Jumat, 08 Januari 2016

Kenali Berbagai Objek Tersembunyi Perusak Ban Kendaraan Ketika Banjir



admin on Januari 08 ,2016
Ketika jadwal sedang padat, menerobos banjir pun mau tak mau harus dilakukan. 

Padahal cara ini sangat tidak dianjurkan karena bisa beresiko merusak komponen mesin baik abgi kendaraan roda empat mapun roda dua.
Namun, jika sudah terpaksa dan tidak ada alternatif lain maka Anda pun mau tak mau membahayakan kendaraan dengan menerobos banjir tersebut.
Menurut Virdan selaku Technical Support dari salah satu produsen ban di Indonesia, ban yang telah dipasarkan dan telah mendapat sertifikasi sangat aman digunakan di berbagai kondisi jalan.
Karena itulah, sebelum dipasarkan ban telah melalui berbagai uji kelayakan untuk mematenkan performanya.
"Pada dasarnya ban yang sudah dipasarkan sudah melalui uji kelayakan. Ban ini sudah diujicoba dalam berbagai kondisi ekstrem mulai dari panas sampai dingin. Tidak ada masalah kalau mau menerobos banjir atau terendam, ban tetap aman," ungkapnya.
Akan tetapi Anda tetap harus waspada karena banyak objek tersembunyi yang berpotensi merusak ban kendaraan ketika sedang menerobos banjir.
Kerusakan yang mampu ditimbulkan pun bisa dari emrusak hingga merobek bankendaraan Anda.
Contohnya saja adalah lubang, paku yang menempel di kayu, bongkahan batu atau semen tajam, pecahan botol dan sebagainya yang bisa menembus ban.
"Masalahnya mungkin bukan karena airnya, tetapi bahaya lain seperti jalan berlubang atau benda tajam yang tak terlihat saat banjir. Air banjir tentu tidak jernih, kita jadi sulit mengetahui apa yang ada di sekitar," jelasnya.
Untuk itu, sangat tidak disarankan bagi Anda dan pengendara lainnya untuk menerobos banjir dalam kondisi apapun. Ban yang mengalami kerusakan saat menerobos banjir tentu akan menyulitkan pengendara.
"Disarankan untuk tidak menerobos banjir. Soalnya tidak hanya ban yang terancam kerusakan, mesin yang paling utama," tutupnya.
Ternyata, bebahaya sekali ya jika memaksakan kendaraan menorobos banjir. Anda pun harus memikirkan banyak resiko lainnya seperti mobil macet ditengah-tengah jalan.
Akan ada baiknya jika tidak melakukan tindakan ini jika tidak dalam keadaan yang sangat terpaksa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar