ini berhak menyandang 4-bintang.

Pengujian dilakukan secara frontal dengan kecepatan maksimum 64 kpj yang dilaksanakan oleh  Malaysian Institute of Road Safety Research (MIROS). Pelaksanaan test dilaksanakan pada 21 Mei hingga 2 Agustus 2013 di MIROS PC3 Lab di Melaka, Selangor. Sistem penilaian (rating): Terendah 0-bintang dan Tertinggi 5-bintang.
Toyota Avanza 1.3 dengan dual airbag meraih 4-bintang. Dengan skor untuk perlindungan penumpang dewasa (Adult Occupant Protection) 12,98. Sedangkan perlindungan untuk anak (Child Occupant Protection) 38 persen.

“Dengan adanya test ini akan memberikan informasi tambahan untuk konsumen-konsumen mobil di kawasan ASEAN. Tes ini akan mendorong para produsen mobil untuk membuat produk-produk terbaik,” tegas Wong Shaw Voon, Direktur MIROS

Uji Langsung Bukti ketangguhan Toyota Avanza

Uji Langsung Bukti ketangguhan Toyota Avanza

Toyota menegaskan mobil MPV mereka Avanza bisa melibas berbagai medan di jalanan Indonesia. Mengangkut beban banyak dan mengarungi genangan air di jalanan pun bukan masalah yang berat buat Avanza.

Dalam coaching clinic Avanza 10 Tahun yang digelar Minggu (15/12/2013) Manager Technical Support PT Toyota-Astra Motor Sutrimono, menampilkan video tentang 2 kehandalan Toyota Avanza.

Apa saja kehandalannya?


Uji Banjir
Avanza, Bisa Menerjang Banjir 60 cm dan Memiliki Sasis ala Mobil Super

Tipe Avanza Veloz 1,5 L A/T mengambil peran dalam uji banjir ini.
Dengan gorund clearance 200 mm, membuat Avanza aman saat melewati jalan rusak, polisi tidur yang tinggi ataupun genangan air pada saat banjir.

Ketika mobil melaju dalam genangan air di kolam setinggi 60 cm, voila, mobil masih bisa bertahan dan tidak mogok di tengah kolam.


Bisa Mengangkat Beban 1,5 Ton
Dengan unibody chassis-nya, Avanza mampu membawa beban yang lebih berat saat melintasi jalan yang buruk dan tetap masih bisa dibawa dengan nyaman.

Sutrimono menuturkan Toyota pernah menjajal Avanza sambil mengangkat beban seberat total 1,5 ton dengan menggunakan tipe Avanza 1.300 cc tipe G manual.

Mobil ini mengangkut barang-barang seperti:

  • 1 brangkas seberat 438,5 kg
  • 26 barbel masing-masing seberat 20 kg
  • 6 barbel masing-masing seberat 25 kg
  • 7 beban timbangan masing-masing seberat 20 kg

Kemudian beban orang seperti:

  • 1 orang Sopir dengan berat 88,5 kg
  • 1 penumpang dengan berat 86 kg
  • dan 1 orang penumpang dengan berat 84 kg


Total berat muatan Avanza adalah 1,507 ton. Mobil kemudian melaju di tanjakan dengan kemiringan 30 derajat. Dan hasilnya Avanza bisa melalui tanjakan ini dengan mudah.

12 alasan mengapa harus beli Toyota Al New Avanza

12 alasan mengapa harus beli Toyota Al New Avanza


12 alasan mengappa harus beli Toyota Al New Avanza

Disaat yg lain mengklaim sbg mobil MPV, Hanya TOYOTA AVANZA yg telah terbukti sebagai The REAL MPV keluarga Indonesia:


  1. 1. Brand Image TOYOTA No 1 di Indonesia, Kualitas teruji dan memborong 8 Rekor MURI antara lain, Rekor Muri TOYOTA AVANZA sbg Best Mini MPV 5 thn berurutan, Rekor Muri TOYOTA AVANZA dgn Nilai Jual Kembali tertinggi
  2. Jaringan SERVICE tersebar Indonesia dan terbanyak dengan 219 Bengkel
  3. Biaya Perawatan Paling Ekonomis dikelasnya 5 % lebih irit
  4. Interior TOYOTA AVANZA yg Fungsional, masuk ke baris ke 3 hanya dengan 1 tuas, dpt muat 3 orang dewasa dengan LEGA serta punya head rest disemua baris serta power window di baris ke 2
  5. Kapasitas TOYOTA AVANZA bagasi paling besar, bukti bisa masuk 3 botol gallon air mineral
  6. Ground Clearance TOYOTA AVANZA tinggi jd posisi air intake dan ECU lebih tinggi dibanding pesaingnya dan paling aman saat melewati banjir dan jalan berlubang
  7. TOYOTA AVANZA Kendaraan keluarga SEJATI dgn penggerak roda belakang yg lebih kuat untuk mengangkut beban banyak dan lebih kuat menanjak
  8. Chasis TOYOTA AVANZA semi monokok lebih cocok untuk MPV dan Struktur Body GOA untuk menjamin keselamatan penumpang
  9. Sebagai mobil keluarga TOYOTA AVANZA, memakai suspensi belakang Rigid 4 link dgn coil spring yg lebih kuat mengangkut beban banyak dan tidak membuat sempit baris ke 3 karena posisi lebih rendah
  10. Turning Radius TOYOTA AVANZA paling kecil di kelasnya (4,7m) sehingga paling lincah dan dapat lebih mudah berputar di jalan sempit
  11. TOYOTA AVANZA punya tempat penyimpanan barang di 36 tempat karena lebih mengerti keluarga
  12. TOYOTA Punya program2 menarik dan Bonus bonus untuk pembelian bulan ini dan sekarang adalah BULAN UNTUNG BELI TOYOTA

Komparasi Avanza, Mobilio, Ertiga, Spin, Xenia

Komparasi Avanza, Mobilio, Ertiga, Spin, Xenia


Setiap mobil punya keunggulan tersendiri. Apa saja?

Pilihan mobil keluarga jenis low MPV (Multi Purpose Vehicle) kini semakin beragam. Ada beberapa pilihan yang tersedia di pasar otomotif Indonesia, seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Chevrolet Spin dan terbaru Honda Mobilio.

Kelimanya punya keunggulan tersendiri mulai dari fitur, harga, pilihan mesin, serta layanan purna jual. Berikut ini ulasan komparasi dari kelima mobil tersebut.

Mobilio

Di mulai dari pendatang baru Mobilio. Mobil yang diproduksi di Karawang, Jawa Barat dilengkapi mesin Honda i-VTEC SOHC 1.5L, 16 valve, 4 silinder yang mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 118 PS pada 6.600 dengan torsi 14,8 kg.m pada 4.600.

Mobilio mempunyai dua pilihan transmisi; manual 5 percepatan, dan CVT (Continuous Variable Transmission) berteknologi Earth Dream Technology, diklaim perpindahan transmisi lebih halus dan performa mesin maksimal serta membuat konsumsi bahan bakar efisien.
Mobilio memiliki dimensi panjang 4.386 mm, ground clearance 189 mm, wheelbase 2.650 mm. Kemudian AC Double Blower dan fitur keamanan
Dual SRS Airbag untuk pengemudi dan penumpang depan, rangka bodi G-CON + ACE TM, sistem pengereman ABS (Anti-lock Bracking System) serta EBD (Electronic Brake-force Distribution).

Ada juga Pretensioner with Load Limiter Seatbelt, Security Alarm* & Immobilizer, Honda Motor-Real World Crash Test, serta ISOFIX & Tether
Mobilio dibanderol Rp159,5 juta untuk tipe S MT, Rp170 juta tipe E MT, Rp189,5 juta tipe E CVT, dan Rp198 juta tipe E CVT Prestige.

Dari segi interior, Mobilio cukup unggulan karena dibuat lebih ciamik--kombinasi Brio dan Jazz. Namun, perlu diingat biaya perawatan mobil Honda terbilang mahal dibanding merek Jepang lainnya, termasuk harga suku cadang.

Avanza-Xenia

Beralih ke pemain paling "senior", Toyota Avanza dari PT Toyota Astra Motor. Mobil yang telah menginjak usia 10 tahun di pasar nasional sudah terjual hampir 1,1 juta unit dan telah diekspor ke 27 negara sejak 2004.

Mobil ini memiliki beberapa pilihan varian yakni 1.3 E M/T, 1.3 E A/T, 1.3 G M/T, 1.3 G A/T, 1.5 G M/T, Veloz 1.5 A/T dan M/T. Mobil ini dibanderol mulai Rp163,1-203,7 juta OTR Jakarta.

Avanza 1.3 menggunakan mesin K3-VE, 4 silinder, 16 V DOHC VVT-i bertenaga 92 ps pada 6.000 rpm dan torsi puncak 11,9 kgm pada 4.400 rpm. Untuk tipe 1.5 juga menggunakan mesin serupa, hanya saja kapasitasnya 1.495cc (104 ps/13,9 kgm).

Seluruh varian mobil ini dilengkapi Dual SRS Airbag dan Seatbelt with Pretensioner and Force Limiter. Pada varian tertinggi mobil ini dilengkapi kontrol spion elektronik, seatbelt pada baris kedua dan baris ketiga.

Kemudian sang adik, Xenia memiliki fitur, desain, dan mesin yang serupa dengan Avanza. Hanya saja, Xenia hanya memiliki pilihan mesin 1.000cc dan 1.3000cc. Xenia dibanderol mulai Rp144,1-198,8 juta OTR Jakarta.

Keunggulan si kembar yang dibuat oleh Astra Daihatsu Motor adalah memiliki biaya perawatan terjangkau, layanan purna jual (bengkel) cukup lengkap di daerah-daerah Tanah Air, kemudian harga jual kembali lumayan bagus.

Ertiga

Jagoan dari PT. Suzuki Indomobil Sales diluncurkan pada 2012 lalu dan kini sudah menjual sekitar 100 ribu unit. Ertiga dibangun berdasarkan basis dari hatchback Swift.

Ertiga tersedia dengan tujuh jenis varian; GA M/T, GL Double Blower M/T, GL Double Blower A/T, GX Double Blower M/T, GX Double Blower A/T, GX Elegant M/T dan A/T. Harganya mulai dari Rp151,3 sampai Rp207,7 juta OTR Jakarta.

Ertiga menggunakan mesin 1.4L K14B, 4 in-line 16 katup bertenaga 95 ps di 6.000 rpm dan torsi maksimal 139 Nm pada 4.000 rpm.

Mobil ini dilengkapi dengan Side Impact Beam, Immobilizer Key serta SRS Airbag dan ABS+EBD untuk varian GX dan GX Elegant. Untuk versi terendah sudah dilengkapi Power Steering, AC Single Blower, Tilt Steering, Immobilizer, Hight Stop Lamp, dan Steel Wheel R14.

Spin

Terakhir Low MPV buatan Pondok Ungu, Bekasi milik General Motors Indonesia. Spin memiliki tiga pilihan mesin; bensin 1.200cc dan 1.500cc serta diesel 1.300cc.

Mesin bensin menggunakan empat silinder sedangkan mesin diesel dengan teknologi Common Rail Direct Injection Turbo. Mesin diesel Common Rail Direct Injection 1.300cc dapat menghasilkan tenaga 75 ps dan torsi 190 Nm.

Chevrolet mengklaim Spin sebagai satu-satunya kendaraan di kelasnya yang dilengkapi transmisi otomatis 6-speed serta mesin diesel turbo.

Spin punya tujuh varian 1.2 LS M/T, 1.2 LT M/T, 1.5 LT M/T, 1.5 LTZ M/T, 1.5 LTZ A/T, 1.3 LT M/T, 1.3 LTZ M/T. Harganya mulai dari Rp144,8-195,8 juta OTR Jakarta.

Fitur keamanannya antara lain airbag, ABS serta immobilizer. Spin memiliki keunggulan adanya pilihan tipe mesin diesel yang tidak dimiliki pesaingnya.

Namun, Spin punya kelemahan dalam hal masih minim jaringan purna jual (bengkel) di daerah pelosok dan harga jual kembali yang tidak terlalu bagus. (adi)

Sumber dari : http://otomotif.news.viva.co.id/news/read/478171-komparasi-mobilio--avanza-xenia--ertiga-dan-spin