Kamis, 21 Desember 2017

Beberapa Kelebihan Toyota Sienta Sebagai Mobil Keluarga







Mencari mobil yang tepat untuk kebutuhan mobilitas sekeluarga memang tidak mudah. Pertama, mobil harus memiliki kapasitas yang sesuai dengan jumlah anggota keluarga dan kebiasaan bepergian. Mobil juga sebaiknya tepat guna dan aman.


Seperti Toyota All-New Sienta mobil serbaguna yang selain hadir sebagai teman bermobilitas sehari-hari, juga sebagai mobil idaman keluarga. Toyota All-New Sienta menawarkan beberapa kelebihan untuk menjawab kebutuhan keluarga.
Kelebihan-kelebihan tersebut juga telah dibuktikan dalam Sunday Test Drive yang berlangsung Minggu (12/3/2017) lalu. Pada sesi test drive tersebut para pembaca Otomania.com mencoba sendiri bagaimana rasanya berkendara dengan Toyota All-New Sienta hingga fitur-fitur unggulannya.



Pertama, Toyota All-New Sienta terbukti dapat menawarkan kenyamanan. Berkendara dengan jarak dan waktu tempuh yang cukup panjang tidak masalah. “Suspensinya enak. Bagian dalam mobil ini juga nyaman dan sesuai jika dikatakan sebagai mobil keluarga,” ujar Harry Musadi, salah seorang peserta Sunday Test Drive bersama Toyota All-New Sienta.
Kesenyapan di dalam kabin Toyota All-New Sienta juga lebih dari mobil lain di kelasnya. Oleh karena itu beristirahat, bercakap-cakap, hingga beraktivitas di dalam mobil selama perjalanan lebih nyaman.


Bagi yang anggota keluarganya banyak, Toyota All-New Sienta merupakan mobil yang tepat. Mobil ini memiliki kapasitas tujuh penumpang. Kapasitas bagasinya luas dan di kabin penumpang maupun pengemudi terdapat banyak ruang simpan berupa glove box hingga laci penyimpanan.
Kapasitas bagasi dapat diperluas dengan memanfaatkan fitur dive-in seat. Jika kursi penumpang di baris paling belakang tidak terpakai, lipat, dan masukkan ke bagian bawah kursi penumpang di baris kedua.
Kapasitas bagasi yang telah diperluas ini dapat menampung lebih banyak barang bawaan. Mulai dari koper-koper berisi keperluan liburan hingga sepeda lipat.




“Jika dilihat dari luar kelihatannya mobil ini kecil tapi ternyata kapasitasnya sangat memadai. Apalagi ketika sudah memanfaatkan fitur dive-in seat. Mobil ini cocok untuk liburan atau mudik sekeluarga,” ujar Raymond, peserta Sunday Test Drive lainnya.
Toyota All-New Sienta juga didesain dengan power sliding door. Meski garasi rumah sempit atau parkir di area yang tidak luas, penumpang bisa dengan mudah keluar masuk.
Satu lagi yang terpenting dari sebuah mobil keluarga adalah keamanannya. Toyota All-New Sienta dilengkapi dengan sistem keamanan yang cukup baik. Mobil ini memiliki dual SRS airbag dan knee airbag. Jarang sekali mobil sekelas Toyota All-New Sienta bisa jadi mobil pertama di kelas MPV yang sudah memiliki knee airbag.


Sabuk keamanan yang tersedia di dalam kabin Toyota All-New Sienta kekencangannya dapat menyesuaikan dengan posisi tubuh saat guncangan terjadi. Cidera leher dapat dihindari. Untuk anak-anak tersedia  sabuk pengaman khusus di bangku belakang.
Demi menjaga keamanan dari hal yang tak terduga di perjalanan, Toyota All-New Sienta memiliki fitur berkendara Anti-lock Brake System. Ketika terjadi pengereman mendadak, roda tidak akan otomatis mengunci sehingga tidak akan terjadi slip. Mobil tetap mudah dikendalikan untuk menghindari rintangan di jalan.







Tidak hanya itu, tipe Q Toyota All-New Sienta juga sudah memiliki fitur keamanan Hill Start Assist yang biasanya hanya ditemui di mobil-mobil SUV premium. Fitur ini akan membantu menahan rem selama lima detik, memberi waktu untuk pengemudi untuk memindahkan kaki dari pedal rem ke gas saat berada di tanjakkan. Mobil tidak akan mundur ke belakang.
Selain itu meski performa sudah didukung oleh mesin baru bertenaga 1500 cc, Toyota All-New Sienta juga tetap ekonomis bahan bakar. “Tinggal atur ke mode eco untuk mengirit bahan bakar. Dengan bahan bakar yang irit ini, Sienta sangat cocok untuk menemani mobilitas sehari-hari di kota besar ataupun dibawa perjalanan jauh,” ujar Rondi, peserta Sunday Test Drive. 

All New Rush 2018

Toyota All New Rush 2018

All New Toyota Rush 2018 resmi diluncurkan pada Kamis (23/11/2017) kemarin dengan dua tipe yaitu G dan TRD Sportivo yang menawarkan desain eksterior dan interior serba baru

Salah satu keunggulan Rush generasi kedua ini terletak pada mesinnya yang sudah menggunakan Dual VVT-i (2NR) berkapasitas 1500 CC. Sementara Rush generasi sebelumnya, menggunakan mesin VVT-i  berkapasitas 1.495 CC. Mesin Dual VVT-i 2NR ini juga sudah digunakan oleh Sienta dan Veloz.
Mesin ini mampu menghasilkan tenaga yang cukup untuk kendaraan tujuh penumpang serta efisiensi bahan bakar yang diklaim lebih baik 10 persen dari model sebelumnya.
Agar pengemudi dan penumpang semakin merasa nyaman, sistem suspensi menerapkan pengaturan yang lebih baik dengan tambahan stabilizer di bagian belakang. Tingkat kebisingan juga menjadi jauh berkurang dibandingkan model sebelumnya.
Selain mesin, perbedaan All New Rush dari generasi sebelumnya juga terletak pada interiornya. Interior All New Rush didesain dengan konsep “True 7 Seater SUV” yang dilengkapi dengan 7 seatbelt tiga titik dan 7 head rest.
Dengan jarak bangku baris ke dua dengan bangku baris ketiga sebesar 700 mm, penumpang baris ketiga jauh lebih nyaman dibandingkan model sebelumnya. Dan ini masih menyisakan ruang yang luas untuk tempat bagasi. Panjang bagasi All New Rush mencapai 450 mm atau lebih panjang 150 mm dibandingkan sebelumnya.
“Interior All New Rush memang di desain untuk menunjang kebutuhan penggemar SUV yang berkarakter dinamis. Mereka tidak hanya butuh sensasi sporty, tapi juga ruang interior yang luas, termasuk untuk bagasi,” kata Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto,
Khusus untuk tipe TRD Sportivo, bagian panel depan dilapisi dengan material yang lembut agar terlihat semakin eksklusif. Interior dilengkapi dengan desain dashboardyang memancarkan nuansa ketangguhan All New Rush sebagai kendaraan SUV. Dengan posisi duduk All New Rush yang tinggi (comanding type) layaknya SUV, memberikan jarak pandang yang lebih luas dan jauh.
Interior juga dilengkapi overhead console box untuk tempat kaca mata dan juga map lamps. Secara keseluruhan, mobil ini mempunyai 13 cup holder yang dapat digunakan untuk menyimpan botol minuman.
Sementara, untuk dimensi, sedikit berbeda dengan generasi sebelumnya yang berdimensi 4.420 x 1.745 x 1.740 mm. Lebar All New Rush 2018 1.685 mm dengan tinggi 1.705 mm dan jarak antar roda (wheel base) 2.685 mm sama dengan sebelumnya.


All New Rush memiliki dimensi yang lebih lapang karena lebih panjang 230 mm dibandingkan model sebelumnya, menjadi 4.435 mm dengan menempatkan ban serep di bagian bawah lantai belakang.
All New Rush hadir dalam dalam 6 warna yaitu white, silver mica metallic, black mica, red mica metallic, bronze mica metallic, dan bordeaux mica.
Fitur keamanan dan keselamatan semua tipe All New Rush pun ditingkatkan dengan menggunakan Anti-lock Braking System (ABS) untuk mengurangi risiko tabrakan, Hill Start Assist Control (HSA) agar lebih percaya diri saat melewati jalan mendaki, Vehicle Stability Control (VSC) untuk menjaga kestabilan saat menikung. Mobil ini juga dilengkapi 6 airbags.




Untuk harga, Toyota akan mengumumkan harga resmi pada 2018 dengan perkiraan akan lebih murah atau lebih mahal sebesar Rp3 juta rupiah jika dibandingkan harga jual Rush saat ini antara Rp239,9 juta untuk tipe bawah hingga Rp267,8 untuk tipe tertinggi.

Untuk Informasi lebih lanjut
Andy Toyota Probolinggo
085230454682
WA 081217493783

Senin, 09 Januari 2017

Toyota Yaris Heykers Resmi Meluncur

PT Toyota Astra Motor (TAM) meluncurkan varian baru Yaris dengan karakter urban adventure. Ditambah embel-embel Heykers, Yaris yang identik sebagai hatchback perkotaan kini makin jangkung dengan ground clearance lebih tinggi.
Heykers bukan hahya sebuah penyegaran, namun juga menjadi tipe tambahan yang melengkapi pilihan konsumen. Hanya satu varian untuk Yaris Heykers, yakni dipasangkan dengan CVT (Continously Variable Transmission).
"Yaris Heykers dengab berbagai kelebihannya menjadikan model ini sebagai hatchback yang modern, sporty, sekaligus adventurous, serta aman dikendarai untuk berbagai medan jalan," ujar Presiden Direktur TAM Hiroyuki Fukui di Jakarta Selatan, Kamis, (3/11/2016).
Sesuai konsepnya, Yaris Heykers makin gagah dengan ground clearance yang naik 35 mm atau menjadi 184 mm dari tipe lainnya. Penambahannya 20 mm berkat suspensi TRD, sementara dan 15 mm sisanya dari ukuran ban lebih besar, yaitu 195/55.
Alloy wheel beraksen dual tone silver dan dark titanium. Desainnya makin sporty berkat tarikan garis lebih tebal dan tajam. Karakternya juga tangguh karena overfender, roof rail, side protection moulding, sticker heykers, side skirt, rear spoiler, dan rear bumper.
Interiornya, dilengkapi advanced audio layar sentuh 7 inci, miracast, internet, dan bluetooth (Heykers, TRD Sportivo, G). Semua tipe juga dapat sentuhan penambahan aksen silver pada kisi AC, serta pola baru motif highlight garis vertikal sehingga terlihat modern.
Mesin Baru
Semua Yaris kini berjantung pacu baru, yaitu 2NR-FE berkapasitas 1.496 cc dengan dual VVT-i. Mesin ini sama dengan yang digunakan Sienta dan Vios.
Menariknya, semua tipe Yaria bertransmisi otomatik sudah pakai CVT dengan tujuh percepatan sequential. Toyota mengklaim skema ini mampu menghemat 30 persen konsumsi bahan bakar. Sedangkan berkat mesin baru, konsumsi bahan bakar makin irit 17 persen.

Avanza Transmover Sudah Terpesan Ratusan Unit



Toyota Transmover alias Avanza murah sudah resmi meluncur sejak November 2016. Memasuki awal 2017, PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) mengaku sudah menjual ratusan unit.
Mobil berbasis tujuh penumpang ini memang menyasar pada perusahaan transportasi swasta, seperti taksi. Fransiscus Soerjopranoto, Executive GM Marketing TAM, mengatakan bahwa hingga saat ini, pemesanan Transmover semakin berkembang sejak diluncurkan.
"Totalnya di seluruh Indonesia sudah ada 300 sampai 400 unit. Semuanya yang pesan perusahaan taksi dari berbagai brand," ucap Soerjopranoto kepada KompasOtomotif, Kamis (5/1/2017).

Menurut Soerjopranoto, banyak perusahaan taksi yang sudah mengapresiasi Transmover. Mereka menganggap Avanza versi murah ini bisa menjadi solusi untuk bidang usaha bisnisnya.



Peruntukannya memang buat bisnis usaha berbadan taksi. Dengan harga yang lebih terjangkau hal ini tentu sangat menolong mereka (perusahaan taksi)," ujar Soerjopranoto.

Seperti di ketahui, TAM memasarkan Transmover dengan kisaran harga mulai dari Rp 143,55 juta sampai Rp 150 jutaan. Dengan harga yang lebih murah dibandingkan Avanza entry level, Transmover hanya tersedia dalam pilihan mesin 1.300 cc saja

Kampus Toyota Indonesia Mulai Lahirkan Teknisi Andal


Demi meningkatkan daya saing, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sebagai salah satu basis produksi di wilayah regional Asia Pasifik, harus berbuat sesuatu. Tujuan utamanya, agar bisa memanfaatkan kesempatan dan mengindari ancaman dari bergulirnya era perdagangan bebas.

Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur TMMIN, mengatakan, berbagai macam perjanjian ekonomi dengan satu negara atau lebih membuat persaingan semakin ketat. Tanpa persiapan, justru bisa membuat industri otomotif di Indonesia kalah bersaing.

"Jadi ibaratnya kalau lomba lari ada sepuluh peserta, kita harus bisa finis minimal kedua atau ketiga. Jangan malah jadi yang terakhir," ucap Warih di Sunter, Jakarta Utara, Kamis (15/1/2016).

Memasuki 2016, pihak TMMIN mengaku akan lebih fokus dalam memperkuat struktur industri dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Urusan struktur industri berkait dengan rencana peningkatan konten lokal, terutama dari perushaan pemasok dalam negeri, di level tier dua dan tiga.

Sedangkan urusan SDM, kampus Akademi Toyota Indonesia (Toyota Indonesia Academy/TIA) segera melahirkan angkatan pertamanya, setingkat bangku kuliah Diploma 1 jurusan Akademi Manufaktur Otomotif. Kampus ini bakal melahirkan SDM siap pakai dengan kompetensi yang mampu bersaing secara global.

Selain itu, TMMIN juga berencana membangun satu fasilitas pusat pelatihan tambahan, sehingga nantinya berjumlah tiga fasilitas. Untuk menciptakan kampus TIA, TMMIN mengaku telah mengeluarkan dana tidak kurang dari Rp 70 miliar, ketika proyek ini mukai bergulir sejak Oktober 2015 lalu.

Bukti kualitas SDM Toyota dari Indonesia, dibuktikan lewat ajang World Skill Contest, di Sao Paulo Brazil, Agustus 2015. Karyawan TMMIN berhasil meraih medali perak untuk bidang Plastic Die Engineering dan perunggu untuk bidang Prototype Modeling. 

Beda Mesin Sienta dan Avanza

 Jakarta, KompasOtomotif – Toyota Indonesia akhirnya mengungkap saat debut di Indonesia International Motor Show (IIMS) pada Kamis (7/4/2016), MPV dengan pintu geser Sienta menggendong mesin 4-silinder 1.497cc, DOHC, Dual VVT-i  berkode 2NR-FE. Sumber tenaga itu baru, belum pernah digunakan pada model Toyota lain di Indonesia.
Mesin baru ini diproduksi di pabrik anyar Toyota di Karawang, Jawa Barat, yang diresmikan pada 8 Maret lalu. Mesin ini masih satu keluarga “NR” dengan Sienta versi Jepang, namun beda spesifikasi. Mesin ini juga menggunakan aluminium sebagai material utama, sehingga diklaim lebih ringan dan irit konsumsi bahan bakar.


Di Indonesia, mesin 2NR-FE milik Sienta memiliki spesifikasi “F” yang merujuk pada penggunaan dua camshaft atau DOHC (dual overhead camshaft) dan “E” berarti Electronic Fuel Injection (EFI). Di Jepang, salah satu pilihan mesin  Sienta yaitu 2NR-FKE. Kode “FKE” artinya mesin itu mengadopsi siklus Atkinson dan VVT-iE (Variable Valve Timing-intelligent by Electric Motor).  



Mengenal Lebih jauh Toyota Calya

Toyota sudah mengenalkan Calya, mobil murah 7-seater untuk pasar Indonesia. Sosoknya akan debut di depan publik untuk pertama kalinya—bersama kembarannya Daihatsu Sigra—di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, mulai 11 Agustus mendatang.
Toyota memberi lebih banyak detail lewat video sebagai gambaran awal sebelum melihat sosoknya langsung di lantai pameran. Dua video sekaligus menggambarkan sejumlah fitur yang diemban dan berbagai keunggulan yang bisa dinikmati konsumen.
Sebagai gambaran, Calya berdimensi PxLxT 4.070 x 1,655 x 1.600 mm, dengan jarak sumbu roda 2.525 mm. Ground clearance 180 mm. Toyota menawarkannya dengan dua pilihan varian, yakni E dan G.





Tampang "Necis" Toyota Corolla Altis Terbaru


Toyota Motor Thailand mengenalkan Corolla Altis 2017 (facelift). Sedan medium yang juga bakal dijual di Indonesia itu kini berpenampilan makin menarik berkat banyak ubahan kecil, tapi cukup bikin "pangling".
Bagian depan paling banyak berubah, termasuk desain gril dengan garnish krom dipadu bemper berkontur lebih kekar yang mempunyai kisi-kisi udara makin besar.
Tampang itu semakin manis dengan penggunaan lampu baru Bi-Beam LED proyektor, dipasangkan dengan daytime running lights (DRL) memanjang di bawahnya. Sepintas, lampu ini bikin ”mata” Altis makin tampak sipit.
Selebihnya, ubahan terdapat pada lampu kabut model bundar, pelek desain baru yang makin sporty, dan cluster lampu belakang yang makin tampak futuristik


Interior
Di dalam, perubahan juga terasa dari tombol kontrol dan kisi-kisi pendingin kabin. Sistem hiburan dioperasikan melalui layar sentuh 7 inci T-Connect dengan navigasi. Toyota mengklaim kabin makin luks dengan penggunaan material yang lembut dengan jahitan kontras.
Menariknya, kenyamanan suspensi juga ikut diperhatikan. Selain ada tujuh kantung udara sebagai peranti standar di Thailand. Ada tiga colokan USB untuk pengisian baterai gadget, ditambah sistem pendingin dengan Nanoe.


Terobosan Baru Baterai Mobil Listrik Toyota


Baru sejak awal bulan November mendeklarasikan diri untuk ikut mengembangkan mobil listrik secara massal di 2020, Toyota kali ini mulai memberikan progres, mengenai perkembangan penelitiannya terkait dengan baterai. 
Mengutip Autonews, Senin (28/11/2016) Toyota mengklaim sudah menemukan terobosan baru, dari observasinya atas deviasi baterai lithium ion. Di mana tu memungkinkan mereka memiliki baterai yang 15 persen lebih tahan lama, dibanding yang dimiliki saat ini.
"Baterai lithium-ion adalah teknologi kunci untuk mobil elektrik. Karena adanya kebutuhan itu, maka  ke depan akan terus kami kembangkan teknologi dan kinerja, atau bahkan bisa lebih dari itu," ujar Hisao Yamashige, Peneliti Baterai di Toyota.
elalui metode yang dikembangkan oleh Toyota Central R&D Labs, yang bekerja sama dengan Nippon Soken dan empat Universitas di Jepang, insinyur Toyota sekarang mampu melihat secara real time, bagaimana ion lithium bergerak di dalam elektroda.
Dari situ, para peneliti Toyota akan mempelajari pergerakan ion lithium, di mana akan mengarah desain baru baterai. Sehingga hasilnya akan membantu meningkatkan kinerja dan daya tahan baterai.
Salah satu unsur penting pada mobil listrik adalah mengenai daya tahan baterainya. Semua produsen berlomba untuk melahirkan teknologi baterai yang bisa  mengakomodasi jarak yang jauh, dalam satu kali pengecasan. Itu juga akan menarik minat konsumen untuk mau membeli mobil listrik.
M

Minggu, 08 Januari 2017

Lebih Puas Lihat Toyota Calya

Toyota sudah mengenalkan Calya, mobil murah 7-seater untuk pasar Indonesia. Sosoknya akan debut di depan publik untuk pertama kalinya—bersama kembarannya Daihatsu Sigra—di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, mulai 11 Agustus mendatang.
Toyota memberi lebih banyak detail lewat video sebagai gambaran awal sebelum melihat sosoknya langsung di lantai pameran. Dua video sekaligus menggambarkan sejumlah fitur yang diemban dan berbagai keunggulan yang bisa dinikmati konsumen.


Sebagai gambaran, Calya berdimensi PxLxT 4.070 x 1,655 x 1.600 mm, dengan jarak sumbu roda 2.525 mm. Ground clearance 180 mm. Toyota menawarkannya dengan dua pilihan varian, yakni E dan G.

Sekilas fitur, mobil ini sudah dilengkapi kaca elektrik di semua pintu. Lalu di dalam, ada semacam kipas yang menyedot hembusan AC dari depan dan ditiupkan ke kursi belakang. Jok baris kedua pakai sistem sekali sentuh bisa terangkat (one touch tumble), bisa dilipat 60:40.
Menariknya, mobil sudah dilengkapi dengan dua kantung udara, sistem audio double-DIN dengan dua speaker. Pada tipe G sudah ada lampu kabut, spion lipat elektrik dengan lampu sein, trim silver pada pintu dan dashboard, serta konektivitas Bluetooth.
Mesin pakai tipe 3NR-VE 1.200 cc Dual VVT-i 4-silinder, dipadu transmisi manual 5-percepatan atau otomatik 4-percepatan. Rem ABS sudah menjadi fitur standar, kecuali Calya E manual.

Toyota C-HR Versi TRD Terlihat Galak!



Setelah versi standar resmi dijual di Jepang, Toyota C-HR juga tersedia untuk versi TRD dan Modellista (upgrade/modifikasi). Jadi bagi konsumen yang ingin tampilan C-HR lebih gagah dan sangar, dan menarik perhatian, bisa mempertimbangkan tipe ini.


Toyota Racing Development telah merancang dua sentuhan yang berbeda untuk C-HR. Di mana keduanya menawarkan sentuhan unik dan bersama-sama membuat dua tampilan yang khas.
Konsep pertama, memiliki aroma Aggressive Style, memberikan model tampilan sangat menantang dengan bumper depan baru, bergabung dengan lampu LED daytime running light. Selain itu, unsur ini juga dilengkapi new rear diffuserside skirt yang diperpanjang dan lip spoiler di tailgate.

Pilihan kedua, dengan mengusung Extreme Style, memiliki tambahan wheel arch berwana hitam, penghalang lumpur berwarna merah, front end lebih halus dan satu set velg 16-inch sebagai standar, warna hitam atau silver.
Modifikasi yang tersedia pada model TRD adalah sarung jok sporty, kontrol gerak pada sistem suspensi (motion control beam), sistem pemantauan tekanan ban, start/stop button ignition dan pelindung pegangan pintu.
Adapun ubahan yang dibuat untuk C-HR Modellista, tersedia paket The Elegant Ice Style memiliki beberapa sentuhan aksen krom, bumper depan dan belakang, serta side skirt custom, dengan pilihan pelek 17 inci atau 19 inci.

Toyota Indonesia Siap Produksi C-HR



Jakarta, KompasOtomotif – Setelah meluncur di Eropa dan Jepang, Toyota C-HR ternyata juga sudah dinanti-nanti oleh konsumen Toyota di Indonesia. Sinyal positif pasar dalam negeri ini seperti yang sudah disampaikan oleh pihak Toyota Astra Motor (TAM).
Menanggapi hal tersebut, Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyampaikan, jika memang permintaan di dalam negeri bagus, pihaknya sudah siap untuk memproduksinya.

“Kemungkinan ada, apalagi ketika permintaannya tinggi di dalam negeri, karena yang paling pertama ditanya adalah konsumennya terlebih dahulu. Namun memang secara perlahan atau step by step,” ujar Warih di Jakarta, Selasa (20/12/2016).
Warih menambahkan, dengan kemampuan produksi yang dimilik saat ini, TMMIN yakin semua bisa dilakukan di fasilitasnya, termasuk menghasilkan produk dengan platform Toyota New Global Architecture (TNGA), seperti C-HR.
“Bisa semuanya bisalah, plant dua TMMIN saat ini masih tersisa 70 persen, masih sangat besar. Dari 150 hektar baru digunakan sekitar 20 hektar, jadi masih tersisa 130 hektar lagi masih kosong,” tutur Warih.
Toyota C-HR merupakan kendaraan kedua Toyota yang dikembangkan dengan platform TNGA. Meski berbagi platform yang sama dengan Prius generasi keempat, C-HR memiliki warna sendiri yang berbeda dan orisinal.
Di pasar Jepang, C-HR dijual dengan dua pilihan jenis penggerak, yakni sistem empat roda (4WD) dan dua roda (2WD). Harganya dibanderol mulai dari 2,5 juta yen atau Rp 288 juta sampai paling mahal 2,9 juta yen atau Rp 334 juta.

Rabu, 04 Januari 2017

Konfirmasi Kehadiran Avanza Paling Murah dari Toyota



Jakarta, KompasOtomotif – Gosip datangnya Avanza spek taksi yang diberi nama Transmover dibenarkan PT Toyota Astra Motor (TAM). Informasi model yang disinyalir bakal menjadi mobil khusus untuk taksi itu sebelumnya bocor dari pendaftaran tipe Kementerian Perindustrian, belum lama ini.
Vice President Director TAM Henry Tanoto mengakui bahwa adanya kebutuhan dari perusahaan taksi untuk model MPV, dan pihaknya merespons dengan produk yang sesuai kebutuhan. Soal waktu peluncuran dan detail informasi, Henry masih menutupnya.
”Jadi kapannya, segera kami informasikan. Soal harga, juga nanti saja. Memang produk ini masuk dalam perencanaan kami dan sedang disiapkan,” kata Henry, di Jakarta, (22/10/2016).
Khusus TaksiHenry menegaskan bahwa Transmover adalah low MPV yang hanya ditujukan untuk perusahaan taksi. Soal kemungkinan dipakai sebagai taksi online, justru Henry tidak bisa memastikannya.
”Kalau taksi online kan bukan lembaganya taksi. Jadi tidak bisa kami pastikan. Transmover untuk perusahaan taksi, berpelat kuning,” kata Henry.
Dia juga menegaskan bahwa posisinya akan sama seperti Vios dan Limo. Vios sama seperti Avanza yang dijual untuk umum, sementara Transmover tak ubahnya Limo yang hanya untuk dibeli perusahaan taksi. ”Enggak dijual umum, Transmover hanya untuk taksinya saja,” tegas Henry.
Artinya, para pengincar yang akan memanfaatkannya sebagai taksi online bakal kesulitan untuk mendapatkan Transmover.

Bocoran Fitur Innova Termewah, Venturer


Ada harga ada rupa. Begitu juga dengan Toyota Innova Venturer yang bakal menjadi varian termewah, PT Toyota Astra Motor (TAM) sudah mendandaninya sekuat tenaga untuk naik kelas. Info masih ditutup rapat, tapi bocoran tetap mengalir.
Dari foto-foto brosur yang beredar di dunia maya, sudah gamblang menguak apa saja fitur baru yang membuat harganya naik (diperkirakan) menjadi lebih dari Rp 440 jutaan.
Eksterior penuh ”make up” krom (atau silver dof), yakni pada bagian lampu kabut dan lidah yang pada bagian bawah bodi. Gril juga mendapat sentuhan serupa.
Di dalam, AC sudah punya fitur otomatis, sementara panel instrumen menggunakan layar TFT yang lebih tajam dan mampu menampilkan gambar atau tulisan lebih detail. Semua kaca pakai fitur auto, sekali pencet bisa naik atau turun sendiri.

Makin AmanPaling ekstrem adalah fitur keamanan. Innova Venturer bakal dibekali dengan tujuh kantung udara. Dua di depan (pengemudi dan penumpang), satu untuk dengkul pengemudi, dua untuk pelindung kepala sisi kanan dan kiri mobil, serta pelindung samping sisi kanan-kiri.
Lainnya, Venturer juga sudah dilengkapi dengan Vehicle Stability Conctol (VSC), Hill Start Assist (HSA), ABS, EBD, dan ISOFIX. Semua itu didukung dengan kenyamanan kelas atas dari jok tipe captain seat di bagian tengah.

Toyota Inmova Venturer

Jakarta, KompasOtomotif –  Model terbaru dari keluarga Innovative Multipurpose Vehicle (IMV) Toyota, adalah Innova Venturer, bakal mengaspal Januari 2017 nanti. Venturer berada di posisi paling mewah dari tipe Q di All New Innova yang sudah ada saat ini.
Coba mengonfirmasi, apakah wujud Venturer di brosur yang beredar, merupakan produk yang sama seperti pada situs pendaftaran tipe kendaraan bermotor milik Kementerian Perindustrian (TPT Online), sumber KompasOtomotif dari Toyota Indonesia, mengiyakan.
Sumber melanjutkan, kalau Venturer juga bakal dijual dengan dua pilihan mesin, diesel dan bensin, terkait transmisi dirinya tidak memberitahukan lebih lanjut. Sementara di situs TPT Online tertulis, ada Innova Venturer 2.0-liter (4x2) A/T, tipe 2.4-liter (4x2) A/T, dan 2.4-liter (4x2) manual, artinya masih menyediakan dua pilihan transmisi, walaupun tanpa manual di versi mesin bensinnnya 2.0L.
“Kayanya untuk mesin diesel dan juga bensin ada deh,” ujar pihak Toyota yang tidak ingin disebutkan namanya kepada KompasOtomotif, Rabu (28/12/2016).

Venturer tidak memiliki spesifikasi teknis yang berbeda dengan model All New Innova, hanya sedikit polesan pada eksterior dan interiornya. “Seperti Heykers hanya tampilan saja, mesin sama. Secara teknis juga tidak ada perubahan, karena memang yang ingin di sasar soal kenyamanan dan gengsinyanya,” ujarnya.
Sementara untuk urusan harga memang masih belum ada informasi resmi. Namun dari salah satu tenaga penjual Toyota, harganya akan lebih tinggi Rp 10 juta sampai Rp 15 juta, dari tipe tertinggi All New Innova tipe Q.